Fokus Penanganan Bencana, TNI Batalkan Parade Megah HUT ke-81
JAKARTA — Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengumumkan pembatalan parade militer skala besar yang sedianya digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 pada 5 Oktober mendatang. Pimpinan militer memilih menggelar upacara secara sederhana demi memprioritaskan pengerahan prajurit di berbagai wilayah terdampak bencana alam di seluruh Indonesia.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengonfirmasi bahwa pusat kegiatan peringatan hari jadi tersebut dipindahkan dari Monumen Nasional (Monas) ke Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta Timur. Keputusan ini merubah rencana awal yang sebelumnya merancang pameran kekuatan alutsista dan defile pasukan secara masif di jantung ibu kota.
“Peringatan HUT akan dilaksanakan secara sederhana di Mabes TNI karena sebagian besar prajurit yang tadinya disiapkan untuk upacara kini dikerahkan ke daerah-daerah bencana,” ujar Agus kepada awak media.
Ia menambahkan, personel militer saat ini terus difokuskan untuk membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta instansi pemerintah terkait dalam operasi tanggap darurat dan pemulihan pascabencana di sejumlah daerah, termasuk di kawasan Aceh.
Pergeseran Prioritas Misi Kemanusiaan
Perubahan format ini menandai pergeseran signifikan dari agenda awal. Hingga pekan lalu, jajaran TNI masih mematangkan persiapan upacara utama di Monas, yang menurut rencana dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara.
Rangkaian acara semula dirancang mencakup parade prajurit lintas matra—Darat, Laut, dan Udara—serta pertunjukan kendaraan tempur dan persenjataan berat. Namun, seluruh rencana atraksi militer luar ruang tersebut dipastikan batal demi memberi ruang maksimal pada misi kemanusiaan.
Jenderal Agus menjelaskan, upacara pada 5 Oktober mendatang akan lebih bersifat internal dengan tingkat partisipasi publik yang terbatas, termasuk hanya melibatkan perwakilan siswa dari beberapa sekolah.
Kendati upacara inti disederhanakan, agenda pendukung HUT ke-81 TNI sejatinya telah berjalan dalam beberapa pekan terakhir. TNI sebelumnya telah sukses menyelenggarakan pameran alutsista selama dua hari di Monas, beragam kompetisi olahraga, bakti sosial untuk masyarakat, kegiatan fun run, hingga festival musik di Jakarta.
Rencana Pembentukan Lima Kodam Baru
Di luar penyesuaian format peringatan ulang tahun, momentum HUT ke-81 ini juga diwarnai dengan rencana ekspansi struktur teritorial Angkatan Darat. Kapuspen TNI Marsekal Muda Muhammad Nas mengindikasikan bahwa pembentukan lima Komando Daerah Militer (Kodam) baru akan diumumkan secara resmi sekitar periode hari jadi tersebut.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak membeberkan lima wilayah yang diproyeksikan menjadi markas Kodam baru, meliputi Yogyakarta, Flores (Nusa Tenggara Timur), Maluku Utara, Papua Tengah, dan Kepulauan Riau.
Sebagai komando teritorial utama Angkatan Darat, Kodam memegang peranan vital dalam mengawasi satuan militer dan menjalankan operasi pertahanan wilayah. Dengan penambahan lima markas baru ini, jumlah total Kodam di seluruh wilayah NKRI akan genap menjadi 26 komando.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post