MALANG TODAY – Aksesibilitas di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur kini makin terbuka lebar dan berpotensi memangkas waktu tempuh dari wilayah Malang Raya menuju kawasan timur Jawa Timur. Ruas Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending-Kraksaan-Paiton resmi dibuka secara gratis untuk masyarakat umum dalam rangka sosialisasi dan uji coba operasional.
Jalur bebas hambatan sepanjang 23,5 kilometer tersebut diharapkan menjadi urat nadi baru yang memperlancar mobilitas barang dan jasa, termasuk distribusi logistik serta arus wisatawan dari wilayah Malang Raya menuju kawasan Probolinggo, Situbondo, hingga Banyuwangi.
Akses Gratis Selama Masa Sosialisasi
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono, menyampaikan bahwa pembukaan ruas tol ini bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan langsung kualitas infrastruktur serta konektivitas jalur baru tersebut.
“Dengan 14 hari dikenalkan kepada masyarakat, kami berharap masyarakat bisa mencoba menikmati ruas tol Prosiwangi, khususnya dari Gending, Kraksaan, dan Paiton,” ujar Rivan dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).
Terkait penetapan tarif resmi, pihak pengelola menyatakan masih menunggu instruksi dan regulasi teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Selama masa sosialisasi berlangsung, para pengguna jalan yang melintas di segmen ini tidak akan dikenakan biaya alias tarif Rp0.
Progres Konstruksi dan Persiapan Menuju Besuki
Seksi 1 dan Seksi 2 pada segmen Gending-Kraksaan-Paiton saat ini telah rampung sepenuhnya. Sementara itu, untuk pengoperasian lanjutan menuju kawasan Besuki sepanjang 45 kilometer, pengerjaan konstruksi fisiknya dilaporkan telah mencapai 100 persen.
Kendati pengerjaan fisik telah selesai, jalur menuju Besuki masih harus melalui tahap uji uji laik fungsi serta penyelesaian sejumlah fasilitas pendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Kami masih menunggu proses dari Kementerian PU. Mudah-mudahan akan segera mendapatkan izin sehingga nantinya masyarakat bisa menikmati perjalanan dari Paiton-Gending sampai dengan Surabaya, atau sebaliknya dari Surabaya menuju Besuki,” jelas Rivan.
Lengkapi Fasilitas Pendukung dan Audit Laik Fungsi
Selain menunggu izin resmi, pengelola jalan tol saat ini tengah merampungkan fasilitas pendukung di sepanjang jalur, termasuk area istirahat (rest area) yang dirancang untuk menunjang keamanan dan kenyamanan para pengendara jarak jauh.
“Kami kemarin merencanakan untuk Seksi 1 dan Seksi 2 dapat diresmikan sekitar September. Namun, kami masih menunggu kelengkapan administrasi. Mudah-mudahan antara November hingga Desember ini izin operasional penuh bisa dikeluarkan, atau bahkan bisa lebih cepat,” tambah Rivan.
Dengan terhubungnya Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) hingga Tol Prosiwangi, konektivitas transportasi darat dari pusat-pusat ekonomi di Jawa Timur—termasuk akses jaringan tol dari kawasan Malang Raya—akan makin terintegrasi secara efisien.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post