MALANG TODAY – Kisah luar biasa datang dari dua perempuan kelahiran India, Meena Geltink (43) dan Minal Tijssen (44). Setelah puluhan tahun terpisah dan diadopsi oleh dua keluarga berbeda di Belanda, hasil tes DNA akhirnya mengonfirmasi bahwa mereka adalah saudara kandung biologis yang memiliki ayah dan ibu yang sama.
Keduanya diadopsi dari dua panti asuhan terpisah di Mumbai, India, pada awal 1980-an ketika masih berusia beberapa bulan. Meski tumbuh di lingkungan yang tidak jauh berbeda di Belanda, perjalanan hidup membawa mereka pada sebuah ikatan misterius yang baru terkuak secara pasti puluhan tahun kemudian.
Pertemuan Pertama yang Penuh Kemiripan
Pertemuan pertama Meena dan Minal terjadi saat mereka masih berusia belasan tahun dalam sebuah acara kumpul keluarga adopsi. Sejak pandangan pertama, teman-teman sebaya mereka menyadari adanya kemiripan fisik yang sangat mencolok di antara keduanya.
“Mereka meminta kami melihat ke cermin. Saya terkejut melihat bentuk hidung dan gaya tertawa kami yang sangat identik,” kenang Meena. Hubungan manis tersebut berlanjut menjadi persahabatan erat lewat surat-menyurat selama bertahun-tahun. Uniknya, tanpa mengetahui adanya hubungan darah, mereka sudah saling menyapa dengan sebutan “saudari”.
Namun, seiring berjalannya waktu, komunikasi mereka sempat terputus sekitar 15 tahun lalu. Meena disibukkan dengan peran barunya sebagai ibu di Belanda, sementara Minal memutuskan untuk pindah dan menetap di Prancis.
Hasil Tes DNA Ungkap Kebenaran
Pencarian kebenaran asal-usul ini memuncak ketika Minal menjalani tes DNA saat berkunjung ke Belanda pada April lalu. Hasil analisis genetik menunjukkan tingkat kecocokan 100 persen, yang menandakan bahwa Meena adalah saudara kandung biologisnya.
Minal kemudian menghubungi Meena melalui media sosial untuk menyampaikan kabar mengejutkan tersebut. “Rasanya seperti mendapat suntikan adrenalin. Saya menangis bahagia. Hasil tes ini membuktikan bahwa intuisi kami selama ini memang benar,” ujar Meena.
Pertemuan emosional sebagai saudara kandung resmi akhirnya terjadi di sebuah taman pada Agustus lalu. Tangis haru dan pelukan bahagia mewarnai momen reintegrasi keluarga yang telah terpisah sejak bayi tersebut.
Menebus Waktu yang Hilang dan Rencana ke India
Kini, kedua bersaudara tersebut rutin berkomunikasi hampir setiap dua hari sekali. Keluarga besar mereka juga telah saling bertemu dan mengamati berbagai kemiripan gestur tubuh serta kebiasaan yang dimiliki Meena dan Minal.
Meskipun sempat gagal mendapatkan data orang tua biologis saat mengunjungi panti asuhan di Mumbai pada 2003 lalu, Meena kini merasa hidupnya telah utuh. Ke depan, mereka merencanakan perjalanan bersama ke India untuk menelusuri kembali kenangan di tanah kelahiran mereka.
“Kami ingin pergi ke India bersama dan berjalan di sepanjang jalanan Mumbai. Kini fokus kami adalah menebus waktu yang sempat hilang dan saling mendukung satu sama lain,” tutup Meena.

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)











Discussion about this post