Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Uni Eropa Siap Rilis Regulasi Ketat Akses Media Sosial untuk Anak Pekan Ini/Uni Eropa Resmi Usulkan Larangan Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun dan Pembatasan Usia 15 Tahun/Disuntik Khosla Rp2,1 Triliun, Mazama Energy Kembangkan Geothermal Batuan Superpanas/Lewat Singel GAS, Mungare Racik Eksplorasi Musik R&B dan Disko yang Energik/Sakitnya Cuma Jadi Tempat Singgah: Makna di Balik ‘Pelarian’ dan Ketangguhan Arek Malang, Keisya Levronka/Treble Raih Pendanaan Rp283 Miliar untuk Kembangkan Platform Simulasi Suara Berbasis AI/Sanksi Tegas Karhutla, Pemerintah Ancam Cabut Izin Perusahaan Pengobar Karhutla/Menelusuri Salju Terakhir Papua: Tiga Generasi Amungme dan Moni Menjaga Gunung Keramat/Intip Cerita ‘Raw’ di Balik Live Session Album Keempat Reality Club/Putusan Terbaru MK Soal Anggaran MBG Bakal Ubah Arah Kebijakan Nasional/Mega Science Center dan Budaya Jatim Park 1, Ruang Eksplorasi Berskala Besar dengan 1.640 Alat Peraga Sains dan Artefak Budaya di Kota Batu/REDMI Note 17 Series Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Standar Baru untuk Smartphone Andal Jangka Panjang/Prabowo Jajal LRT Kelapa Gading dan Tegaskan Komitmen Pengembangan Transportasi Publik/Temuan Kotoran dan Kecoa di SPPG Bandung Jadi Sorotan Dinkes/Sinyal Album Baru, Ramengvrl Dobrak Tatanan Lewat Singel #COWOBARU/
Uni Eropa Siap Rilis Regulasi Ketat Akses Media Sosial untuk Anak Pekan Ini/Uni Eropa Resmi Usulkan Larangan Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun dan Pembatasan Usia 15 Tahun/Disuntik Khosla Rp2,1 Triliun, Mazama Energy Kembangkan Geothermal Batuan Superpanas/Lewat Singel GAS, Mungare Racik Eksplorasi Musik R&B dan Disko yang Energik/Sakitnya Cuma Jadi Tempat Singgah: Makna di Balik ‘Pelarian’ dan Ketangguhan Arek Malang, Keisya Levronka/Treble Raih Pendanaan Rp283 Miliar untuk Kembangkan Platform Simulasi Suara Berbasis AI/Sanksi Tegas Karhutla, Pemerintah Ancam Cabut Izin Perusahaan Pengobar Karhutla/Menelusuri Salju Terakhir Papua: Tiga Generasi Amungme dan Moni Menjaga Gunung Keramat/Intip Cerita ‘Raw’ di Balik Live Session Album Keempat Reality Club/Putusan Terbaru MK Soal Anggaran MBG Bakal Ubah Arah Kebijakan Nasional/Mega Science Center dan Budaya Jatim Park 1, Ruang Eksplorasi Berskala Besar dengan 1.640 Alat Peraga Sains dan Artefak Budaya di Kota Batu/REDMI Note 17 Series Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Standar Baru untuk Smartphone Andal Jangka Panjang/Prabowo Jajal LRT Kelapa Gading dan Tegaskan Komitmen Pengembangan Transportasi Publik/Temuan Kotoran dan Kecoa di SPPG Bandung Jadi Sorotan Dinkes/Sinyal Album Baru, Ramengvrl Dobrak Tatanan Lewat Singel #COWOBARU/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Adikara gandeng Andien Rilis Single “Rindu”, Hadirkan Nuansa 80-an

by Malang Today
November 15, 2024
Adikara dan Andien Rilis Single “Rindu”, Hadirkan Nuansa 80 an

Adikara dan Andien Rilis Single “Rindu”, Hadirkan Nuansa 80 an

Setelah sukses meraih jutaan pendengar lewat hit “Primadona” dan merengkuh popularitas media sosial, Adikara kembali melanjutkan perjalanannya di industri musik dengan melepas single “Rindu”, pada 15 November 2024. Single ini merupakan hasil kolaborasi dengan Andien sekaligus penanda babak baru Adikara sebagai musisi independent bersama label baru bentukannya, Pagoda Records.

