Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Peneliti Temukan Metode Sederhana Deteksi Dini Penyakit Jantung Rematik/Arab Saudi Tegaskan Persiapan Piala Asia 2027 Tetap Tepat Waktu usai Gelombang Serangan/Membangun SDM Berkualitas Jadi Kunci Utama Transformasi Bangsa/Borong 11 Medali di Kejurnas Kediri, Atlet Wushu Kabupaten Probolinggo Tampil Perkasa/Disney Rekrut Sebagian Besar Tim Character AI demi Perkuat Amunisi Kecerdasan Buatan/Laris Manis, Proyek PSEL Danantara Jadi Rebutan Calon Kreditur Termasuk Himbara/Melahirkan Setelah 23 Tahun Ovarium Dibekukan, Perempuan Ini Cetak Rekor Medis/Jalur Kereta Cepat Terutara Tiongkok Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Heilongjiang/KJRI Karachi Cetak Kesepakatan Bisnis Rp 167,6 Miliar di TEI 2026/Mengenal Klasifikasi Pasar MSCI dan Dampak Krusialnya Bagi Perekonomian Indonesia/India dan Belanda Catat Nilai Transaksi Terbesar di Trade Expo Indonesia 2024/Polresta Malang Kota Perketat Pengawasan SPBU Demi Antisipasi Penimbunan BBM/Mark Wahlberg Buka Suara Soal Penggunaan AI dalam Film dan Potensi Klon Digital Dirinya/Mayoritas UMKM Belum Sejahtera, Cuma 21,7 Persen Debitur KUR yang Berhasil Naik Kelas/Aksi Protes di Prancis Memuncak: Pembakaran, Penjarahan, dan 1.200 Orang Ditangkap/
Peneliti Temukan Metode Sederhana Deteksi Dini Penyakit Jantung Rematik/Arab Saudi Tegaskan Persiapan Piala Asia 2027 Tetap Tepat Waktu usai Gelombang Serangan/Membangun SDM Berkualitas Jadi Kunci Utama Transformasi Bangsa/Borong 11 Medali di Kejurnas Kediri, Atlet Wushu Kabupaten Probolinggo Tampil Perkasa/Disney Rekrut Sebagian Besar Tim Character AI demi Perkuat Amunisi Kecerdasan Buatan/Laris Manis, Proyek PSEL Danantara Jadi Rebutan Calon Kreditur Termasuk Himbara/Melahirkan Setelah 23 Tahun Ovarium Dibekukan, Perempuan Ini Cetak Rekor Medis/Jalur Kereta Cepat Terutara Tiongkok Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Heilongjiang/KJRI Karachi Cetak Kesepakatan Bisnis Rp 167,6 Miliar di TEI 2026/Mengenal Klasifikasi Pasar MSCI dan Dampak Krusialnya Bagi Perekonomian Indonesia/India dan Belanda Catat Nilai Transaksi Terbesar di Trade Expo Indonesia 2024/Polresta Malang Kota Perketat Pengawasan SPBU Demi Antisipasi Penimbunan BBM/Mark Wahlberg Buka Suara Soal Penggunaan AI dalam Film dan Potensi Klon Digital Dirinya/Mayoritas UMKM Belum Sejahtera, Cuma 21,7 Persen Debitur KUR yang Berhasil Naik Kelas/Aksi Protes di Prancis Memuncak: Pembakaran, Penjarahan, dan 1.200 Orang Ditangkap/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Penjarahan Massal Cengkeram Paris, Saksi Sebut Kerusuhan Terparah dalam Sejarah

by Malang Today
October 18, 2026
Penjarahan Massal Cengkeram Paris Saksi Sebut Kerusuhan Terparah Dalam Sejarah

Penjarahan Massal Cengkeram Paris Saksi Sebut Kerusuhan Terparah Dalam Sejarah

Promo Hujan Bonus Fiberzone #Internetcepatindonesia

PARIS — Gelombang unjuk rasa menentang lonjakan biaya hidup di Prancis berubah menjadi aksi anarkistis pada Sabtu waktu setempat. Jantung kota Paris lumpuh setelah massa penjarah membobol dan merusak pertokoan di sepanjang pusat ibu kota tanpa perlawanan berarti dari aparat keamanan, memperkeruh situasi politik menjelang pemilihan presiden enam bulan mendatang.

