AMBON — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) resmi menggelar Muktamar XIV di Ambon, Maluku, sebagai langkah strategis memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah gerakan ke depan. Mengusung tema nasional “Kontribusi KAMMI untuk Kejayaan Negeri” serta dipadukan dengan kearifan lokal Ambon “Ale Rasa, Beta Rasa”, perhelatan nasional ini menjadi momentum penting dalam menegaskan kembali peran mahasiswa Islam bagi kemajuan bangsa.
Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI, Ahmad Jundi, menegaskan bahwa Muktamar XIV bukan sekadar forum rutin untuk pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, agenda ini merupakan pijakan utama untuk memastikan organisasi tetap relevan dalam menjawab berbagai dinamika dan tantangan zaman yang kian kompleks.
Menjaga Identitas dan Menghadirkan Solusi Nyata
Dalam arahannya, Ahmad Jundi mengingatkan seluruh kader agar terus merawat identitas KAMMI sebagai gerakan mahasiswa Islam yang memegang teguh komitmen keumatan dan kebangsaan. Menurutnya, pemikiran kritis dan gagasan besar yang dimiliki kader tidak akan berarti tanpa adanya aksi konkret di tengah masyarakat.
“Melalui Muktamar XIV ini, kita ingin memastikan bahwa KAMMI terus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa,” tegas Ahmad Jundi dalam keterangan resminya pada Sabtu (31/10/2026).
Ia juga menekankan pentingnya merawat persatuan di internal organisasi. Semangat kebersamaan “Ale Rasa, Beta Rasa”—yang bermakna rasa empati dan persaudaraan mendalam—diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh untuk merajut solidaritas antar-kader dari seluruh penjuru Nusantara.
Dorongan Meningkatkan Kualitas SDM Muda
Perhelatan Muktamar XIV KAMMI ini turut dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. Dalam sambutannya, Menaker soroti transformasi dunia kerja yang bergerak sangat cepat akibat kemajuan teknologi dan perubahan kebutuhan industri. Kondisi tersebut menuntut generasi muda untuk meresponsnya dengan peningkatan kapasitas diri secara berkelanjutan.
Yassierli menilai, tantangan sektor ketenagakerjaan saat ini membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki adaptabilitas tinggi, kompetensi yang relevan, serta karakter moral yang kuat.
“Generasi muda harus mempersiapkan diri dengan kompetensi yang relevan, karakter yang kuat, dan kemampuan beradaptasi. Mahasiswa memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan bangsa, termasuk dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan,” ujar Yassierli.
Pemerintah berharap KAMMI dapat mengambil peran strategis dalam membina serta menyiapkan kader-kader muda yang produktif, berdaya saing tinggi, dan memiliki kepedulian sosial terhadap isu-isu ketenagakerjaan di Indonesia.
Arah Baru Gerakan Mahasiswa
Penyelenggaraan Muktamar XIV di Tanah Ambon ini diharapkan membuahkan keputusan-keputusan strategis, melahirkan kepemimpinan yang progresif, serta mempertegas soliditas organisasi. Forum tertinggi KAMMI ini menegaskan pesan kunci bahwa kontribusi intelektual mahasiswa Muslim tidak boleh terisolasi di dalam ruang-ruang kampus semata.
Melalui perumusan arah gerak yang baru, KAMMI berkomitmen untuk terus terlibat aktif menjawab persoalan konkret masyarakat, memperkokoh persatuan nasional, dan berkontribusi nyata demi mewujudkan kejayaan Indonesia di masa depan.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post