JAKARTA — Hubungan diplomatik dan kebudayaan antara Indonesia dan Rusia terus diperkuat melalui sektor pendidikan tinggi. Komitmen ini ditandai dengan peluncuran resmi Batch 3 Program Kolaborasi Internasional antara Universitas Krisnadwiapana (UNKRIS) dan Ural State Pedagogical University (USPU) Rusia yang digelar di Kampus UNKRIS, Jatiwaringin, Jakarta Timur.
Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov. Inisiatif lintas negara ini menjadi wujud nyata keberlanjutan kemitraan strategis kedua institusi akademis yang telah dirintis sejak tahun 2023 lalu.
Pendidikan dan Bahasa Sebagai Jembatan Diplomasi
Dalam sambutannya, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menegaskan bahwa sektor pendidikan memiliki peran sentral sebagai sarana paling efektif untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun pemahaman kebudayaan antar kedua bangsa.
“Pendidikan adalah jembatan terbaik untuk saling mengenal dan menghargai. Agenda ini menjadi kesempatan berharga untuk menunjukkan bahwa Rusia memiliki kekayaan budaya yang sangat indah,” ujar Sergei Tolchenov.
Ia juga menambahkan bahwa pemahaman bahasa menjadi elemen kunci dalam memperkokoh hubungan bilateral. Melalui pembelajaran bahasa dan pertukaran budaya, masyarakat dari kedua negara diharapkan dapat membangun rasa persahabatan yang lebih solid dan saling memahami secara mendalam.
Tiga Pilar Utama Kolaborasi Strategis
Mengusung tema Enhancing Global Partnership Between UNKRIS and USPU Russia Through Innovative Education, Collaborative Research, and Community Empowerment, pelaksanaan program gelombang ketiga ini memfokuskan kerja sama pada tiga pilar utama, yaitu pengembangan pendidikan inovatif, pelaksanaan riset bersama (joint research), serta pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berbasis riset.
Rektor UNKRIS, Ali Johardi, menyambut baik keberlanjutan program ini dan menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan penuh dari Kedutaan Besar Rusia. Pihaknya berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan kerja sama akademik guna meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional.
“Kerja sama ini akan terus kami tingkatkan di masa depan. Batch 3 adalah langkah maju untuk memperluas cakupan, menambah jumlah mahasiswa dan dosen yang terlibat, serta memperdalam riset kolaboratif yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tegas Ali Johardi.
Penguatan Akademik dan Pertukaran Budaya
Pandangan senada disampaikan oleh perwakilan delegasi USPU Rusia, Daria Starkova. Ia menilai momentum keberlanjutan program ini sangat krusial dalam memperkuat fondasi akademik serta hubungan kemitraan antarnegara yang berkesinambungan.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat membangun pemahaman lintas budaya, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi kedua bangsa,” kata Daria Starkova.
Rangkaian acara pembukaan program kolaborasi internasional ini diakhiri dengan pertunjukan seni budaya. Kelompok paduan suara yang terdiri dari para siswa asal Rusia tampil membawakan sejumlah lagu tradisional khas Rusia, mempertegas semangat pertukaran budaya yang menjadi ruh utama dari kerja sama ini.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post