Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Nembus Final FIFA ASEAN Cup, Aremania dan Suporter Malang Raya Titip Harapan Ini untuk Timnas/Sisa 24 Jam, Pendaftaran Side Event Founder Summit 2026 Resmi Segera Ditutup/SPP-TDLN Berlaku, Wajib Pajak Kini Bisa Klaim Pengembalian PPN Transaksi Batal/Karhutla Jambi Berulang, Sejauh Mana Tanggung Jawab Perusahaan?/Jepang Melonjakkan Biaya Izin Tinggal WNA Secara Signifikan/Dorong Perlindungan Nasabah, Prudential Imbau Masyarakat Rutin Cek Kesehatan/IHSG Menguat Tipis di Tengah Surplus Perdagangan dan Memanasnya Konflik Iran/Kasus Korupsi Madiun, KPK Sita Dokumen Penting dari Kantor Dinas Perdagangan dan BKAD/Beda Kelas, Pelatih Bangladesh Akui Keunggulan Skuad Garuda/Panduan Lengkap Pendiri Startup Menguasai Panggung TechCrunch Disrupt 2026/Potensi Cuan dan Risiko Mengintai di Balik Mekanisme Short Selling Pasar Modal/Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik BGN/China Beri Penghargaan Persahabatan kepada 50 Pakar Asing/Menkes Budi Gunadi Ajak Anak Muda Biasakan Naik Tangga demi Gaya Hidup Sehat/Restorasi Rumah Raden Saleh Jadi Simbol Penguatan Diplomasi Budaya Indonesia dan Prancis/
Nembus Final FIFA ASEAN Cup, Aremania dan Suporter Malang Raya Titip Harapan Ini untuk Timnas/Sisa 24 Jam, Pendaftaran Side Event Founder Summit 2026 Resmi Segera Ditutup/SPP-TDLN Berlaku, Wajib Pajak Kini Bisa Klaim Pengembalian PPN Transaksi Batal/Karhutla Jambi Berulang, Sejauh Mana Tanggung Jawab Perusahaan?/Jepang Melonjakkan Biaya Izin Tinggal WNA Secara Signifikan/Dorong Perlindungan Nasabah, Prudential Imbau Masyarakat Rutin Cek Kesehatan/IHSG Menguat Tipis di Tengah Surplus Perdagangan dan Memanasnya Konflik Iran/Kasus Korupsi Madiun, KPK Sita Dokumen Penting dari Kantor Dinas Perdagangan dan BKAD/Beda Kelas, Pelatih Bangladesh Akui Keunggulan Skuad Garuda/Panduan Lengkap Pendiri Startup Menguasai Panggung TechCrunch Disrupt 2026/Potensi Cuan dan Risiko Mengintai di Balik Mekanisme Short Selling Pasar Modal/Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik BGN/China Beri Penghargaan Persahabatan kepada 50 Pakar Asing/Menkes Budi Gunadi Ajak Anak Muda Biasakan Naik Tangga demi Gaya Hidup Sehat/Restorasi Rumah Raden Saleh Jadi Simbol Penguatan Diplomasi Budaya Indonesia dan Prancis/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Karhutla Jambi Berulang, Sejauh Mana Tanggung Jawab Perusahaan?

by BBC Indonesia
October 2, 2026
Karhutla Jambi Berulang Sejauh Mana Tanggung Jawab Perusahaan

Karhutla Jambi Berulang Sejauh Mana Tanggung Jawab Perusahaan

Promo Hujan Bonus Fiberzone #Internetcepatindonesia

JAMBI — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di Provinsi Jambi hingga mencapai ribuan hektare dinilai tak lepas dari praktik eksploitasi sumber daya alam berskala besar selama puluhan tahun. Alih fungsi kawasan gambut menjadi area perkebunan dan industri ekstraktif memicu pengeringan lahan yang berujung pada bencana kebakaran berulang.

Berdasarkan data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jambi, luas karhutla di wilayah tersebut sepanjang 1 Januari hingga 14 September 2026 tercatat mencapai 2.998 hektare.

Namun, temuan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi menunjukkan angka yang jauh lebih besar. Berdasarkan analisis citra satelit Sentinel periode 1 Januari hingga 18 September 2026, luas karhutla di Jambi diperkirakan mencapai 12.317 hektare—atau empat kali lipat dari data pemerintah. Dari total area yang terbakar tersebut, sebanyak 5.488 hektare berada di dalam 11 kawasan konsesi perusahaan.

