Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Menjelajah Pusat Kerja Sama AI China-ASEAN di Nanning/Jelang Pemilu Sela AS, Donald Trump Tuding Houthi Sengaja Kerek Harga Minyak Dunia/Sudut Pandang Galeries Lafayette: Menguliti Keanggunan Celine, Emosi Saint Laurent, dan Kejelasan Prada di Fashion Week/Nestlé Indonesia Resmi Ekspor Minuman Kopi ke Australia dengan Komitmen Rp10 Triliun/Pemerintah Didesak Tindak Tegas Bos Korporasi Pemicu Karhutla Tanpa Kompromi/NIKI Memberi Napas Baru pada Lagu Klasik Carpenters Menjelang Musim Liburan/Pendaki Asal Probolinggo Diduga Jadi Korban Kebakaran Hutan Bromo TNBTS/SK Hynix Rayu AS Berikan Izin Ekspor Mesin Chip ke Tiongkok demi Kelancaran Pabrik Baru/Pegadaian Resmikan ATM Emas Buat Permudah Masyarakat Berinvestasi Logam Mulia/MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Wajib Diadili di Peradilan Sipil/IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Jadi 3,1 Persen/Indonesia Kecam Diskriminasi Israel Usai Larang Pesawat Ethiopian Airlines Berpilot WNI Landing/Satu dari Tiga Sepatu Ultra-Fast Fashion Melanggar Standar Keamanan Eropa/Tandyo Budi Resmi Jabat KSAD Gantikan Maruli Simanjuntak dalam Rotasi Petinggi TNI AD/KAI Daop 4 Semarang Tebar Diskon Tiket Kereta 10 Persen Selama Oktober 2026/
Menjelajah Pusat Kerja Sama AI China-ASEAN di Nanning/Jelang Pemilu Sela AS, Donald Trump Tuding Houthi Sengaja Kerek Harga Minyak Dunia/Sudut Pandang Galeries Lafayette: Menguliti Keanggunan Celine, Emosi Saint Laurent, dan Kejelasan Prada di Fashion Week/Nestlé Indonesia Resmi Ekspor Minuman Kopi ke Australia dengan Komitmen Rp10 Triliun/Pemerintah Didesak Tindak Tegas Bos Korporasi Pemicu Karhutla Tanpa Kompromi/NIKI Memberi Napas Baru pada Lagu Klasik Carpenters Menjelang Musim Liburan/Pendaki Asal Probolinggo Diduga Jadi Korban Kebakaran Hutan Bromo TNBTS/SK Hynix Rayu AS Berikan Izin Ekspor Mesin Chip ke Tiongkok demi Kelancaran Pabrik Baru/Pegadaian Resmikan ATM Emas Buat Permudah Masyarakat Berinvestasi Logam Mulia/MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Wajib Diadili di Peradilan Sipil/IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Jadi 3,1 Persen/Indonesia Kecam Diskriminasi Israel Usai Larang Pesawat Ethiopian Airlines Berpilot WNI Landing/Satu dari Tiga Sepatu Ultra-Fast Fashion Melanggar Standar Keamanan Eropa/Tandyo Budi Resmi Jabat KSAD Gantikan Maruli Simanjuntak dalam Rotasi Petinggi TNI AD/KAI Daop 4 Semarang Tebar Diskon Tiket Kereta 10 Persen Selama Oktober 2026/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Gagasan Akademisi UI di Tingkat Dunia: Mengadu Kecerdasan Buatan dengan Tradisi Ngopi Indonesia

by Malang Today
October 15, 2026
Gagasan Akademisi Ui Di Tingkat Dunia Mengadu Kecerdasan Buatan Dengan

Gagasan Akademisi Ui Di Tingkat Dunia Mengadu Kecerdasan Buatan Dengan

Promo Hujan Bonus Fiberzone #Internetcepatindonesia

Di tengah perdebatan global mengenai persaingan komputasi dan pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berkekuatan raksasa, sebuah pandangan krusial datang dari akademisi Indonesia. Dalam ajang panggung teknologi dunia, perwakilan Indonesia menegaskan bahwa tolok ukur kemajuan AI tidak boleh sekadar dinilai dari seberapa canggih mesin tersebut, melainkan seberapa dalam teknologi mampu memahami konteks kemanusiaan, bahasa, dan budaya lokal.

