Respons Cepat Jajaran Polres Malang Dampingi Keluarga Korban Kecelakaan Kapal Masalembu
Jajaran Polres Malang bergerak cepat memberikan pendampingan psikologis dan moral kepada keluarga empat warga Kabupaten Malang yang menjadi korban musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembu, Laut Jawa. Hingga kini, pihak keluarga masih terus menunggu kejelasan nasib serta hasil identifikasi anggota keluarga mereka yang berada di kapal nahas tersebut.
Keempat warga Kabupaten Malang yang berprofesi sebagai sopir ekspedisi tersebut adalah Sulisman warga Desa Bunutwetan (Kecamatan Pakis), Agus Ribut Setyabudi (Kecamatan Pakisaji), Bambang warga Desa Wonoagung (Kecamatan Tirtoyudo), dan M Ali Imron warga Desa Gondanglegi Wetan (Kecamatan Gondanglegi). Mereka berada dalam pelayaran membawa armada logistik menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Langkah Proaktif Polsek Jajaran dan Pengumpulan Sampel DNA
Pendampingan dilakukan secara serentak oleh polsek jajaran di wilayah hukum Polres Malang. Kapolsek Pakis AKP Bambang Subinajar, Kapolsek Pakisaji AKP Sunarko Rusbianto, Kapolsek Tirtoyudo Iptu Wempy, serta Kapolsek Gondanglegi AKP Lukman Hudin turun langsung menyambangi kediaman para korban untuk menyampaikan simpati, menyerahkan tali asih, serta memastikan jalur komunikasi informasi terpadu tetap terbuka.
Dalam kunjungan tersebut, terungkap bahwa pihak keluarga korban asal Tirtoyudo, Bambang, telah berinisiatif mendatangi posko Basarnas di Tanjung Perak, Surabaya. Mereka telah menyerahkan sampel DNA guna mendukung percepatan proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
Kasihumas Polres Malang, AKP M Budiono, menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di tengah keluarga korban bertujuan untuk memberikan kepastian informasi agar tidak ada simpang siur berita yang meresahkan pihak keluarga.
“Kami ingin keluarga korban mendapatkan dukungan psikologis dan informasi yang jelas serta tervalidasi selama proses pencarian berlangsung. Polsek jajaran akan terus mendampingi dan siap membantu menjembatani komunikasi jika ada perkembangan terbaru dari tim SAR gabungan maupun tim DVI,” tegas AKP M Budiono.
Operasi SAR KM Virgo Transport 8 Masih Berlanjut
Musibah laut yang menimpa KM Virgo Transport 8 terjadi saat kapal Roro tersebut berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada 13 September 2026. Merujuk data manifest resmi, kapal mengangkut total 243 orang yang terdiri atas penumpang dan anak buah kapal (ABK).
Memasuki hari ke-14 operasi pencarian dan pertolongan oleh Basarnas, tercatat sebanyak 172 orang berhasil ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang dinyatakan selamat, sementara 64 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Hingga saat ini, sebanyak 71 korban lainnya masih dalam pencarian intensif tim SAR gabungan.
Proses identifikasi jenazah korban meninggal dunia hingga kini terus dilakukan oleh Tim DVI Polda Jawa Timur dengan mencocokkan data ante mortem dari keluarga korban dan data post mortem hasil pemeriksaan medis. Pihak Polres Malang mengimbau keluarga korban untuk menyaring setiap informasi dan hanya memercayai kabar yang bersumber dari posko resmi.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post