Alih Fungsi Gambut dan Dugaan Kelalaian Perusahaan

Direktur Walhi Jambi, Oscar Anugrah, menjelaskan bahwa maraknya karhutla tidak terlepas dari pengubahan bentang alam gambut oleh industri perkebunan skala besar. Pembangunan kanal drainase dan pengeringan lahan untuk produksi membuat gambut kehilangan kemampuan alaminya dalam menyimpan air.

“Tren kebakaran di Jambi bermula dari akhir 1990-an, sejalan dengan masifnya penerbitan izin perusahaan. Gambut terbakar karena dikeringkan, dan ada pula monopoli air di area konsesi,” ujar Oscar.

Walhi Jambi dan sejumlah organisasi masyarakat sipil menyoroti rekam jejak konsesi PT WKS yang kerap mengalami kebakaran saat musim kemarau sejak 2015. KKI Warsi mencatat area terbakar di konsesi tersebut mencapai 3.423 hektare pada 2019, sementara Walhi mengidentifikasi sekitar 40 hektare area terbakar pada tahun ini.

PT WKS diduga menurunkan muka air tanah hingga nyaris satu meter melalui kanalisasi, yang dinilai melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pelindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut. Pembangunan sekat kanal saat kemarau juga dituding memonopoli air untuk kepentingan internal perusahaan, sehingga lahan masyarakat di sekitarnya semakin mengering dan rentan terbakar.

Dampak Pengeringan Lahan yang Dirasakan Warga

Dampak pengelolaan air oleh perusahaan dirasakan langsung oleh warga sekitar. Syaiman (40), warga Desa Pematang Rahim, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mengungkapkan bahwa kawasan pemukiman dan kebun warga menjadi sangat rawan terbakar saat kemarau akibat pengeringan lahan.

Menurut Syaiman, skema penutupan sekat kanal oleh perusahaan saat musim kering memicu kekeringan di luar konsesi. Sebaliknya, saat musim hujan, sekat dibuka hingga menyebabkan banjir di kebun warga.

“Kalau musim hujan sekat dibuka jadi warga gampang kebanjiran. Tapi kalau musim kemarau disekat rapat, jadi air untuk warga sangat sedikit,” tutur Syaiman.

Manajer Komunikasi KKI Warsi, Rudi Syaf, menambahkan bahwa kebakaran pada lahan gambut jauh lebih berbahaya karena api dapat menjalar di bawah permukaan tanah tanpa terlihat, sehingga sangat sulit dipadamkan.

Bantahan Pihak Perusahaan

Menanggapi tuduhan tersebut, Kepala Humas PT WKS, Taufik Qurochman, membenarkan adanya titik kebakaran di area konsesi perusahaan, seperti di Distrik 7 dan Distrik 8. Namun, ia membantah luas area terbakar mencapai 40 hektare dan menyebut kebakaran dipicu oleh rambatan dari luar serta adanya okupasi lahan oleh masyarakat.

Taufik juga menolak anggapan bahwa pihaknya melakukan pengeringan gambut dan monopoli air. Ia mengklaim perusahaan menerapkan tata kelola air untuk membasahi lahan demi mencegah karhutla, serta menggunakan metode Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB).

“Kami menggunakan metode manajemen air untuk mempertahankan kebasahan lahan, bukan pengeringan. Untuk pembukaan lahan, kami selalu menggunakan alat berat secara mekanis karena risiko kebakaran sangat tinggi bagi reputasi perusahaan,” jelas Taufik.

Ancaman Kesehatan dan Kabut Asap Penjuru Kota

Meningkatnya intensitas karhutla berdampak langsung pada kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan Kota Jambi mencatat sebanyak 3.437 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) terjadi hanya dalam kurun seminggu, mulai 24 Agustus hingga 3 September 2026.

Kepulan asap tebal yang sering muncul pada malam hari memaksa warga menghirup udara tidak sehat. Warga Kota Jambi, Elviza Diana (40), mengeluhkan batuk kering dan iritasi tenggorokan yang tak kunjung sembuh akibat beraktivitas di luar rumah.