Gagasan tersebut disampaikan oleh akademisi dari Program Vokasi Universitas Indonesia (UI), Assoc. Prof. Dr. Devie Rahmawati, CICS, saat menjadi pembicara dalam panel diskusi di forum internasional Global Digital Forum II 2026 yang berlangsung di Moskow pada 8–10 Oktober 2026. Ajang bereputasi global ini dihadiri lebih dari 1.000 pakar teknologi informasi, 50 pejabat tingkat menteri, serta perwakilan dari 50 perusahaan teknologi papan atas yang berasal dari 100 negara lebih.

Mengembalikan Kecerdasan Buatan ke Akar Kemanusiaan

Mengusung paparan bertajuk “More Than Words. Beyond Code. Back to Humanity. Why Language, Culture & Community Matter in AI”, Devie mengkritik tren global yang terlalu berfokus pada persaingan model komputasi dan pengumpulan data besar-besaran tanpa mempertimbangkan aspek humanis. Menurutnya, teknologi yang dikembangkan saat ini kerap mampu menerjemahkan bahasa, tetapi belum tentu memahami nilai, pengalaman, dan kebudayaan masyarakat pengguna.

“Dunia sedang menginvestasikan sumber daya yang sangat besar untuk membuat mesin semakin pintar. Tetapi kita juga perlu bertanya, apakah teknologi tersebut benar-benar membuat kehidupan manusia semakin baik?” tegas Devie Rahmawati di hadapan para panelis dunia, termasuk pimpinan perguruan tinggi Afrika, direktur media penyiaran publik Madagaskar, hingga pimpinan teknis raksasa teknologi Yandex.

Penerima penghargaan Australia Award tersebut menambahkan bahwa masa depan AI idealnya tidak didominasi oleh pihak yang hanya memiliki infrastruktur superkomputer tercepat. Kecerdasan buatan yang bernilai tinggi adalah teknologi yang mampu membuka lebih banyak kesempatan, pilihan, serta kendali bagi manusia atas masa depannya sendiri.

Martabat Bahasa Daerah dalam Ekosistem Digital Global

Dalam forum tersebut, Devie menyoroti pentingnya pengakuan terhadap bahasa-bahasa daerah yang kerap tersisih dalam pengembangan AI karena keterbatasan data digital. Ia menolak pandangan bahwa bahasa daerah bernilai lebih rendah di era modern.

“Sebuah bahasa bukan ‘miskin’ karena masyarakatnya tidak memiliki pengetahuan, melainkan karena bahasa itu belum cukup didengarkan dan dipelajari oleh teknologi,” jelas peneliti tetap Vokasi UI tersebut.

Dengan memasukkan bahasa dan kebudayaan lokal ke dalam sistem AI, masyarakat pemilik bahasa daerah tidak hanya ditempatkan sebagai konsumen pasif dari produk teknologi asing, tetapi turut serta menentukan bagaimana identitas dan kehidupannya direpresentasikan secara adil dalam ruang digital.

Bukti Konkret Literasi Digital Berbasis Komunitas

Guna memperkuat argumentasinya, Devie membagikan pengalaman konkret dalam mendorong literasi digital melalui program Klinik Digital. Selama lima tahun terakhir, inisiatif ini telah menerjemahkan serta mengadaptasi modul-modul edukasi digital ke dalam sedikitnya 10 bahasa daerah di Indonesia.

Langkah ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat di tingkat tapak. Penerapan bahasa lokal yang familier terbukti memudahkan pemahaman warga, seperti membantu para ibu mengenali modus penipuan digital, atau memudahkan tenaga pendidik dalam menerangkan risiko teknologi dengan pendekatan yang selaras dengan nilai kebudayaan setempat.

