MALANG TODAY – Pertandingan UEFA Nations League antara Republik Irlandia dan Israel di Hungaria diwarnai aksi protes politik yang kuat di dalam lapangan. Skuad Republik Irlandia memilih untuk menundukkan kepala saat lagu kebangsaan Israel dikumandangkan dan menolak berjabat tangan sebelum laga dimulai. Meski diselimuti ketegangan, Irlandia berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan telak 3-0.
Ketegangan langsung terasa sebelum sepak mula di stadion netral tersebut. Kapten Republik Irlandia, Dara O’Shea, dan kapten Israel, Manor Solomon, tidak melakukan pertukaran cendera mata maupun jabat tangan yang biasa menjadi tradisi sebelum laga. Aksi ini merupakan bagian dari sikap tegas para pemain Irlandia merespons konflik bersenjata yang tengah berlangsung di Gaza.
Aksi Protes Pemain di Lapangan
Sepanjang pertandingan, para pemain Republik Irlandia mengenakan ban lengan hitam. Kepala Eksekutif Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI), David Courell, mengonfirmasi bahwa atribut tersebut dikenakan sebagai bentuk penghormatan untuk mengenang seluruh korban jiwa yang gugur dalam konflik di Gaza.
Momen emosional terjadi saat Jack Moylan mencetak gol ketiga untuk Irlandia. Ia melepas ban lengan hitamnya, menciumnya dengan khidmat, lalu mencium lambang federasi di jerseynya. Di sisi lain, para pemain Irlandia sempat mendapat cemoohan dari segelintir pendukung Israel yang hadir di stadion saat sesi pemanasan.
Boikot dan Mundurnya Pemain
Laga ini sejatinya telah memicu kontroversi besar sejak hasil undian grup B3 keluar pada Februari 2026. Gelombang desakan agar Irlandia mundur dari pertandingan terus disuarakan oleh berbagai kelompok advokasi, termasuk kampanye “Stop The Game” yang diusung oleh Irish Sport for Palestine. Lebih dari 160 atlet Irlandia bahkan sempat menandatangani surat terbuka yang meminta tim nasional mereka memboikot laga tersebut.
Sikap protes juga diambil secara individu oleh penjaga gawang Gavin Bazunu. Ia memilih mengundurkan diri dari skuad sesaat sebelum pertandingan. Bazunu menyatakan dirinya merasa tidak nyaman dan tidak tepat untuk ikut bertanding dalam laga melawan Israel tersebut.
Pelatih timnas Republik Irlandia, Heimir Hallgrimsson, menegaskan bahwa seluruh tim menghormati keputusan Bazunu. Menurutnya, para pemain telah berhasil menggunakan panggung olahraga ini untuk meningkatkan kesadaran global mengenai isu kemanusiaan di Gaza.
Dilema Sanksi dan Konsekuensi FAI
Keputusan Irlandia untuk tetap bertanding diambil melalui pemungutan suara internal pemain yang menghasilkan suara mayoritas untuk tetap turun ke lapangan. FAI sebelumnya mengkhawatirkan adanya konsekuensi sanksi yang berat dan berkepanjangan dari UEFA jika mereka memilih melakukan boikot secara total.
Sebelumnya, FAI juga sempat mengajukan permohonan kepada UEFA agar timnas Irlandia tidak dipertemukan dengan Israel dalam undian turnamen di masa mendatang, namun permintaan tersebut ditolak oleh otoritas tertinggi sepak bola Eropa tersebut.

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)











Discussion about this post