Insiden Gangguan Pencernaan Siswa, Pemkot Blitar Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis
Pemerintah Kota Blitar bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tegas ini diambil menyusul adanya laporan sejumlah siswa sekolah dasar yang mengalami gangguan pencernaan usai mengonsumsi hidangan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengonfirmasi bahwa pengetatan pengawasan kini diberlakukan di seluruh rantai pasok makanan. Evaluasi tidak hanya menyasar proses pengolahan di dapur, tetapi juga memperketat penyortiran bahan mentah sejak pertama kali diterima oleh pengelola SPPG hingga sampai ke tangan para siswa.
Sampel Makanan Diuji Laboratorium dan Sanksi Penangguhan SPPG
Pria yang akrab disapa Mas Ibin tersebut menjelaskan bahwa secara teknis, Standar Operasional Prosedur (SOP) penyelenggaraan MBG sejatinya sudah berjalan di lapangan. Kendati demikian, munculnya kasus gangguan kesehatan pada anak didik menjadi alarm keras bagi seluruh pihak terkait untuk tidak abai terhadap keamanan pangan.
“Kalau standarnya sudah bagus, SOP-nya sudah jalan. Hanya perlu penekanan soal kehati-hatian dalam pemilihan bahan dan pengolahan,” ujar Mas Ibin pada Sabtu (26/9/2026).
Sebagai langkah investigasi, tim teknis Pemkot Blitar telah menerjunkan personel untuk memeriksa langsung dapur SPPG yang bersangkutan. Sejumlah sampel makanan juga telah diamankan untuk menjalani pengujian laboratorium guna memastikan penyebab pasti kontaminasi tersebut.
Meski hasil pengecekan awal tidak menemukan adanya pelanggaran SOP skala berat, muncul dugaan kuat adanya bahan baku tertentu yang terpapar zat tercemar sebelum dimasak. Atas kejadian ini, Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi telah melayangkan sanksi pembekuan operasional sementara (suspend) selama 20 hari terhadap SPPG terkait.
Perketat Pengawasan Bahan Pangan demi Keamanan Anak Didik
Menanggapi sanksi dari pemerintah pusat, Pemkot Blitar menginstruksikan seluruh pengelola SPPG di wilayahnya untuk menjadikan insiden ini sebagai bahan pembenahan bersama. Aspek pemeliharaan sanitasi, tata cara penyimpanan bahan baku, hingga prosedur distribusi diminta untuk diawasi secara melekat.
Pemkot Blitar menegaskan komitmennya untuk memperketat kontrol kualitas (quality control) pasokan pangan MBG. Pengetatan ini krusial dilakukan demi menjamin seluruh paket makanan yang dibagikan kepada para siswa di Blitar dan sekitarnya tidak hanya kaya nutrisi, tetapi juga terjamin keamanan dan kelayakan konsumsinya.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post