“Selama ini kita sering berpikir bahwa tugas teknologi adalah menerjemahkan kata. Pengalaman kami menunjukkan bahwa yang lebih penting adalah menerjemahkan pengetahuan menjadi pemahaman, pemahaman menjadi kepercayaan diri, dan kepercayaan diri menjadi kesempatan,” pungkas Devie.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Menjelajah Pusat Kerja Sama Ai China Asean Di Nanning

Menjelajah Pusat Kerja Sama AI China-ASEAN di Nanning

by Xinhua News
October 16, 2026

Jelajahi pusat kerja sama penerapan AI China-ASEAN di Nanning yang mendorong inovasi teknologi dan memperkuat kolaborasi digital antarnegara.

Jelang Pemilu Sela As Donald Trump Tuding Houthi Sengaja Kerek

Jelang Pemilu Sela AS, Donald Trump Tuding Houthi Sengaja Kerek Harga Minyak Dunia

by Malang Today
October 16, 2026

Jelang Pemilu Sela AS Donald Trump tuduh kelompok Houthi sengaja memicu kenaikan harga minyak dunia demi mempengaruhi situasi politik.

Sudut Pandang Galeries Lafayette Menguliti Keanggunan Celine Emosi Saint Laurent

Sudut Pandang Galeries Lafayette: Menguliti Keanggunan Celine, Emosi Saint Laurent, dan Kejelasan Prada di Fashion Week

by Malang Today
October 16, 2026

Intip ulasan Victoria Dartigues dari Galeries Lafayette tentang pesona Celine, emosi Saint Laurent, dan kejelasan Prada di Fashion Week.

Nestle Indonesia Resmi Ekspor Minuman Kopi Ke Australia Dengan Komitmen

Nestlé Indonesia Resmi Ekspor Minuman Kopi ke Australia dengan Komitmen Rp10 Triliun

by Malang Today
October 16, 2026

Nestlé Indonesia resmi mengekspor produk kopi siap minum ke Australia dan berkomitmen capai target ekspor hingga Rp10 triliun.

Pemerintah Didesak Tindak Tegas Bos Korporasi Pemicu Karhutla Tanpa Kompromi

Pemerintah Didesak Tindak Tegas Bos Korporasi Pemicu Karhutla Tanpa Kompromi

by Malang Today
October 16, 2026

Tindak tegas bos korporasi penyebab karhutla tanpa toleransi demi menghentikan bencana asap dan melindungi kelestarian lingkungan Indonesia.

Pegadaian Resmikan Atm Emas Buat Permudah Masyarakat Berinvestasi Logam Mulia

Pegadaian Resmikan ATM Emas Buat Permudah Masyarakat Berinvestasi Logam Mulia

by Malang Today
October 15, 2026

Pegadaian resmi meluncurkan ATM Emas untuk memperluas akses investasi fisik digital yang aman, praktis, dan terjangkau bagi masyarakat.

Mk Putuskan Prajurit Tni Pelaku Pidana Umum Wajib Diadili Di

MK Putuskan Prajurit TNI Pelaku Pidana Umum Wajib Diadili di Peradilan Sipil

by BBC Indonesia
October 15, 2026

Mahkamah Konstitusi putuskan prajurit TNI yang terlibat pidana umum wajib diadili di peradilan umum guna menegakkan keadilan hukum.

Imf Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Jadi 31 Persen

IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Jadi 3,1 Persen

by Xinhua News
October 15, 2026

IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,1 persen seiring membaiknya kondisi finansial dan perdagangan di berbagai negara.

Indonesia Kecam Diskriminasi Israel Usai Larang Pesawat Ethiopian Airlines Berpilot

Indonesia Kecam Diskriminasi Israel Usai Larang Pesawat Ethiopian Airlines Berpilot WNI Landing

by Malang Today
October 15, 2026

Indonesia kecam keras tindakan diskriminatif Israel yang menolak pesawat Ethiopian Airlines hanya karena dipiloti oleh seorang WNI.

Satu Dari Tiga Sepatu Ultra Fast Fashion Melanggar Standar Keamanan Eropa

Satu dari Tiga Sepatu Ultra-Fast Fashion Melanggar Standar Keamanan Eropa

by Malang Today
October 15, 2026

Satu dari tiga pasang sepatu ultra-fast fashion terbukti melanggar standar regulasi Eropa. Simak fakta bahayanya di sini!

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 8286
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.