JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak di zona hijau pada perdagangan Kamis (24/9/2026). Sentimen positif domestik melandasi optimisme pasar setelah IHSG pada sesi sebelumnya ditutup melonjak signifikan sebesar 97,87 poin (1,56%) ke level 6.374,9.
Kenaikan tajam IHSG tersebut memberikan angin segar bagi para pelaku pasar di tengah volatilitas bursa global dan kawasan regional yang bergerak variatif. Laju indeks domestik mencerminkan daya tahan aset berisiko Indonesia di tengah dinamika makroekonomi global.
Dinamika Regional dan Tekanan dari Wall Street
Pergerakan pasar saham Asia-Pasifik terpantau beragam. Indeks Nikkei 225 Jepang berhasil menguat 0,64% setelah kembali beroperasi usai libur tiga hari beruntun, meski indeks Topix terkoreksi tipis 0,17%. Sementara itu, indeks acuan Australia, S&P/ASX 200, tertekan hingga 1,33%, dan bursa Korea Selatan tidak beroperasi karena hari libur nasional.
Dari Pasar AS, indeks-indeks utama di Wall Street mengalami tekanan cukup berat. Lonjakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (US Treasury) kembali memicu kekhawatiran para investor terkait potensi kebijakan bank sentral AS, The Fed, yang diperkirakan masih akan mempertahankan tren suku bunga tinggi guna menekan laju inflasi.
Rekomendasi Saham Pilihan untuk Trading Harian
Menyikapi kombinasi sentimen domestik yang solid dan volatilitas pasar global, sejumlah lembaga sekuritas merilis daftar saham pilihan yang berpotensi memberikan imbal hasil optimal untuk strategi perdagangan harian (day trading):
Mandiri Sekuritas menyodorkan beberapa emiten unggulan, di antaranya:
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Direkomendasikan Buy dengan target harga 4.970. Area support berada di 4.820, resistance di 4.970, dan batas stop loss/reversal pada level 4.820 (harga penutupan sebelumnya: 4.870).
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Direkomendasikan Buy dengan target harga 388. Area support dipatok pada 376, resistance di 388, serta stop loss/reversal di level 376 (harga penutupan sebelumnya: 380).
- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO): Direkomendasikan Buy dengan target harga 1.115. Batas support teridentifikasi di 1.075, resistance di 1.115, dan stop loss/reversal pada 1.075 (harga penutupan sebelumnya: 1.090).
Secara umum, pelaku pasar disarankan untuk tetap cermat mengamati pergerakan imbal hasil obligasi global dan arus modal asing (foreign flow), sembari menerapkan manajemen risiko yang disiplin melalui penetapan batas stop loss pada setiap transaksi.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post