Panggung mode paling bergengsi di dunia, Paris Fashion Week, baru saja usai dengan mengukir sejarah baru yang spektakuler. Perhelatan akbar ini resmi dinobatkan sebagai ajang dengan visibilitas digital tertinggi sepanjang sejarah industri mode global. Berdasarkan analisis data media terbaru, pekan mode di ibu kota Prancis tersebut berhasil meraup Earned Media Value (EMV)—atau estimasi nilai publikasi di media sosial—mencapai angka fantastis USD 795,8 juta (sekitar Rp12,4 triliun). Capaian ini melonjak tajam hingga 59 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus menandai pergeseran peta pengaruh global yang kini didominasi oleh ikon-ikon baru dari Asia Tenggara.
Dominasi Rumah Mode Mewah dan Kejutan di Garis Depan Runway
Di jajaran teratas rumah mode dunia, Dior mencatatkan rekor pencapaian yang mencengangkan. Label ikonis yang bersemayam di Avenue Montaigne ini berhasil melipatgandakan dampak medianya hingga menyentuh angka EMV USD 360 juta, meroket 297 persen secara tahunan. Berada di posisi kedua, Schiaparelli mengukir sejarah dengan menembus lima besar untuk pertama kalinya setelah mengantongi nilai publisitas USD 63,5 juta (melonjak 343 persen).
Sementara itu, rumah mode klasik Chanel menyusul di peringkat ketiga dengan pencapaian EMV senilai USD 56,7 juta (naik 14 persen), disusul oleh Miu Miu yang terus menunjukkan daya pikatnya pada generasi muda dengan raihan USD 46,1 juta (naik 82 persen). Adapun Louis Vuitton melengkapi jajaran elite ini di posisi kelima dengan angka USD 37,5 juta.
Sorotan tak kalah riuh juga datang dari peragaan busana Matières Fécales yang mencatatkan lonjakan EMV hingga 795 persen berkat kehadiran sang diva, Rihanna, di jajaran front row. Di sisi lain, panggung ekspresif dari L’Oréal Paris bertajuk “Le Défilé” sukses mengumpulkan nilai publisitas sebesar USD 45,5 juta berkat jajaran bintang internasional seperti supermodel Kendall Jenner dan aktris Thailand Becky Armstrong.
Pesona Bintang Thailand Menggeser Takhta Dominasi K-Pop
Titik balik paling menarik pada musim ini adalah lahirnya peta kekuatan baru di arena pengaruh digital. Bintang-bintang drama asal Thailand tampil begitu dominan hingga mampu menggeser kepopuleran idola K-Pop di barisan depan peragaan mode. Dari 50 profil pembuat pengaruh (influencer) teratas, para aktor dan aktris Thailand ini menyumbang 52 persen dari total EMV Paris Fashion Week, atau setara dengan USD 412,2 juta.
Duo fenomenal Kornnaphat Sethratanapong (Orm) dan Lingling Sirilak Kwong menjadi sorotan utama setelah menyumbangkan nilai publikasi masing-masing sebesar USD 112,3 juta dan USD 88,8 juta untuk Dior. Momentum emas ini bahkan membawa para kreator di balik layar meraih sorotan global. Penata rias bertangan dingin Homeless Makeup secara mengejutkan menempati peringkat ketiga dunia dengan EMV USD 81,5 juta berkat sentuhan estetikanya untuk Dior, Chanel, dan Schiaparelli. Begitu pula dengan penata rambut Sarawut Lapa yang meraup USD 26 juta saat menata gaya aktris Miu Natsha untuk panggung Chanel.
Antusiasme Pasar Tiongkok dan Pengaruh Kehadiran Bintang Asia
Gelombang antusiasme pasar global juga bergemerlap indah di Tiongkok. Melalui platform jejaring sosial Weibo, perhelatan Paris Fashion Week menghasilkan EMV sebesar USD 328,6 juta dengan keterlibatan (engagement) pengguna mencapai lebih dari 128 juta interaksi. Berbeda dengan New York atau London yang didominasi oleh riuh percakapan tentang selebriti, topik utama pembicaraan di Paris murni digerakkan oleh panggung kreasi rumah mode itu sendiri, mengukuhkan warisan budaya dan keanggunan label Prancis di mata publik Asia.
Dior kembali memimpin takhta di platform Weibo dengan EMV sebesar USD 98,9 juta, yang diakselerasi oleh pesona aktris Dilraba Dilmurat dan aktor Li Yunrui. Posisi selanjutnya ditempati oleh Chanel yang meraup USD 34,2 juta berkat kehadiran penyanyi dan aktor populer Wang Yibo. Sementara itu, Celine mengamankan posisi tiga besar di Tiongkok dengan pencapaian USD 28,7 juta berkat daya pikat pasangan selebriti Sun Qian dan Wang Anyu di arena busana siap pakai haute couture musim ini.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post