Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Dampak El Nino Memburuk, Bali Alami Kekeringan Ekstrem Tanpa Hujan Selama 123 Hari/Peringati 2 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Gelar Doa Bersama Keluarga Korban di Malang/Rekomendasi Saham Hari Ini: Meneropong Potensi Cuan EMAS, UNTR, dan SRSN/Sengkarut Kopdes Merah Putih: Manajer Terlempar Luar Pulau, Gaji Minim, dan Jeratan Hukum Remang-Remang/Qatar Terus Mediasi AS-Iran untuk Jembatani Perbedaan/ASOS Tunjuk Kepala Divisi Pria, Luncurkan Kampanye Musim Gugur, dan Siapkan Majalah Mode/Aksi Ugal-ugalan Bermain Jet Ski di Tengah Lokasi Banjir Berakhir di Sel Tahanan/Meredam Polemik dan Esalasi Dampak Lingkungan Pusat Data Global/Pemkot Malang Kejar Pengisian Posisi Lurah dan Camat Kosong Demi Pelayanan Publik/Ekspansi Raksasa Tekstil Fujian Pacu Geliat Industri Baru di Kendal/Roger Lynch Mundur dari Jabatan CEO Condé Nast Raksasa Media Fashion Global/Panggung Paris Fashion Week Bergoyang Antara Gelora Tren dan Tensi Industri/BPOM Sita Impor Ilegal Asal China, AS, dan Australia Senilai Rp25 Miliar/Seksi Tol Probowangi Gending-Paiton Siap Beroperasi, Lanjutan hingga Besuki Menanti Kepastian Kementerian PU/Kuasai 90 Persen Aset Jaringan TLKM Rp 85,7 Triliun, InfraNexia Resmi Ambil Alih Pengelolaan/
Dampak El Nino Memburuk, Bali Alami Kekeringan Ekstrem Tanpa Hujan Selama 123 Hari/Peringati 2 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Gelar Doa Bersama Keluarga Korban di Malang/Rekomendasi Saham Hari Ini: Meneropong Potensi Cuan EMAS, UNTR, dan SRSN/Sengkarut Kopdes Merah Putih: Manajer Terlempar Luar Pulau, Gaji Minim, dan Jeratan Hukum Remang-Remang/Qatar Terus Mediasi AS-Iran untuk Jembatani Perbedaan/ASOS Tunjuk Kepala Divisi Pria, Luncurkan Kampanye Musim Gugur, dan Siapkan Majalah Mode/Aksi Ugal-ugalan Bermain Jet Ski di Tengah Lokasi Banjir Berakhir di Sel Tahanan/Meredam Polemik dan Esalasi Dampak Lingkungan Pusat Data Global/Pemkot Malang Kejar Pengisian Posisi Lurah dan Camat Kosong Demi Pelayanan Publik/Ekspansi Raksasa Tekstil Fujian Pacu Geliat Industri Baru di Kendal/Roger Lynch Mundur dari Jabatan CEO Condé Nast Raksasa Media Fashion Global/Panggung Paris Fashion Week Bergoyang Antara Gelora Tren dan Tensi Industri/BPOM Sita Impor Ilegal Asal China, AS, dan Australia Senilai Rp25 Miliar/Seksi Tol Probowangi Gending-Paiton Siap Beroperasi, Lanjutan hingga Besuki Menanti Kepastian Kementerian PU/Kuasai 90 Persen Aset Jaringan TLKM Rp 85,7 Triliun, InfraNexia Resmi Ambil Alih Pengelolaan/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Dua Petani Lansia Jambi Jadi Tersangka Karhutla, Penegakan Hukum dan Tanggung Jawab Korporasi Dipertanyakan

by BBC Indonesia
September 30, 2026
Dua Petani Lansia Jambi Jadi Tersangka Karhutla Penegakan Hukum Dan

Dua Petani Lansia Jambi Jadi Tersangka Karhutla Penegakan Hukum Dan

Promo Hujan Bonus Fiberzone #Internetcepatindonesia

JAMBI — penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi kembali memicu sorotan publik. Dua orang petani lansia berinisial T (63) dan AK (65) ditetapkan sebagai tersangka oleh tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan atas dugaan perambahan dan keterlibatan kebakaran di kawasan lindung PT Rimba Hutani Mas (RHM), Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kasus ini mencuri perhatian nasional setelah pejabat BNPB menguraikan adanya dugaan pelaku pembakaran lahan yang diberi upah Rp500.000 dalam rapat bersama Presiden Prabowo Subianto. Foto T turut ditayangkan dalam pemaparan tersebut. Namun, pihak keluarga dan tim kuasa hukum membantah keras tuduhan tersebut dan menilai ada penanganan hukum yang timpang.

