Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Lapisan Es Pegunungan Swiss Menyusut Drastis, Ancam Ekosistem Global/China Salurkan Bantuan Medis untuk Palestina Melalui Yordania/Dari Skolkovo Rusia, UI Serukan Kolaborasi Global Bangun Kualitas Manusia/Keragaman Kreatif dan Keberlanjutan Identitas Gelaran ModaLisboa Tegaskan Arah Baru Industri Fesyen Dunia/Kurangi Ketergantungan Impor, Indonesia Resmi Pengoperasikan Pabrik LPG Baru di Jawa Barat/Momen Hangat KSAD Maruli Simanjuntak Berjabat Tangan dengan Wapres Terpilih Gibran Rakabuming Raka/Menyelami Kedalaman Rasa Bersalah Lewat Remorse Debut Emosional Chromablur Di Skena Musik/Amankan Pasokan Air Malang Raya, Perawatan Besar Waduk Sutami Resmi Dimulai/Bos Perangkat Amazon Panos Panay Ungkap Pentingnya Kegagalan dan Bangkit Kembali dalam Inovasi Teknologi/KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta/Karhutla Kian Parah Puluhan Ribu Hektare Lahan di Papua Hangus Terbakar dan Warga Terancam Krisis Air Clean/Menjelajah Pusat Kerja Sama AI China-ASEAN di Nanning/Jelang Pemilu Sela AS, Donald Trump Tuding Houthi Sengaja Kerek Harga Minyak Dunia/Sudut Pandang Galeries Lafayette: Menguliti Keanggunan Celine, Emosi Saint Laurent, dan Kejelasan Prada di Fashion Week/Nestlé Indonesia Resmi Ekspor Minuman Kopi ke Australia dengan Komitmen Rp10 Triliun/
Lapisan Es Pegunungan Swiss Menyusut Drastis, Ancam Ekosistem Global/China Salurkan Bantuan Medis untuk Palestina Melalui Yordania/Dari Skolkovo Rusia, UI Serukan Kolaborasi Global Bangun Kualitas Manusia/Keragaman Kreatif dan Keberlanjutan Identitas Gelaran ModaLisboa Tegaskan Arah Baru Industri Fesyen Dunia/Kurangi Ketergantungan Impor, Indonesia Resmi Pengoperasikan Pabrik LPG Baru di Jawa Barat/Momen Hangat KSAD Maruli Simanjuntak Berjabat Tangan dengan Wapres Terpilih Gibran Rakabuming Raka/Menyelami Kedalaman Rasa Bersalah Lewat Remorse Debut Emosional Chromablur Di Skena Musik/Amankan Pasokan Air Malang Raya, Perawatan Besar Waduk Sutami Resmi Dimulai/Bos Perangkat Amazon Panos Panay Ungkap Pentingnya Kegagalan dan Bangkit Kembali dalam Inovasi Teknologi/KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta/Karhutla Kian Parah Puluhan Ribu Hektare Lahan di Papua Hangus Terbakar dan Warga Terancam Krisis Air Clean/Menjelajah Pusat Kerja Sama AI China-ASEAN di Nanning/Jelang Pemilu Sela AS, Donald Trump Tuding Houthi Sengaja Kerek Harga Minyak Dunia/Sudut Pandang Galeries Lafayette: Menguliti Keanggunan Celine, Emosi Saint Laurent, dan Kejelasan Prada di Fashion Week/Nestlé Indonesia Resmi Ekspor Minuman Kopi ke Australia dengan Komitmen Rp10 Triliun/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Karhutla Kian Parah Puluhan Ribu Hektare Lahan di Papua Hangus Terbakar dan Warga Terancam Krisis Air Clean

by BBC Indonesia
October 16, 2026
Karhutla Kian Parah Puluhan Ribu Hektare Lahan Di Papua Hangus

Karhutla Kian Parah Puluhan Ribu Hektare Lahan Di Papua Hangus

Promo Hujan Bonus Fiberzone #Internetcepatindonesia

MALANG TODAY – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat melanda sejumlah wilayah di Tanah Papua sepanjang tahun 2026. Provinsi Papua Selatan kini menjadi episentrum utama penyebaran titik api, yang diduga kuat terpacu oleh masifnya pembukaan lahan skala besar untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) serta kawasan konsesi perkebunan.

