MALANG – Tren pemanfaatan teknologi untuk kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis kian menguat di Kota Malang. Kampus BINUS University @Malang resmi memamerkan enam karya inovasi teknologi terapan berbasis psikologi digital hasil olah cipta mahasiswanya dalam ajang tahunan Digital Psychology Forum (DP Forum).
Inovasi yang dipamerkan di kampus setempat ini menggabungkan integrasi Kecerdasan Buatan (AI), gim interaktif, hingga platform analitik untuk menjawab tantangan kesehatan mental di era digital, seperti fenomena kecanduan media sosial hingga akses konsultasi psikologi yang lebih terjangkau.
Dari Pendeteksi Kecemasan Berbasis Gim Hingga Rem Doomscrolling
Salah satu karya yang mencuri perhatian publik adalah Anxiety Detector, sebuah aplikasi berbasis gim interaktif yang dirancang untuk mendeteksi tingkat kecemasan pengguna melalui simulasi situasi dan pengambilan keputusan.
Pengembang aplikasi, Brian Matthew Luo, menjelaskan bahwa pendekatan metode permainan sengaja dipilih agar proses skrining awal kondisi psikologis terasa lebih ramah dan tidak mengintimidasi pengguna.
“Kami membuat platform berbasis web dan gim. Pengguna dapat mengenali dan mendeteksi tingkat kecemasan mereka secara mandiri melalui alur permainan yang interaktif,” ungkap Brian saat ditemui di sela-sela pameran.
Selain instrumen deteksi dini, mahasiswa juga meluncurkan solusi praktis untuk menangani dampak negatif kebiasaan digital, seperti doomscrolling—perilaku terus-menerus mengonsumsi berita atau konten negatif di media sosial tanpa henti.
Mahasiswa Digital Psychology lainnya, Aloysius Bimo Prasetyo, memaparkan bahwa dirinya bersama tim merancang aplikasi pengingat otomatis di perangkat Android untuk membatasi durasi penggunaan media sosial.
“Aplikasi ini memberikan peringatan tegas ketika pengguna terdeteksi telah memantau layar tanpa henti selama kurun waktu tertentu, misalnya satu jam. Sistem akan mendorong pengguna untuk beristirahat sejenak demi menjaga keseimbangan mental,” tutur Bimo.
Daftar Lengkap 6 Inovasi Psikologi Digital Karya Mahasiswa Malang
Rangkaian pameran yang berlangsung selama satu hari tersebut memperagakan total enam proyek riset dan aplikasi unggulan yang dikembangkan selama setahun terakhir:
- Compoundly: Aplikasi pelacak kebiasaan (habit tracker) harian berbasis kecerdasan buatan untuk membentuk gaya hidup produktif.
- Major Match: Platform tes minat dan bakat berbasis web yang mampu menyajikan analisis hasil secara instan dan presisi untuk calon mahasiswa atau pencari kerja.
- Dynamis: Aplikasi panduan mindfulness dan meditasi terpandu yang sebelumnya telah meraih penghargaan di kompetisi internasional.
- Calmora: Prototipe layanan terapi chatbot adaptif yang mampu menyesuaikan respons emosional berdasarkan data suasana hati (mood tracker) harian pengguna.
- Anxiety Detector: Media pemetaan kecemasan interaktif berformat simulasi gim.
- Elune: Perpustakaan digital inklusif berfitur perangkum otomatis dan narasi suara AI untuk mendukungi literasi berbasis audio.
Rambah Skala Internasional dan Luaskan Akses Masyarakat
Penyelenggaraan DP Forum periode ini mencatatkan lompatan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Selain pameran karya dan sesi diskusi panel terpadu, ajang ini juga menggelar kompetisi inovasi psikologi digital tingkat internasional yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi mancanegara.
Hasil kompetisi menempatkan perwakilan dari Vietnam sebagai juara utama, disusul tim tuan rumah BINUS University @Malang di posisi kedua, dan delegasi Malaysia di peringkat ketiga.
Melalui pameran publik ini, akademisi muda Kota Malang berharap karya yang mereka rancang tidak sekadar berhenti pada pemenuhan tugas akademik, tetapi dapat diimplementasikan secara luas oleh masyarakat modern yang kerap terpapar stresor digital.
“Inovasi psikologi digital masih merupakan bidang baru. Forum ini menjadi wadah krusial bagi mahasiswa untuk menguji gagasan, melatih kreativitas, dan menghadirkan solusi riil bagi masyarakat,” pungkas Bimo.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post