Bentuk Apresiasi Sinergi Lintas Sektor di Kota Batu
BALAI KOTA AMONG TANI – Pemerintah Kota Batu secara resmi menganugerahkan penghargaan prestisius Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono Tahun 2026 kepada tiga tokoh penting yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap akselerasi pembangunan dan stabilitas daerah. Prosesi penganugerahan ini diserahkan langsung oleh Pj Wali Kota Batu, Nurochman, di tengah kekhidmatan Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus HUT ke-25 Kota Batu yang berlangsung di halaman Balai Kota Among Tani, Sabtu (17/10/2026).
Pemberian penghargaan tertinggi tingkat daerah ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang responsif, aman, dan akuntabel di wilayah Malang Raya, khususnya Kota Batu.
Daftar Penerima Lencana Kategori Emas dan Kontribusinya
Dalam penganugerahan tahun ini, penghargaan kategori emas diberikan kepada tiga pejabat dan mantan pejabat teknis yang terbukti memiliki dedikasi tinggi terhadap pelayanan masyarakat dan pengamanan wilayah. Tiga nama penerima lencana tersebut meliputi:
- Letkol Czi Bayu Nugroho (Dandim 0818 Malang-Batu): Menerima lencana emas atas kepemimpinan dan kemitraannya yang solid dalam menjaga kondusivitas, keamanan, serta stabilitas teritorial yang menjadi fondasi utama iklim investasi dan pariwisata di Kota Batu.
- Ari Wahyudi (Kepala Kantor Pertanahan Kota Batu): Diberikan apresiasi atas peran aktifnya dalam pendampingan hukum proses penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) perumahan formal kepada daerah, serta sukses mengawal penyelesaian legalitas sertifikasi tanah Puskesmas Batu.
- Rudi Susanto (Kepala Kantor Pertanahan Kota Batu Periode 2025–Juni 2026): Dinilai berjasa besar sebagai mitra strategis Pemkot Batu dalam mengamankan dan melegalisasi aset-aset tanah milik pemerintah daerah secara bertahap dan berkelanjutan.
Penyelamatan Aset Daerah dan Stabilitas Wilayah Jadi Kunci
Pj Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono bukan sekadar simbol kehormatan biasa, melainkan pengakuan atas kerja keras dan pengabdian nyata para pemangku kepentingan yang melampaui tugas utamanya demi kemajuan Kota Batu.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi Pemkot Batu atas sinergi lintas sektor. Mulai dari menjaga stabilitas keamanan wilayah yang dilakukan jajaran TNI, hingga penguatan tata kelola aset daerah serta kepastian hukum pertanahan yang digawangi oleh BPN,” ujar Nurochman di sela-sela acara.
Langkah legalisasi aset seperti sertifikasi fasilitas kesehatan publik dan penertiban PSU perumahan dinilai sangat krusial bagi masyarakat Kota Batu. Hal ini memastikan bahwa infrastruktur umum yang dibangun oleh pihak swasta dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat luas tanpa terganjal masalah hukum di kemudian hari.
Penyelenggaraan anugerah ini sekaligus menutup rangkaian upacara peringatan HUT ke-25 Kota Batu dengan semangat perkuatan gotong royong antarinstansi guna menunjang keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan warga Malang Raya.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post