Bagi masyarakat Jambi, bencana kabut asap yang terus berulang seolah menjadi ancaman tahunan tanpa penanganan permanen yang efektif. Warga berharap ada langkah tegas dan solusi konkret dari pemerintah agar krisis kualitas udara tidak terus memakan korban setiap musim kemarau.

logo BBC Indonesia
BBC Indonesia

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)

Related Posts

Spp Tdln Berlaku Wajib Pajak Kini Bisa Klaim Pengembalian Ppn Transaksi

SPP-TDLN Berlaku, Wajib Pajak Kini Bisa Klaim Pengembalian PPN Transaksi Batal

by Malang Today
October 2, 2026

SPP-TDLN resmi berlaku! Kini transaksi batal dapat mengajukan pengembalian PPN. Simak syarat dan tata cara klaim restitusi pajak selengkapnya di...

Jepang Melonjakkan Biaya Izin Tinggal Wna Secara Signifikan

Jepang Melonjakkan Biaya Izin Tinggal WNA Secara Signifikan

by Xinhua News
October 2, 2026

Pemerintah Jepang resmi menaikkan biaya izin tinggal WNA secara signifikan. Cek aturan terbaru dan besaran tarif resminya di sini.

Ihsg Menguat Tipis Di Tengah Surplus Perdagangan Dan Memanasnya Konflik

IHSG Menguat Tipis di Tengah Surplus Perdagangan dan Memanasnya Konflik Iran

by Malang Today
October 2, 2026

IHSG Jakarta menguat 0,46 persen berkat surplus perdagangan Indonesia yang berhasil meredam kekhawatiran pasar atas konflik Iran.

Kasus Korupsi Madiun Kpk Sita Dokumen Penting Dari Kantor Dinas

Kasus Korupsi Madiun, KPK Sita Dokumen Penting dari Kantor Dinas Perdagangan dan BKAD

by Malang Today
October 2, 2026

KPK menyita sejumlah dokumen penting dari kantor Dinas Perdagangan dan BKAD Pemkot Madiun terkait pengusutan kasus dugaan korupsi terbaru.

Potensi Cuan Dan Risiko Mengintai Di Balik Mekanisme Short Selling

Potensi Cuan dan Risiko Mengintai di Balik Mekanisme Short Selling Pasar Modal

by Malang Today
October 2, 2026

Mekanisme short selling resmi dibuka untuk memberikan peluang investasi baru serta meningkatkan likuiditas dan gairah pasar saham Indonesia.

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik Bgn

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik BGN

by BBC Indonesia
October 2, 2026

Kejagung resmi menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan motor listrik BGN yang merugikan keuangan negara.

China Beri Penghargaan Persahabatan Kepada 50 Pakar Asing

China Beri Penghargaan Persahabatan kepada 50 Pakar Asing

by Xinhua News
October 2, 2026

China resmi menganugerahkan Penghargaan Persahabatan kepada 50 pakar asing atas kontribusi besar mereka dalam mendukung pembangunan negeri Tirai Bambu.

Restorasi Rumah Raden Saleh Jadi Simbol Penguatan Diplomasi Budaya Indonesia

Restorasi Rumah Raden Saleh Jadi Simbol Penguatan Diplomasi Budaya Indonesia dan Prancis

by Malang Today
October 2, 2026

Restorasi Rumah Raden Saleh resmi memperkuat diplomasi budaya Indonesia dan Prancis sekaligus melestarikan warisan sejarah bernilai tinggi.

Rangkul Pengusaha Hingga Pengkritik Prabowo Resmi Bentuk Dewan Pertimbangan Presiden

Rangkul Pengusaha hingga Pengkritik, Prabowo Resmi Bentuk Dewan Pertimbangan Presiden

by Malang Today
October 2, 2026

Presiden Prabowo bentuk Dewan Pertimbangan Presiden yang diisi mantan menteri, konglomerat, hingga pengkritik demi memperkuat pemerintahan.

Rekam Jejak Syahganda Nainggolan Pimpin Bakom Ri

Rekam Jejak Syahganda Nainggolan Pimpin Bakom RI

by Malang Today
October 2, 2026

Pelajari rekam jejak Syahganda Nainggolan yang resmi dilantik menjadi nakhoda baru Bakom RI untuk memperkuat strategi komunikasi publik.

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

6412
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.