Kronologi Kebakaran dan Pengakuan Tersangka

Tersangka T dan AK ditangkap pada awal September lalu bersama seorang anak di bawah umur yang kemudian dibebaskan. Berdasarkan keterangan T, insiden kebakaran tersebut murni kelalaian tanpa ada unsur kesengajaan apalagi menerima imbalan uang.

Peristiwa bermula saat T sedang membersihkan lahan yang dibelinya untuk ditanami cabai. Usai memasak nasi menggunakan tungku kayu, api yang disangka telah padam ternyata masih membara. Di tengah kondisi kemarau panjang dan aliran sungai yang mengering, api menyebar cepat menghanguskan kebun hingga pondok milik mereka. T bahkan sempat menggendong AK—yang mengidap stroke dan penyakit jantung—untuk menyelamatkan diri dari kobaran api.

Keluarga menjelaskan bahwa kedua lansia tersebut merupakan korban penipuan oknum jual beli tanah. Mereka membeli lahan seluas dua hektare melalui kuitansi tanpa mengetahui bahwa area tersebut masuk dalam kawasan lindung perusahaan PT RHM.

Penyidik Tak Temukan Bukti Pelaku Dibayar

Tudingan bahwa T menerima uang Rp500.000 untuk membakar lahan langsung dibantah oleh pihak keluarga. Anak T, Dafit Taurus Sandi, menyatakan narasi tersebut sangat merugikan nama baik keluarganya dan meminta aparat meluruskan informasi yang terlanjur disampaikan kepada Presiden.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan oleh Balai Gakkum Kehutanan Wilayah II Sumatera, penyidik mengamankan barang bukti berupa tungku, alat masak, serta peralatan pertanian. Pihak Gakkum sejauh ini menyatakan tidak menemukan indikasi atau bukti bahwa tersangka menerima bayaran untuk membakar lahan.

Kebakaran di area lindung tersebut diperkirakan menghanguskan lahan seluas 10,3 hektare. T dijerat dengan undang-undang kehutanan atas perambahan dan karhutla, sementara AK yang kondisinya fisik terus menurun dikenakan pasal penguasaan kawasan hutan tanpa izin.

Sorotan Ketimpangan Penegakan Hukum

Penetapan tersangka terhadap petani kecil ini menuai kritik tajam dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi. Walhi menilai aparat penegak hukum cenderung tajam ke bawah namun tumpul ke atas dalam menangani kejahatan lingkungan.

Berdasarkan analisis citra satelit yang dilakukan Walhi Jambi sepanjang tahun ini, total luas karhutla di Jambi telah mencapai 12.317 hektare. Dari luas tersebut, sekitar 5.488 hektare berada di dalam 11 kawasan konsesi korporasi, termasuk PT RHM dan PT Restorasi Ekosistem Konservasi Indonesia (REKI).

Meski belasan masyarakat sipil telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian dan Gakkum, hingga saat ini belum ada satu pun korporasi yang dimintai pertanggungjawaban pidana atas kebakaran di area konsesi mereka. Kepolisian Daerah Jambi menyatakan masih melakukan penyelidikan terhadap tiga perusahaan.

Eksploitasi Gambut dan Krisis Ekologis Berulang

Walhi Jambi menegaskan bahwa maraknya karhutla di Jambi bukan semata-mata pemicu faktor cuaca, melainkan buah dari krisis ekologis akibat praktik eksploitasi lahan gambut secara masif selama puluhan tahun.

