Insiden Kebakaran KMP Batumandi di Pelabuhan Merak, Petugas Gabungan Fokuskan Evakuasi
CILEGON — Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi saat hendak melakukan proses alun sandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Selasa sore. Peristiwa tersebut memicu respons cepat dari tim gabungan untuk mengamankan seluruh penumpang dan awak kapal yang berada di dalam armada penyeberangan tersebut.
Berdasarkan kronologi kejadian, KMP Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, sekitar pukul 14.52 WIB. Pelayaran berjalan tanpa kendala berarti hingga kapal mendekati pelabuhan tujuan. Namun, sekitar pukul 16.15 WIB, petugas darat di Pelabuhan Merak mendeteksi adanya kemunculan percikan api yang berasal dari bagian buritan kapal. Sinyal bahaya pun segera direspons oleh pihak otoritas setempat.
Penanganan Darurat dan Koordinasi Lintas Instansi
Proses penanganan serta evakuasi saat ini tengah berlangsung intensif di lokasi kejadian. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengonfirmasi bahwa penanggulangan insiden dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur pelabuhan, Basarnas, serta jajaran kepolisian guna mengendalikan situasi di area dermaga.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menegaskan bahwa penanganan insiden dilakukan dengan memperkuat koordinasi bersama seluruh otoritas terkait. Langkah ini diambil untuk memastikan proses penanggulangan dampak kebakaran berjalan secara terstruktur dan terukur.
“ASDP terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas pelabuhan dan instansi terkait untuk memastikan penanganan berjalan secara terkoordinasi dengan mengutamakan keselamatan seluruh pihak,” ujar Windy dalam keterangannya.
Investigasi Penyebab Kebakaran Masih Berlangsung
Mengenai pemicu munculnya percikan api di area buritan kapal, pihak pengelola jasa penyeberangan menyatakan belum dapat menyimpulkan penyebab pastinya. Saat ini, tim ahli dan otoritas berwenang masih fokus melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan teknis di lapangan.
“Penyebab kebakaran masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak berwenang,” kata Windy menyikapi insiden tersebut.
Pihak perseroan berkomitmen penuh untuk mendukung penuh penyelidikan tersebut dan bersikap terbuka terhadap penemuan faktual di lapangan. Informasi resmi lanjutan akan disampaikan secara berkala berdasarkan hasil verifikasi yang tervalidasi oleh tim gabungan.
Prioritas Utama pada Keselamatan Penumpang
ASDP menegaskan kembali standar operasional prosedur (SOP) yang menempatkan aspek keselamatan dan keamanan jiwa sebagai asas tertinggi dalam pengoperasian moda transportasi laut. Langkah tanggap darurat yang diterapkan dipastikan bermuara pada perlindungan penuh terhadap penumpang maupun awak armada.
“Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama ASDP,” tegas Windy.
Manajemen perseroan berjanji akan memperketat koordinasi keselamatan serta memastikan seluruh tahapan penanganan insiden KMP Batumandi ini diselesaikan dengan cepat dan tepat hingga kondisi Pelabuhan Merak kembali kondusif.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post