Ratusan ribu pengunjuk rasa turun ke jalan di berbagai wilayah Prancis. Aksi yang awalnya dipicu oleh protes mahasiswa selama puluhan minggu ini membengkak menjadi kemarahan publik yang meluas. Di tengah kerumunan, kelompok pemuda bertopeng dan berjaket hitam tampak membongkar paksa pintu besi pertokoan, melalap habis isi rak mulai dari rokok, pakaian, kacamata hitam, perhiasan, hingga bahan makanan.

Penjarahan Masif di Pusat Kota Paris

Kondisi di lapangan menggambarkan kekacauan yang terstruktur. Sejumlah penjarah terlihat keluar dari gerai supermarket membawa kantong-kantong penuh berisi makanan, minuman kemasan, dan alkohol. Tak jauh dari lokasi tersebut, sebuah toko perhiasan antik turut menjadi sasaran pembobolan, di mana jam-jam dinding antik dan etalase kacamata raib dalam hitungan menit.

Para pelaku penjarahan juga merusak mesin kasir di dalam toko-toko yang mereka serobot, mencari uang tunai sebelum meninggalkan lokasi yang hancur berantakan. Di kawasan ikonik Place de la Republique, pecahan kaca dan puing-puing bangunan berserakan di jalan raya, sementara tumpukan sepeda yang dibakar membumbung tinggi mengeluarkan asap hitam pekat.

Aparat kepolisian setempat yang sebelumnya terlibat bentrokan di kawasan tersebut sempat tidak terlihat di lokasi saat aksi penjarahan berlangsung, sebelum akhirnya menerjunkan gas air mata dan meriam air (water cannon) untuk memecah konsentrasi massa yang melemparkan kembang api serta proyektil.

Respons Pemerintah dan Eskalasi Korban

Pemerintah Prancis merespons tegas gelombang kerusuhan ini. Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengecam keras aksi brutal tersebut dan menyebutnya sebagai “kekerasan dengan intensitas yang sangat ekstrem”.

Hingga Sabtu malam, pemerintah mengonfirmasi dampak dari bentrokan skala nasional tersebut:

  • 1.200 orang pengunjuk rasa dan pelaku kerusuhan telah ditangkap oleh pihak kepolisian.
  • Sedikitnya 150 personel kepolisian mengalami luka-luka akibat bentrokan hebat.
  • Estimasi jumlah peserta aksi mencapai 550.000 orang menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis, sementara serikat buruh CGT mengklaim angka partisipasi menembus 800.000 orang.

Wali Kota Paris Emmanuel Gregoire menyatakan bahwa deretan kawasan pertokoan di ibu kota “rusak parah”. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga hak konstitusional warga untuk menyampaikan pendapat, namun mengecam keras tindakan anarkis yang merusak fasilitas publik dan bisnis warga.

Penyebab Ketegangan dan Pembelahan Suara Warga

Kerusuhan ini menyingkap ketimpangan sosial dan kekecewaan mendalam masyarakat terhadap situasi ekonomi domestik. Beberapa warga lokal menyuarakan pandangan yang terbelah atas peristiwa traumatis ini. Alma, seorang guru seni berusia 38 tahun yang berada di lokasi, mengaku terkejut namun memahami akar kemarahan massa.

“Saya belum pernah melihat kejadian seperti ini sebelumnya. Saya paham mengapa masyarakat begitu marah. Menurut saya, merusak properti masih bisa dipahami sejauh tidak melukai siapapun secara fisik,” ujar Alma yang sebelumnya gagal menembus barikade menuju Istana Presidensial Élysée.

Di sisi lain, pandangan kritis disampaikan oleh Jules, seorang pegawai negeri sipil berusia 29 tahun. Ia menilai aksi brutal ini justru mengaburkan tuntutan utama para demonstran terkait kesejahteraan sosial.

“Kemarahan mereka sangat mendalam, mereka adalah bagian dari masyarakat yang merasa tidak terintegrasi. Namun, aksi penjarahan ini justru menghancurkan tujuan mereka sendiri. Lihat saja kondisi jalanan sekarang,” tutur Jules.