Dampak karhutla ini memicu krisis udara bersih yang parah. Selama berbulan-bulan, kabut asap pekat tidak hanya melumpuhkan aktivitas harian warga, tetapi juga memicu lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), mengganggu penerbangan di sejumlah bandara vital, hingga menghentikan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Sebaran asap terpantau terus meluas mengikuti pergerakan angin. Wilayah terdampak meliputi Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat, Papua Barat Daya, Maluku, Maluku Utara, hingga wilayah Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Utara.

Warga Merauke Keluhkan Krisis Air dan Kesehatan

Kondisi paling memprihatinkan dirasakan oleh warga di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Yonas, warga Distrik Ilwayab, mengungkapkan bahwa kabut asap pekat membuat warga mulai terserang batuk-batuk dan sesak nafas. Situasi kian memburuk akibat krisis air bersih yang memaksa warga menempuh perjalanan hingga delapan kilometer hanya untuk mendapatkan air pasokan harian.

“Asap masih tebal, banyak yang mulai batuk karena polusi. Air bersih juga sudah sangat susah didapat. Tahun ini masyarakat betul-betul setengah mati,” ujar Yonas saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).

Kondisi serupa dialami Vincen, warga Distrik Jagebob. Menurutnya, jarak pandang di wilayahnya terdistorsi hingga menyisakan sekitar 200 meter saja. Degradasi lingkungan dan pembukaan hutan masif dinilai membuat lonjakan suhu udara terasa kian ekstrem, bahkan di malam hari.

“Dulu meski musim kering, udara malam masih sejuk karena hutan rimbun. Sekarang hutan sudah tidak ada, suhu panas malam hari sangat menyiksa. Kebun pisang, karet, dan sagu milik kami juga ikut terbakar saat api meluas,” tutur Vincen.

Pembelajaran Jarak Jauh dan Lumpuhnya Penerbangan

Memburuknya Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) memaksa Dinas Pendidikan di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Manokwari dan Mimika, menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa PAUD hingga SMA/SMK guna meminimalisasi paparan polusi udara pada anak-anak.

Fasilitas kesehatan setempat catat adanya lonjakan signifikan pada pasien gangguan pernapasan. Dokter Joice Loisia Salossa dari Puskesmas Sowi IV Manokwari menyebutkan, pihak Puskesmas telah menangani setidaknya 231 pasien ISPA sejak kurun waktu Agustus hingga Oktober, angka tertinggi yang pernah tercatat pascapandemi COVID-19.

Tak hanya sektor pendidikan dan kesehatan, sektor transportasi udara juga mengalami kelumpuhan. Di Bandara Rendani Manokwari dan Bandara Internasional Dortheys Hiyo Eluay Sentani Jayapura, belasan jadwal penerbangan terpaksa dibatalkan dan ditunda karena jarak pandang yang jauh di bawah standar keselamatan penerbangan.

Indikasi Titik Api di Area Konsesi dan PSN

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, indikasi luas karhutla di wilayah Papua sepanjang 2026 melampaui angka 30.000 hektare, dengan Papua Selatan menyumbang area terdampak paling luas yakni mencapai 25.838,53 hektare. Angka tersebut melonjak hingga tiga kali lipat jika dibandingkan periode tahun 2025.

Pantauan Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) mencatat ada sebanyak 8.324 titik panas (hotspot) di Papua sejak Januari hingga Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, ribuan titik api terdeteksi berada di dalam kawasan proyek pangan nasional (food estate), kawasan perkebunan tebu (energy estate), serta area konsesi kelapa sawit dan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan.

Franky Samperante dari Yayasan Pusaka Bentala Rakyat menegaskan, kebakaran yang terjadi tahun ini menunjukkan pola sistematis dari aktivitas pengolahan lahan.

“Kami menemukan sisa vegetasi dan kayu dari hasil pembukaan lahan ditumpuk dalam petak-petak tertentu sebelum dibakar, dan pola kebakaran mengikuti lokasi tumpukan tersebut. Korporasi dan pihak terkait harus bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan ini,” tegas Franky.

Langkah Pemadaman dan Tanggap Darurat

Merespons krisis ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Selatan menyatakan status Tanggap Darurat Bencana Karhutla telah ditetapkan di Kabupaten Boven Digoel dari tanggal 8 hingga 21 Oktober. Namun, proses pemadaman darat masih menemui kendala berat akibat keterbatasan akses geografis ke distrik-distrik terisolasi.

