Menghidupkan Dongeng Klasik Lewat Estetika Modern di Runway Milan
Masa lalu tidak pernah benar-benar pergi; ia hanya menunggu tangan yang tepat untuk merajutnya kembali menjadi sebuah mahakarya baru. Di panggung bergengsi Milan Fashion Week, rumah mode Anteprima berhasil membuktikan bahwa nostalgia dapat bertransformasi menjadi sesuatu yang sangat relevan bagi perempuan modern. Sang desainer, Izumi Ogino, mempersembahkan koleksi busana wanita untuk musim semi/panas (Spring/Summer) yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga membangkitkan kembali keintiman indra peraba melalui eksplorasi material yang kaya, detail presisi, dan keanggunan kriya tangan yang memikat.
Menariknya, narasi mode kali ini ditarik dari sepasang sepatu yang dirancang Ogino sekitar dua dekade lalu. Dengan visi artistik yang matang, ia menghubungkan arsip masa lalu dengan dinamika dunia hari ini demi menciptakan busana yang tak lekang oleh waktu (timeless). Keindahan masa lalu tersebut kemudian berpadu manis dengan imajinasi magis yang terinspirasi dari kisah klasik karya Lewis Carroll, Alice in Wonderland.
Siluet Maskulin yang Bertemu Kelembutan Romantis
Di atas runway yang disulap layaknya taman imajiner yang penuh keajaiban, Anteprima menyajikan kontras visual yang begitu menawan. Kebebasan berekspresi terpancar dari potongan bervolume longgar yang mengadopsi gaya maskulin (boyish). Siluet kotak berskala besar (oversized boxy) berpadu harmonis dengan material transparan yang melayang ringan saat model melangkah.
Desain bersiluet trapesium (trapeze) tampak berdialog anggun dengan teknik draping yang mengalir dinamis serta gaun berpotongan lurus (columnar forms). Sentuhan feminin dihadirkan lewat detail renda, teknik rajut pointelle, aksen ruffles, sulaman tipis, hingga volume busana yang menyerupai kelopak bunga. Motif kelopak mawar (Rose Petal) pun muncul sebagai salah satu simbol puitis yang mendominasi koleksi musim ini.
Inovasi Tekstil: Jembatan Tradisi dan Teknologi
Kekuatan koleksi ini tidak hanya terletak pada keindahan visual, melainkan juga pada inovasi materialnya. Izumi Ogino mengeksplorasi benang khusus yang memadukan katun, viskose, dan nilon lebur (fusible nylon) untuk menciptakan struktur busana yang kokoh namun tetap mempertahankan kelembutan serta kenyamanan saat dikenakan.
Terobosan paling mencolok terlihat pada penggunaan renda pointelle yang diproses melalui teknik laminasi termal (thermo-laminated). Teknik modern ini memberikan lapisan khusus yang canggih di atas renda murni, melahirkan dimensi tekstur baru yang belum pernah ada sebelumnya tanpa kehilangan keanggunan alaminya.
Palet Warna Alam dan Aksesori yang Penuh Cerita
Warna-warna yang dihadirkan dalam koleksi ini seolah membawa kita berjalan-jalan di taman musim semi yang teduh. Palet warna didominasi oleh nuansa lembut seperti biru langit, merah muda pucat, hijau mint, krem latte, krem hangat, dan hijau zaitun. Kelembutan tersebut kemudian diberi kejutan visual lewat aksen warna yang berani seperti merah bata, kuning cerah, dan biru turkuis.
Keindahan detail ini juga menjalar hingga ke lini aksesori. Tas ikonik mereka, Wirebag, tampil manis dengan hiasan ruffles yang feminin. Sementara itu, motif floral diaplikasikan secara nyata lewat rajutan mawar buatan tangan (crochet) yang menghiasi seri Signature 045. Sebagai penyempurna narasi dongeng taman ajaib ini, gantungan tas (charms) berbentuk serangga kecil dan peralatan berkebun turut disematkan, memberikan sentuhan akhir yang jenaka sekaligus artistik.
Ekspansi Global dari Asia untuk Dunia
Di balik kelembutan estetika yang ditawarkan di atas panggung mode, Anteprima juga menunjukkan taringnya di industri bisnis fashion global. Setelah sukses memperkuat pasarnya di Jepang, label ini terus melebarkan sayapnya secara agresif ke berbagai pusat mode di Asia dengan membuka butik baru di Thailand dan Shanghai. Langkah strategis ini menjadi awal dari ambisi besar Izumi Ogino untuk membawa keanggunan desainnya menjangkau pasar yang lebih luas, mulai dari Taipei hingga kota-kota besar dunia lainnya.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post