Tangisan Malam Gemparkan Warga Srengat, Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak Tanpa Busana
BLITAR – Warga Dusun Ngaglik, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, mendadak gempar pada Rabu (14/10/2026) menjelang tengah malam. Ketenangan warga terusik setelah ditemukannya seorang bayi perempuan yang ditelantarkan di sisi luar pagar tembok pemukiman warga setempat.
Penemuan bayi bernasib malang ini bermula saat salah seorang warga lokal, Pinarti (53), mendengar suara tangisan misterius ketika bersiap untuk tidur sekitar pukul 23.15 WIB. Merasa curiga, Pinarti lantas membangunkan anaknya, Asapahira (21), untuk menyisir area luar rumah dan mencari sumber suara tersebut.
Alangkah terkejutnya mereka saat menyusuri kegelapan malam. Di atas tanah terbuka persis di luar pagar tembok rumah, mereka mendapati sesosok bayi perempuan tanpa sehelai benang pun dengan bercak darah segar yang masih menempel di sekujur tubuhnya.
“Di dekat lokasi penemuan, terdapat kantong plastik putih yang setelah diperiksa diketahui berisi ari-ari bayi yang telah terpotong,” ungkap Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, saat mengonfirmasi kejadian tersebut, Kamis (15/10/2026).
Langkah Cepat Pertolongan Warga dan Penanganan Medis
Melihat kondisi bayi yang rentan terpapar dinginnya udara malam, Pinarti bergerak cepat menggendong sang bayi dan membawanya ke dalam rumah. Tubuh mungil itu segera dibalut dengan kain hangat untuk mengembalikan suhu tubuhnya.
Suami Pinarti, Wiyono (52), yang juga menjabat sebagai Ketua RT setempat, langsung berkoordinasi dengan perangkat desa untuk meneruskan laporan resmi ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, jajaran personel dari Polsek Srengat tiba di lokasi untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menggali keterangan dari para saksi kunci.
Guna memastikan keselamatan jiwanya, petugas segera mengevakuasi bayi tersebut ke RSUD Srengat. Berdasarkan pemeriksaan intensif tim medis, bayi perempuan itu dilaporkan dalam kondisi stabil dan sehat.
Polisi Buru Pelaku dan Sisir Keberadaan Ibu Kandung
Aparat kepolisian kini bergerak cepat menyelidiki dalang di balik aksi pembuangan bayi yang meresahkan warga kawasan Blitar barat tersebut. Satuan Reserse Kriminal terus mengumpulkan bukti lapangan untuk mengungkap identitas orang tua terduga pelaku penelantaran.
“Upaya penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan berkoordinasi dengan perangkat desa serta bidan setempat. Koordinasi tersebut bertujuan memperoleh informasi yang relevan mengenai kemungkinan adanya warga yang baru melahirkan,” tegas AKP Samsul Anwar.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post