Adikara menggambarkan “Rindu” sebagai eksplorasi bermusiknya yang bebas. Kebebasan itu membawa Adikara mendobrak sekat-sekat musikal yang selama ini belum dijelajahinya sebagai penyanyi-penulis lagu.

“Di lagu ‘Rindu’ gue mencoba mengeksplorasi lagi taste bermusik gue, sejauh dan seluas apa sebenarnya. Dari segi sound, penulisan lirik, dan pastinya genrenya sendiri. Semenjak gue menjadi musisi independen, koridor gue berkarya rasanya semakin luas, bahkan rasanya seperti tidak ada batasan,” kata Adikara.

Dari segi musikalitas, “Rindu” menghadirkan nuansa musik 80-an yang penuh energi dan dinamis. Bassline yang melodius, pattern dan tempo drum yang mengingatkan kita pada lagu-lagu disko, lirik yang manis, dan vokal duet Adikara-Andien yang berpadu harmonis. Nuansa itu didapat Adikara secara organik tanpa tendensi khusus.

“Sebenarnya waktu gue menulis lagu ini bareng Andien, kami nggak terlalu mengejar sound 80- an ataupun nuansanya. Kebetulan waktu pengerjaan lagu ini, setahun terakhir itu emang lagi mendengarkan banget karya-karya Quincy Jones. Jadi, mungkin secara pemilihan instrumen, atau gaya aransemen, secara tidak sadar terinspirasi era itu.”

“Rindu” merupakan hasil dari pendekatan proses kreatif yang berbeda dari Adikara. Tantangannya adalah melahirkan musik yang menyenangkan saat didengar. Seperti menghadirkan getaran rindu yang sulit dijelaskan.

“Approach menulis lagu ini cukup berbeda dari gaya gue sebelumnya. Saat menulis lagu-lagu sebelumnya yang biasanya dikejar itu nuansa, gaya musik, dan sound dari era tertentu. Tapi di lagu ini, kami ingin menciptakan sebuah perasaan happy atau feel good ketika orang mendengarkan lagunya. Jadi, itu patokannya.”

Soal pemilihan Andien sebagai kolaborator, Adikara punya alasan kuat. Karakterisik vokal Andien yang tiada dua memberi “nyawa” tersendiri pada lagu. Selain itu, berkolaborasi dengan Andien menjadi penanda penting perjalanan kariernya.

“Kalau ditanya dream collaboration gue, jawaban gue selalu satu, yaitu Andien. Kenapa? Suaranya yang pastinya khas, klasik, dan chic. Terwujud juga akhirnya. Alhamdulillah,” tukas Adikara.

Kolaborasi ini juga spesial bagi Andien. Penyanyi peraih sembilan trofi AMI (Anugerah Musik Indonesia) Awards itu mengaku belum pernah memiliki lagu dengan nuansa dan mood seperti “Rindu.”

“Apa yang spesial dari lagu ‘Rindu’ menurut aku adalah, sebenarnya aku juga belum pernah punya tipikal lagu yang seperti ini. Kayak lagunya tuh feel good song banget. When I say feel good song itu benar-benar feel good song. Seperti setiap orang yang dengar tuh kayak ada perasaan nyaman. Terus kayak lagunya membuat melayang-layang gitu,” kata Andien antusias.

Lebih lanjut Andien melihat bahwa kiprah Adikara dalam kancah musik Indonesia hari ini adalah sesuatu yang patut diantisipasi. Karakteristik vokal dan karya-karya Adikara punya keunikan tersendiri yang membawa penyegaran dalam gelombang baru musisi muda Indonesia.

“Aku melihat sosok Adikara di kancah musik hari ini sebagai seseorang yang fresh banget. Dia datang dengan menawarkan sesuatu yang orang lain atau penyanyi lain seangkatan Adikara tidak punya. Bukan hanya dari suaranya saja, tetapi juga musiknya, pembawaannya, karismanya. Jadi, buatku Adikara paket lengkap penyanyi dan penulis lagu yang benar-benar fresh,” puji Andien.

