MALANG TODAY – Pemerintah Rusia secara diam-diam tengah melakukan rekonstruksi besar-besaran terhadap kediaman resmi Presiden Vladimir Putin di Bocharov Ruchey, Sochi. Berdasarkan analisis citra satelit, berkas putusan pengadilan, dan rekrutmen tenaga kerja di media sosial, istana yang terletak di tepi Laut Hitam tersebut dibongkar total untuk dibangun kembali dengan ukuran yang jauh lebih luas serta sistem keamanan yang sangat ketat.
Kompleks Bocharov Ruchey sejatinya memiliki sejarah panjang sebagai rumah peristirahatan para pemimpin Kremlin, mulai dari era Nikita Khrushchev, Leonid Brezhnev, hingga Boris Yeltsin. Tempat ini resmi ditetapkan sebagai kediaman presiden pada tahun 2008, yang memungkinkan kepala negara menjalankan seluruh fungsi pemerintahan dan komando militer dari lokasi tersebut.
Pembangunan Ulang dan Peningkatan Keamanan
Pembongkaran bangunan lama di Bocharov Ruchey dimulai sejak tahun 2024 tanpa pengumuman resmi kepada publik. Pada akhir 2025, rekaman satelit menunjukkan area galian tanah yang sangat luas di lokasi bekas istana tersebut. Memasuki tahun 2026, atap dari beberapa struktur bangunan baru yang jauh lebih besar mulai terlihat di area rekonstruksi.
Seiring dengan berjalannya proyek, Badan Keamanan Negara Rusia (FSO) memperketat pengawasan dengan menetapkan zona keamanan khusus seluas lebih dari tiga kilometer persegi di sekitar lokasi. Langkah peningkatkan keamanan ini bertepatan dengan meningkatnya ancaman serangan drone di wilayah pesisir Laut Hitam.
Meski sebagian besar bangunan utama diratakan, gedung Bocharov Ruchey-2 yang dibangun menjelang Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014 tetap dipertahankan. Gedung tersebut masih digunakan oleh Putin untuk menerima kunjungan pejabat dan tamu internasional.
Jejak Dokumen Hukum dan Kontraktor Pelaksana
Meski otoritas Kremlin menutup rapat informasi mengenai proyek ini, keberadaan pembangunan tersebut terungkap melalui berkas sengketa hukum di pengadilan antarkontraktor. Dalam dokumen tersebut, ditemukan referensi kontrak pengadaan pertahanan negara yang melibatkan badan keamanan FSO dengan tenggat waktu pelaksanaan dari tahun 2023 hingga 2027.
Kontraktor utama yang ditunjuk untuk menangani proyek bernilai fantastis ini adalah TSI Group, sebuah perusahaan konstruksi yang terdaftar di Krimea. TSI Group dan induk perusahaannya, Transstroiinvest, dikenal kerap menangani berbagai proyek strategis pemerintah Rusia, termasuk pembangunan kediaman presiden di wilayah Krimea dan renovasi berbagai fasilitas negara lainnya.
Perekrutan Pekerja Massal dan Pengawasan Ketat
Informasi mengenai skala besar proyek ini juga terkonfirmasi dari beredarnya lowongan kerja perekrutan tukang bangunan, spesialis beton, hingga teknisi interior di berbagai platform media sosial. Lowongan tersebut secara terbuka mencantumkan nama lokasi Bocharov Ruchey dan menyertainya dengan label fasilitas negara berakses terbatas.
Para pekerja yang direkrut diberikan berbagai fasilitas seperti akomodasi, konsumsi, dan pembayaran secara tunai. Meski pada awalnya proses seleksi hanya diperuntukkan bagi warga negara Rusia dengan pemeriksaan latar belakang yang ketat, perekrutan belakangan juga dibuka bagi tenaga kerja dari negara tetangga seperti Belarusia, Kazakhstan, dan Kirgistan guna mengejar target penyelesaian bangunan.
Memasuki tahap akhir penyelesaian interior, seluruh personel yang terlibat di lapangan diwajibkan melewati prosedur verifikasi keamanan yang dikawal langsung oleh dinas intelijen internal Rusia.

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)











Discussion about this post