Panggung mode bergengsi India bersiap kembali menghentak ibu kota. Gelaran Lakmē Fashion Week yang berkolaborasi dengan Fashion Design Council of India (FDCI) dipastikan resmi menyapa para pencinta mode di New Delhi pada 13 hingga 18 Oktober mendatang. Mengusung perpaduan kemewahan busana tingkat tinggi, kerajinan tangan lokal, serta komitmen kesadaran lingkungan, perhelatan musim ini akan dibuka oleh jenama ternama Pero dan ditutup secara dramatis oleh mahakarya AM.IT karya desainer kondang Amit Aggarwal.
Kemewahan Lokasi Baru dan Misi Mode Berkelanjutan
Musim ini menghadirkan nuansa segar dengan memilih lokasi panggung utama baru yang elegan di Taj Palace, New Delhi. Rangkaian pekan mode ini diawali secara istimewa pada 13 Oktober lewat ajang final ‘R|ElanTM Circular Design Challenge in Partnership with the UN in India’ yang digelar di Kedutaan Besar Prancis. Kompetisi bergengsi ini mempertegas komitmen industri mode terhadap prinsip sustainable fashion dan inovasi sirkular, dengan menarik perhatian lebih dari 220 perancang busana dari seluruh penjuru dunia.
Chairman FDCI, Sunil Sethi, menegaskan keberadaan New Delhi sebagai jantung industri mode India yang konsisten menyatukan keahlian kriya, perancang couture, tekstil berkualitas, hingga keunggulan kreatif. Musim ini tidak hanya menjadi panggung bagi desainer kenamaan, tetapi juga merawat bakat-bakat muda serta membuka ruang pertukaran budaya secara global melalui kolaborasi lintas negara.
Pertukaran Budaya Global dan Panggung Eksplorasi Seni
Telah melampaui perjalanan seperempat abad, gelaran mode hasil kolaborasi House of Lakmē, FDCI, dan Reliance Brands ini menyiapkan berbagai kejutan eksploratif. Salah satu sorotan utama adalah panggung kolaborasi internasional, seperti FDCI X Moscow Fashion Week yang menampilkan perancang asal Rusia, Sergey Sysoev, serta presentasi gaya khas Italia bertajuk ‘Eccellenza’ hasil kerja sama dengan Italian Trade Agency dan Confartigianato.
Kekayaan kriya lokal juga mendapatkan panggung kehormatan melalui pertunjukan bertajuk ‘The Fifth Season’, sebuah pameran seni kriya khas Pegunungan Himalaya yang bekerja sama dengan pemerintah wilayah Ladakh. Sementara itu, bagi penikmat gaya hidup dan kecantikan, ajang ini turut menjadi momentum peluncuran lini kosmetik terbaru berbasis perawatan kulit, Lakmē 9to5 Hya Glam.
Parade Desainer Maestro dan Ruang Komunal Mode
Daftar panggung mode musim ini kian berkilau dengan deretan nama desainer papan atas yang siap memamerkan siluet dan palet warna teranyar mereka. Beberapa nama besar yang dipastikan tampil antara lain Tarun Tahiliani, Manish Malhotra lewat lini Luxury Pret, Ashish N Soni, Namrata Joshipura, Suneet Verma, hingga Samant Chauhan. Panggung khusus generasi muda seperti GenNext dan FDCI X Pearl Academy First Cut juga siap memperkenalkan calon maestro mode masa depan.
Tak sekadar pengalaman visual di panggung runway, para pengunjung, pembeli, dan penikmat mode dapat berinteraksi langsung dengan para perancang melalui area FDCI Showroom. Selain itu, hadir pula FDCI Stockroom yang memberikan akses eksklusif bagi publik untuk memiliki koleksi rancangan kurasi para desainer ternama. Perhelatan ini menegaskan bagaimana integrasi antara mode berkelanjutan, budaya digital, dan kreativitas mampu menyatukan komunitas gaya hidup modern secara elegan.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post