Modernisasi Pertanian Kota Batu: Grand Design Smart Integrated Farming Giripurno Resmi Rampung
Pemerintah Kota Batu kini memiliki peta jalan (roadmap) strategis untuk mentransformasi sektor pertanian tradisional menuju sistem yang lebih modern dan efisien. Dokumen Grand Design Smart Integrated Farming (SIF) Giripurno telah resmi diselesaikan dan diterima oleh Pemkot Batu sebagai acuan utama pengembangan pertanian berbasis teknologi di wilayah tersebut.
Penyusunan dokumen komprehensif ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara Pemerintah Kota Batu dengan tim ahli dari Universitas Brawijaya. Hasil akhir kajian tersebut dipaparkan dalam forum Focus Group Discussion yang berlangsung di Rupatama, Balai Kota Among Tani, baru-baru ini.
Investasi Jangka Panjang untuk Ketahanan Pangan
Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa SIF Giripurno bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang yang krusial untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian di tengah tantangan zaman. Menurutnya, konsep yang telah dirancang akan menjadi fondasi bagi seluruh perangkat daerah untuk bergerak secara kolaboratif.
“SIF ini kita arahkan menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan pertanian Kota Batu. Setelah grand design selesai, kita breakdown menjadi tugas masing-masing perangkat daerah agar pelaksanaannya terintegrasi,” ujar Nurochman.
Ia menambahkan, meski terdapat beberapa penyesuaian minor, esensi dari konsep pertanian cerdas yang dirancang tetap dipertahankan guna memastikan program ini tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan pasar saat ini.
Integrasi Teknologi dan Ekosistem Bisnis
Program SIF Giripurno mengusung konsep integrasi lintas sektor yang komprehensif. Kawasan ini nantinya tidak hanya fokus pada budidaya, tetapi juga mencakup:
- Sektor Utama: Hortikultura, peternakan, dan perikanan.
- Inovasi Teknologi: Implementasi Internet of Things (IoT) untuk pemantauan lahan dan efisiensi produksi.
- Nilai Tambah: Pengembangan agroprocessing dan pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.
- Manajemen Pasar: Produksi yang disesuaikan dengan permintaan pasar untuk menjamin daya serap hasil tani.
Tahapan Implementasi dan Regenerasi Petani
Pemkot Batu telah menyusun jadwal pelaksanaan yang terukur untuk memastikan keberhasilan program ini. Roadmap SIF dimulai dengan penyiapan kelembagaan dan fase uji coba pada tahun 2026. Selanjutnya, pada tahun 2027, fokus akan dialihkan pada pembangunan infrastruktur fisik serta penguatan kelembagaan pendukung.
Tahapan akhir dari program ini adalah pencapaian operasional yang stabil serta pengembangan ekosistem bisnis pertanian yang mandiri. Dalam prosesnya, Pemkot Batu tetap menggandeng Universitas Brawijaya untuk memberikan pendampingan lintas bidang.
Langkah ini sekaligus menjadi strategi pemerintah daerah untuk menarik minat generasi muda agar mau terjun ke sektor pertanian. Dengan sentuhan teknologi dan model bisnis yang modern, sektor pertanian di Kota Batu diharapkan mampu menjadi sektor yang prestisius, inovatif, dan menjanjikan bagi masa depan ekonomi daerah.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post