Pemerintah Daerah Papua Barat juga memperpanjang status tanggap darurat dan berencana mempercepat operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan untuk meredam titik api serta menyapu kabut asap pekat yang masih menyelimuti wilayah tersebut.

logo BBC Indonesia
BBC Indonesia

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)

Related Posts

Lapisan Es Pegunungan Swiss Menyusut Drastis Ancam Ekosistem Global

Lapisan Es Pegunungan Swiss Menyusut Drastis, Ancam Ekosistem Global

by BBC Indonesia
October 16, 2026

Lapisan es pegunungan Swiss kian menyusut cepat akibat krisis iklim. Pelajari dampak buruk ancaman ini bagi pasokan air hingga ekosistem...

China Salurkan Bantuan Medis Untuk Palestina Melalui Yordania

China Salurkan Bantuan Medis untuk Palestina Melalui Yordania

by Xinhua News
October 16, 2026

China menyalurkan bantuan medis untuk warga Palestina melalui Yordania guna meringankan krisis kemanusiaan dan memperkuat dukungan medis.

Dari Skolkovo Rusia Ui Serukan Kolaborasi Global Bangun Kualitas Manusia

Dari Skolkovo Rusia, UI Serukan Kolaborasi Global Bangun Kualitas Manusia

by Malang Today
October 16, 2026

Simak pesan penting UI dari Skolkovo yang mengajak dunia fokus membesarkan manusia demi masa depan global yang inklusif dan berkelanjutan.

Keragaman Kreatif Dan Keberlanjutan Identitas Gelaran Modalisboa Tegaskan Arah Baru

Keragaman Kreatif dan Keberlanjutan Identitas Gelaran ModaLisboa Tegaskan Arah Baru Industri Fesyen Dunia

by Malang Today
October 16, 2026

Jelajahi keberagaman kreatif, keberlanjutan, dan identitas unik dalam panggung ModaLisboa Lisbon Fashion Week terbaru di sini.

Kurangi Ketergantungan Impor Indonesia Resmi Pengoperasikan Pabrik Lpg Baru Di

Kurangi Ketergantungan Impor, Indonesia Resmi Pengoperasikan Pabrik LPG Baru di Jawa Barat

by Malang Today
October 16, 2026

Indonesia resmi membuka kilang LPG baru di Jawa Barat untuk menekan ketergantungan impor dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Momen Hangat Ksad Maruli Simanjuntak Berjabat Tangan Dengan Wapres Terpilih

Momen Hangat KSAD Maruli Simanjuntak Berjabat Tangan dengan Wapres Terpilih Gibran Rakabuming Raka

by Malang Today
October 16, 2026

Momen hangat KSAD Maruli Simanjuntak berjabat tangan dengan Wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka menyita perhatian publik di Istana Negara.

Kpk Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Di Mapolresta

KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta

by Malang Today
October 16, 2026

KPK memeriksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten terkait dugaan kasus korupsi. Simak informasi selengkapnya di sini.

Menjelajah Pusat Kerja Sama Ai China Asean Di Nanning

Menjelajah Pusat Kerja Sama AI China-ASEAN di Nanning

by Xinhua News
October 16, 2026

Jelajahi pusat kerja sama penerapan AI China-ASEAN di Nanning yang mendorong inovasi teknologi dan memperkuat kolaborasi digital antarnegara.

Jelang Pemilu Sela As Donald Trump Tuding Houthi Sengaja Kerek

Jelang Pemilu Sela AS, Donald Trump Tuding Houthi Sengaja Kerek Harga Minyak Dunia

by Malang Today
October 16, 2026

Jelang Pemilu Sela AS Donald Trump tuduh kelompok Houthi sengaja memicu kenaikan harga minyak dunia demi mempengaruhi situasi politik.

Sudut Pandang Galeries Lafayette Menguliti Keanggunan Celine Emosi Saint Laurent

Sudut Pandang Galeries Lafayette: Menguliti Keanggunan Celine, Emosi Saint Laurent, dan Kejelasan Prada di Fashion Week

by Malang Today
October 16, 2026

Intip ulasan Victoria Dartigues dari Galeries Lafayette tentang pesona Celine, emosi Saint Laurent, dan kejelasan Prada di Fashion Week.

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 8352
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.