Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan di zona merah setelah terkoreksi 0,8 persen atau melemah 41 poin ke level 5.057 pada penutupan Jumat (30/10/2026). Kendati tekanan jual melanda lantai bursa hingga memicu arus modal keluar (outflow), pemodal asing terpantau masih gencar mengumpulkan saham-saham berbasis ekosistem teknologi dan komoditas tambang.
Berdasarkan data perdagangan pasar modal, investor asing mencatatkan akumulasi jual bersih (net sell) senilai total Rp 140,2 miliar di seluruh pasar. Tekanan paling tajam terjadi di pasar reguler dengan angka net sell mencapai Rp 172,4 miliar. Sebaliknya, pasar negosiasi dan tunai justru mencatatkan aksi beli bersih (net buy) tipis sebesar Rp 32,16 miliar.
GOTO dan Emiten Tambang Jadi Incaran Utama
Di tengah tekanan indeks, saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memimpin daftar perburuan investor asing. Emiten teknologi ini membukukan transaksi beli bersih terbesar mencapai Rp 54,47 miliar. Kepercayaan pemodal asing juga mengalir deras ke sektor pertambangan dan energi yang menguasai jajaran teratas daftar net buy.
Dua emiten tambang mineral dan batu bara, yakni PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI), mengekor ketat di posisi berikutnya. Asing mencatatkan nilai akumulasi beli masing-masing sebesar Rp 40,47 miliar pada saham MDKA dan Rp 40,41 miliar pada saham BUMI.
Daftar 10 Saham dengan Net Buy Asing Terbesar
Pergerakan dana asing yang selektif ini memberikan gambaran fokus akumulasi portofolio global di pasar saham domestik. Berikut adalah 10 saham dengan nilai akumulasi beli bersih asing terbesar pada akhir pekan:
- PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Rp 54,47 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp 40,47 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp 40,41 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII): Rp 39,36 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp 32,92 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 27,00 miliar
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN): Rp 23,96 miliar
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp 21,70 miliar
- PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK): Rp 19,86 miliar
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Rp 16,87 miliar
Pasar Tertekan Mayoritas Saham Melemah
Secara keseluruhan, kondisi pasar saham domestik cenderung bergerak melemah. Data bursa menunjukkan sebanyak 552 saham terperosok di zona merah, sementara hanya 194 saham yang mampu menguat, dan 217 saham lainnya bertahan stagnan.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia sepanjang hari membukukan nilai total transaksi sebesar Rp 11,2 triliun. Kombinasi melemahnya IHSG dan berlanjutnya aksi lepas portofolio secara neto oleh asing memperlihatkan sikap kehati-hatian para pelaku pasar dalam mengantisipasi dinamika sentimen ekonomi mendatang.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post