Insiden kebakaran kembali melanda moda transportasi laut Indonesia. Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi dilaporkan terbakar saat hendak bersandar di Pelabuhan Merak, Banten, pada Selasa sore. Kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dari lambung kapal memicu kepanikan luar biasa di antara para penumpang yang berhamburan menyelamatkan diri.
Kendati diwarnai suasana mencekam, otoritas pelabuhan memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Kapal milik BUMN ASDP Indonesia Ferry tersebut sedang melayani rute vital yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatra ketika musibah terjadi.
Kepanikan Penumpang di Perairan Selat Sunda
Menurut kesaksian salah seorang penumpang bernama Heri, api diduga berasal dari geladak bawah tempat penyimpanan kendaraan. Kepulan asap tebal dengan cepat merambat ke geladak atas, tempat para penumpang berkumpul.
“Saat kejadian, saya berada di lantai atas. Tiba-tiba terlihat asap hitam pekat membumbung dari arah bawah. Penumpang langsung panik dan berlarian mencari jaket pelampung serta sekoci. Bahkan, ada beberapa penumpang yang nekat melompat ke laut karena melihat kobaran api semakin membesar,” ujar Heri menggambarkan situasi dramatis tersebut.
Beruntung, posisi kapal yang sudah sangat dekat dengan Pelabuhan Merak memudahkan proses penyelamatan. Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak cepat memberikan bantuan evakuasi.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten, Yogie Nugraha, mengonfirmasi bahwa seluruh korban berhasil dipindahkan ke kapal penolong, KMP Royce 1, tanpa ada korban jiwa.
“Berdasarkan laporan dari Merak Vessel Traffic Service sekitar pukul 16.56 WIB, KMP Royce 1 melaporkan bahwa seluruh penumpang dan ABK KMP Batumandi telah berhasil dievakuasi ke atas kapal mereka dalam keadaan selamat,” terang Yogie dalam keterangan resminya.
Dugaan Penyebab dan Upaya Pemadaman
Laporan awal mencatat sinyal darurat pertama kali diterima otoritas pelabuhan sekitar pukul 16.15 WIB. KMP Batumandi terbakar mendekati akhir perjalanannya setelah bertolak dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, sekitar dua jam sebelumnya.
Dugaan sementara menunjukkan bahwa sumber api berasal dari ruang mesin kapal. Namun, investigasi mendalam masih diperlukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Hingga Selasa malam sekitar pukul 21.00 WIB, tim pemadam kebakaran bersama petugas gabungan masih berjuang keras menaklukkan si jago merah yang membakar bagian dalam kapal. Pihak berwenang belum merilis taksiran resmi mengenai total kerugian material akibat insiden ini.
Jalur penyeberangan Merak-Bakauheni yang melintasi Selat Sunda merupakan salah satu urat nadi transportasi maritim tersibuk di Indonesia. Jalur strategis ini mencatatkan mobilitas lebih dari 20 juta penumpang dan 5 juta kendaraan setiap tahunnya.
Awan Kelam Keselamatan Pelayaran Nasional
Musibah yang menimpa KMP Batumandi menjadi catatan hitam terbaru dalam rentetan kecelakaan transportasi laut di Indonesia selama lima bulan terakhir, yang menyoroti kembali aspek keselamatan pelayaran nasional.
Sebelum peristiwa ini, serangkaian insiden mematikan telah menelan banyak korban jiwa di berbagai perairan Indonesia:
- September: KMP Virgo Transport 8 terbalik dan tenggelam di Laut Jawa saat mengangkut 243 orang. Tim SAR menemukan 82 jenazah, sementara lebih dari 50 penumpang lainnya dinyatakan hilang.
- 12 Agustus: KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Lombok dengan membawa 212 penumpang, mengakibatkan satu orang tewas dan empat orang hilang.
- 2 Agustus: Kebakaran menimpa KMP Mutiara Sentosa II di perairan Sumenep yang mengangkut 238 penumpang, menewaskan lima orang.
- 15 Juli: Kapal Motor Nurul Salsa yang membawa 78 penumpang tenggelam di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Empat jenazah berhasil dievakuasi, sedangkan 14 orang hilang.
Berulangnya insiden di jalur-jalur krusial ini mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap standar perawatan armada, prosedur keselamatan, serta pengawasan kelaikan jalan bagi kapal-kapal penyeberangan di Indonesia.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post