Adikara menandai debut kariernya dengan merilis single “Pesona Cinta” pada 2019. Setahun berselang, Adikara melepas album mini Love & Imagination. “Rindu” menjadi single ke-empat Adikara sebagai musisi independen, setelah berturut-turut melepas “Nirwana,” “Katakan Saja,” dan “Primadona.” Rencananya, deretan single ini akan berujung pada album penuh perdana yang akan diberi judul ‘Klise’.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Uni Eropa Siap Rilis Regulasi Ketat Akses Media Sosial Untuk

Uni Eropa Siap Rilis Regulasi Ketat Akses Media Sosial untuk Anak Pekan Ini

by Malang Today
September 18, 2026

Uni Eropa siap merilis aturan baru akses media sosial bagi anak di bawah umur Kamis ini. Simak dampaknya pada tren...

Uni Eropa Resmi Usulkan Larangan Media Sosial Bagi Anak Di

Uni Eropa Resmi Usulkan Larangan Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun dan Pembatasan Usia 15 Tahun

by Malang Today
September 18, 2026

Uni Eropa usul larang sosmed untuk anak di bawah 13 tahun. Simak dampak aturan baru ini pada tren gaya hidup...

Mungare Racik Eksplorasi Musik R&b Dan Disko

Lewat Singel GAS, Mungare Racik Eksplorasi Musik R&B dan Disko yang Energik

by Malang Today
September 18, 2026

Mungare merilis singel GAS yang menggabungkan nuansa R&B dan disko energik untuk mengajak para pendengarnya bernyanyi serta berdansa bersama.

Keisya Levronka Pelarian

Sakitnya Cuma Jadi Tempat Singgah: Makna di Balik ‘Pelarian’ dan Ketangguhan Arek Malang, Keisya Levronka

by Malang Today
September 17, 2026

 Pernah nggak sih kamu merasa udah memberikan seluruh perhatian dan effort terbaik, tapi ujung-ujungnya cuma dijadikan tempat penawar luka...

Intip Cerita 'raw' Di Balik Live Session Album Keempat Reality Club

Intip Cerita ‘Raw’ di Balik Live Session Album Keempat Reality Club

by Malang Today
September 17, 2026

 Buat kamu yang ngikutin perjalanan Reality Club, pasti paham betul kalau album keempat mereka, Who Knows Where Life Will...

Sinyal Album Baru, Ramengvrl Dobrak Tatanan Lewat Singel #cowobaru

Sinyal Album Baru, Ramengvrl Dobrak Tatanan Lewat Singel #COWOBARU

by Malang Today
September 16, 2026

Ramengvrl kembali menggebrak lewat singel anyar #COWOBARU yang menjadi pemantik dinanti menuju perilisan album studio terbarunya mendatangkan antusiasme.

Fandom K Pop Dan Industri Musik Spektakuler

Kapitalisasi Fanatisme: Bagaimana Fandom K-Pop Bertransformasi Menjadi Mesin Ekonomi Raksasa

by Malang Today
September 15, 2026

Fenomena ekonomi fandom K-pop kini bertransformasi menjadi mesin industri raksasa yang menggerakkan nilai pasar global melalui loyalitas fanatik para penggemar.

Zzuf Bentangkan Spektrum Musikal Baru Lewat 15 Trek Di Album Kedua

ZZUF Bentangkan Spektrum Musikal Baru lewat 15 Trek di Album Kedua

by Malang Today
September 15, 2026

ZZUF kembali menggebrak kancah musik lewat album kedua yang menghadirkan lima belas lagu penuh eksplorasi kreatif untuk pendengar setia di...

Tax Membedah Labirin Kehampaan Dan Kekacauan Batin Dalam Debut Ep Perdana

TAX Membedah Labirin Kehampaan dan Kekacauan Batin dalam Debut EP Perdana

by Malang Today
September 14, 2026

TAX merilis album mini perdana yang membedah narasi kelam tentang siklus kehampaan hingga pergulatan batin manusia melalui komposisi musik yang...

Denting Gitar dan Melankolia Album Debut The Smiths yang Merumuskan Bahasa Baru Indie Pop

Denting Gitar dan Melankolia Album Debut The Smiths yang Merumuskan Bahasa Baru Indie Pop

by Malang Today
September 14, 2026

Menelusuri debut album self-titled milik The Smiths yang melahirkan bahasa baru indie pop lewat perpaduan gitar jangly dan lirik melankolis...

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 935
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.