Kala Reggae Kawakan Merayakan Patah Hati Tanpa Drama
Siapa bilang patah hati harus selalu diiringi ratapan merana dan dentingan piano melankolis? Band reggae kawakan Indonesia, Coconuttreez, punya resep berbeda untuk menyikapi pahitnya cinta bertepuk sebelah tangan. Kembali menghentak kancah musik Tanah Air, kuartet yang kini diperkuat oleh Alvon (vokal), Tege (gitar), Rival (bas), dan Gocay Aci (drum) ini resmi melepas single terbaru bertajuk “Mundur Sayang”. Sebuah karya penyegar yang siap mengajak pendengarnya berdansa sembari menertawakan nasib diri.
Kolaborasi Empat Warna di Atas Laras Offbeat
Tanpa menanggalkan denyut reggaedub khas yang sudah menjadi DNA mereka selama bertahun-tahun, Coconuttreez justru memperluas spektrum musikalitasnya lewat eksperimen kolaborasi yang terbilang berani. Tidak tanggung-tanggung, mereka mengandeng tiga figur dengan latar belakang karakter yang amat kontras: Conrad Good Vibration, Ecko Show, dan pedangdut anggun Ghea Youbi.
Hasilnya adalah sebuah perpaduan empat warna vokal yang melebur mulus di atas satu benang merah musik reggae. Karakter vokal Ghea Youbi secara jenius diposisikan sebagai ‘suara penolak’ yang centil sekaligus tegas pada bagian chorus. Sementara itu, rima energik dari Ecko Show menyuntikkan dorongan adrenalin yang ugal-ugalan. Kehadiran Conrad Good Vibration kian menyempurnakan harmoni dengan melodi vokal ala ‘Timuran’ yang amat sangat danceable, menjadikan trek ini amunisi sempurna untuk membakar lantai dansa.
Antara Pria Berseragam dan Pilihan Logis untuk “Mundur”
Secara lirik, “Mundur Sayang” mengangkat realita cinta segitiga yang teramat dekat dengan keseharian anak muda zaman now. Diceritakan dengan gaya bahasa santai dan kental dengan aksen Indonesia Timur, lagu ini memotret Momen Tragis sewaktu seseorang sudah terlanjur jatuh hati, kontak WhatsApp sudah disimpan, dan draf pesan manis sudah dirangkai rapi—namun kenyataan pahit menghantam: sang pujaan hati ternyata sudah ada yang punya. Parahnya lagi, sang rival adalah sosok pria berseragam.
Sinyal Awal Kejutan Besar Coconuttreez
Alih-alih mengemasnya menjadi drama picisan yang menguras air mata, Coconuttreez bersama para kolaboratornya memilih jalur komedi satiris. Pesan moralnya disampaikan secara lugas dan rasional: jika lawan terlalu tangguh, lebih baik mundur teratur sebelum terlambat. Lebih aman berteman, tanpa harus merusak kedamaian suasana.
Lagu “Mundur Sayang” bukan sekadar pelepas dahaga bagi para penggemar musik reggae, melainkan juga sebuah perayaan atas patah hati yang direspon dengan tawa, legawa, dan goyangan. Lebih dari itu, perilisan single ini ditegaskan oleh para personel Coconuttreez sebagai amunisi pembuka bagi sederet kejutan besar yang siap mereka ledakkan dalam waktu dekat.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post