Meskipun aksi perusakan melanda fasilitas komersial ritel, sejumlah restoran, hotel, dan kawasan pemukiman warga sebagian besar terhindar dari sasaran amuk massa. Pemandangan kontras pun terlihat di beberapa sudut kota, di mana sebagian warga Paris tetap melanjutkan aktivitas makan siang akhir pekan di area teras kafe saat kerusuhan hebat terjadi di jalan-jalan utama.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Peneliti Temukan Metode Sederhana Deteksi Dini Penyakit Jantung Rematik

Peneliti Temukan Metode Sederhana Deteksi Dini Penyakit Jantung Rematik

by Xinhua News
October 19, 2026

Peneliti berhasil mengembangkan metode sederhana untuk deteksi dini penyakit jantung rematik guna tingkatkan penanganan medis pasien secara efektif.

Arab Saudi Tegaskan Persiapan Piala Asia 2027 Tetap Tepat Waktu

Arab Saudi Tegaskan Persiapan Piala Asia 2027 Tetap Tepat Waktu usai Gelombang Serangan

by Malang Today
October 19, 2026

Panitia Arab Saudi menegaskan persiapan Piala Asia 2027 tetap sesuai jadwal dan aman meski ada ancaman serangan keamanan di kawasan.

Membangun Sdm Berkualitas Jadi Kunci Utama Transformasi Bangsa

Membangun SDM Berkualitas Jadi Kunci Utama Transformasi Bangsa

by Malang Today
October 19, 2026

Pembangunan SDM unggul harus menjadi fondasi utama Indonesia untuk mencetak generasi berdaya saing global dan mempercepat kemajuan bangsa.

Laris Manis Proyek Psel Danantara Jadi Rebutan Calon Kreditur Termasuk

Laris Manis, Proyek PSEL Danantara Jadi Rebutan Calon Kreditur Termasuk Himbara

by Malang Today
October 18, 2026

Proyek PSEL Danantara dibanjiri minat calon kreditur termasuk jajaran bank Himbara yang siap mengucurkan pendanaan bagi pengolahan sampah ini.

Melahirkan Setelah 23 Tahun Ovarium Dibekukan Perempuan Ini Cetak Rekor

Melahirkan Setelah 23 Tahun Ovarium Dibekukan, Perempuan Ini Cetak Rekor Medis

by BBC Indonesia
October 18, 2026

Seorang perempuan berhasil melahirkan bayi sehat setelah menjalani transplantasi jaringan ovarium yang telah dibekukan selama 23 tahun.

Jalur Kereta Cepat Terutara Tiongkok Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Heilongjiang

Jalur Kereta Cepat Terutara Tiongkok Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Heilongjiang

by Xinhua News
October 18, 2026

Jalur kereta cepat paling utara di China resmi beroperasi untuk mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi regional di Heilongjiang.

Kjri Karachi Cetak Kesepakatan Bisnis Rp 1676 Miliar Di Tei

KJRI Karachi Cetak Kesepakatan Bisnis Rp 167,6 Miliar di TEI 2026

by Malang Today
October 18, 2026

KJRI Karachi sukses memfasilitasi 14 kesepakatan bisnis senilai Rp 167,6 miliar antara pengusaha Pakistan dan Indonesia pada ajang TEI 2024.

Mengenal Klasifikasi Pasar Msci Dan Dampak Krusialnya Bagi Perekonomian Indonesia

Mengenal Klasifikasi Pasar MSCI dan Dampak Krusialnya Bagi Perekonomian Indonesia

by Malang Today
October 18, 2026

Pahami klasifikasi pasar MSCI dan dampaknya bagi pasar modal Indonesia serta potensi aliran investasi asing dalam panduan rinci ini.

India Dan Belanda Catat Nilai Transaksi Terbesar Di Trade Expo

India dan Belanda Catat Nilai Transaksi Terbesar di Trade Expo Indonesia 2024

by Malang Today
October 18, 2026

India dan Belanda mencatatkan nilai transaksi tertinggi pada Trade Expo Indonesia 2026 dan memperkuat potensi kerja sama ekonomi global.

Mayoritas Umkm Belum Sejahtera Cuma 217 Persen Debitur Kur Yang

Mayoritas UMKM Belum Sejahtera, Cuma 21,7 Persen Debitur KUR yang Berhasil Naik Kelas

by Malang Today
October 18, 2026

Hanya 21,7 persen debitur KUR yang berhasil naik kelas. Simak analisis lengkap tantangan UMKM dan strategi mendorong kelayakan usaha di...

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

8890
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.