Pemberian izin konsesi perkebunan dan kehutanan skala besar telah merusak tata air alami gambut melalui pembuatan kanal drainase. Gambut yang mengering menjadi sangat rapuh dan mudah terbakar saat musim kemarau. Berulangnya titik api di lokasi konsesi perusahaan yang sama mengindikasikan lemahnya manajemen pencegahan, pengawasan, serta pemulihan lingkungan oleh pemegang izin usaha.

logo BBC Indonesia
BBC Indonesia

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)

Related Posts

Dampak El Nino Memburuk Bali Alami Kekeringan Ekstrem Tanpa Hujan

Dampak El Nino Memburuk, Bali Alami Kekeringan Ekstrem Tanpa Hujan Selama 123 Hari

by Malang Today
October 1, 2026

Bali mengalami kekeringan ekstrem tanpa hujan selama 123 hari akibat El Nino yang memperpanjang musim kemarau di berbagai wilayahnya.

Rekomendasi Saham Hari Ini Meneropong Potensi Cuan Emas Untr Dan

Rekomendasi Saham Hari Ini: Meneropong Potensi Cuan EMAS, UNTR, dan SRSN

by Malang Today
October 1, 2026

Cek rekomendasi saham hari ini 1 Oktober 2026 untuk potensi cuan maksimal. Analisis teknikal saham EMAS, UNTR, dan SRSN siap...

Sengkarut Kopdes Merah Putih Manajer Terlempar Luar Pulau Gaji Minim

Sengkarut Kopdes Merah Putih: Manajer Terlempar Luar Pulau, Gaji Minim, dan Jeratan Hukum Remang-Remang

by BBC Indonesia
October 1, 2026

Penempatan manajer Kopdes Merah Putih picu polemik akibat mutasi antar pulau gaji minim serta ketiadaan kerangka hukum jelas yang menaungi.

Qatar Terus Mediasi As Iran Untuk Jembatani Perbedaan

Qatar Terus Mediasi AS-Iran untuk Jembatani Perbedaan

by Xinhua News
October 1, 2026

Qatar terus jalin komunikasi intensif demi menjembatani perbedaan antara AS dan Iran guna menjaga stabilitas diplomasi di kawasan Timur Tengah.

Asos Tunjuk Kepala Divisi Pria Luncurkan Kampanye Musim Gugur Dan

ASOS Tunjuk Kepala Divisi Pria, Luncurkan Kampanye Musim Gugur, dan Siapkan Majalah Mode

by Malang Today
October 1, 2026

ASOS tunjuk kepala busana pria baru, rilis kampanye tren musim gugur, dan siap hadirkan kembali majalah ikoniknya untuk para pecinta...

Aksi Ugal Ugalan Bermain Jet Ski Di Tengah Lokasi Banjir Berakhir

Aksi Ugal-ugalan Bermain Jet Ski di Tengah Lokasi Banjir Berakhir di Sel Tahanan

by Malang Today
October 1, 2026

Niat hati mencari hiburan dengan bermain jet ski di lokasi banjir, aksi seorang pria justru berujung ditangkap polisi dan terancam...

Meredam Polemik Dan Esalasi Dampak Lingkungan Pusat Data Global

Meredam Polemik dan Esalasi Dampak Lingkungan Pusat Data Global

by Malang Today
October 1, 2026

Pelajari fakta di balik debat pusat data dan solusi pendinginan ramah lingkungan untuk menyeimbangkan kebutuhan AI serta keberlanjutan energi.

Ekspansi Raksasa Tekstil Fujian Pacu Geliat Industri Baru Di Kendal

Ekspansi Raksasa Tekstil Fujian Pacu Geliat Industri Baru di Kendal

by Xinhua News
October 1, 2026

Investasi tekstil asal Fujian resmi merambah Kendal dan memperkuat industri manufaktur Jawa melalui penyerapan ribuan tenaga kerja lokal.

Roger Lynch Mundur Dari Jabatan Ceo Conde Nast Raksasa Media

Roger Lynch Mundur dari Jabatan CEO Condé Nast Raksasa Media Fashion Global

by Malang Today
October 1, 2026

Roger Lynch resmi mengundurkan diri dari jabatan CEO Condé Nast dan memicu era baru dalam dinamika kepemimpinan industri media fashion...

Panggung Paris Fashion Week Bergoyang Antara Gelora Tren Dan Tensi

Panggung Paris Fashion Week Bergoyang Antara Gelora Tren dan Tensi Industri

by Malang Today
October 1, 2026

Paris Fashion Week hadir memukau di tengah euforia busana megah dan tensi industri. Simak ulasan tren serta dinamika panggung mode...

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 5901
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.