Akselerasi Ekspansi, DRMA Bertransisi Jadi Mitra Manufaktur Otomotif Global
Emiten komponen otomotif terkemuka, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), kian gencar memperkuat ekspansi bisnis internasional guna mengamankan pertumbuhan secara berkelanjutan. Tidak lagi sekadar berpuas diri sebagai pemasok komponen lokal, perseroan kini secara agresif mentransformasi posisinya menjadi mitra manufaktur global (*global manufacturing partner*) terintegrasi bagi industri otomotif skala dunia.
Komitmen strategi tersebut ditegaskan emiten berkode saham DRMA saat berpartisipasi dalam ajang Automechanika—pameran perdagangan internasional bergengsi untuk industri suku cadang, komponen, dan *aftermarket* asal Jerman yang baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Ajang ini dimanfaatkan perseroan untuk memperluas jaring kolaborasi *business-to-business* (B2B) serta menjaring potensi kerja sama strategis dengan pemain manufaktur global.
Direktur DRMA, Darmawan Widjaja, menjelaskan bahwa kehadiran perseroan dalam pameran internasional ini merupakan bagian dari agenda besar untuk mendorong penetrasi pasar yang lebih luas. “DRMA akan memanfaatkan ajang Automechanika yang mengumpulkan pelaku bisnis B2B internasional ini untuk menjalin kerja sama dengan mitra strategis baru,” ujar Darmawan.
Kuasai Segmen Konvensional dan Ekosistem Kendaraan Listrik
Sebagai bagian dari transformasi bisnisnya, DRMA kini terus memoles kapabilitas produksi terintegrasi. Lingkup manufaktur perseroan melingkupi riset dan pengembangan (*R&D*) komponen, penguasaan teknologi terapan, hingga solusi elektrifikasi. Langkah ini disiapkan untuk merespons transisi masif industri otomotif global yang tengah bergerak menuju era kendaraan berbasis baterai (*electric vehicle*/EV).
Dalam pameran Automechanika, perseroan memamerkan jajaran produk unggulan dari seluruh unit bisnis dan anak usahanya. Portofolio tersebut mencakup komponen presisi untuk kendaraan roda dua (2W), kendaraan roda empat (4W), hingga jajaran komponen khusus EV beserta ekosistem pendukungnya.
Meski gencar menyiapkan infrastruktur EV, perseroan tetap menjaga keseimbangan pasokan pada segmen kendaraan bermesin pembakaran internal (*internal combustion engine*/ICE). Dwi-strategi ini diterapkan agar DRMA tetap relevan dan fleksibel dalam menjawab kebutuhan pasar yang dinamis di tengah era transisi energi.
Gandeng Minth Group untuk Dongkrak Pendapatan Perseroan
Penguatan posisi sebagai mitra manufaktur global direalisasikan melalui kemitraan strategis bersama pemain-pemain utama rantai pasok dunia. Salah satu langkah konkret teranyar DRMA adalah menjalin kolaborasi dengan Minth Group, raksasa manufaktur komponen otomotif bertaraf internasional.
Kemitraan dengan produsen global ini diharapkan mampu membuka potensi ceruk pasar baru, memperkuat posisi perseroan dalam rantai pasok (*supply chain*) global, sekaligus memperbesar skala produksi. Ujung dari ekspansi ini dijagokan mampu memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan perseroan.
“Strategi kolaborasi dengan mitra global ini tentu saja dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan perseroan secara berkelanjutan,” pungkas Darmawan.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post