JAKARTA — Program investasi sosial berbasis pendidikan terbukti efektif mendorong akselerasi kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memutus rantai keterbatasan ekonomi keluarga. Sebanyak 11 mahasiswa penerima beasiswa GrabScholar angkatan pertama resmi menyelesaikan studi sarjana (S1) tepat waktu dalam kurun empat tahun, di mana mayoritas di antaranya meraih predikat cum laude dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Sriwijaya.
Para lulusan yang memulai masa studi pada 2022 tersebut merupakan anak-anak dari keluarga mitra pengemudi serta mitra usaha GrabMerchant yang tersebar di delapan wilayah, yakni Jakarta, Bantul, Klaten, Pontianak, Bandung, Bekasi, Cilegon, dan Bontang. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya kolaborasi sektor swasta dan lembaga filantropi dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Investasi SDM dan Kesiapan Menghadapi Dunia Kerja
Melalui inisiatif GrabForGood yang disalurkan via platform BenihBaik.com, para penerima beasiswa jenjang S1 mendapatkan dukungan komprehensif mencakup pembiayaan uang kuliah, biaya akomodasi, hingga fasilitas perangkat komputasi (laptop). Bantuan ini dirancang untuk memastikan operasional studi berjalan optimal tanpa terkendala efisiensi finansial.
Chief Executive Officer (CEO) Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menegaskan bahwa komitmen perusahaan tidak berhenti pada bantuan pendanaan akademik semata, melainkan berlanjut hingga tahap integrasi ke industri kerja.
“Empat tahun lalu, para penerima GrabScholar angkatan pertama memulai perjalanan pendidikan mereka dengan berbagai impian untuk masa depan keluarga. Banyak di antara mereka adalah anak mitra pengemudi yang setiap hari berjuang di jalanan. Kini, tantangan berikutnya adalah bagaimana menerapkan pengetahuan dan pengalaman tersebut untuk mengambil langkah pertama di dunia profesional,” ujar Neneng.
Untuk menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan kebutuhan industri (talent gap), para lulusan dibekali program Career Ready Training. Pelatihan ini mencakup penyusunan kurikulum vitae (CV), pemantapan citra profesional (personal branding), simulasi wawancara kerja dalam dua bahasa, serta sesi konsultasi karier personal guna menyesuaikan kompetensi individu dengan dinamika pasar tenaga kerja.
Akselerasi Karier Melalui Pengalaman Industri Direct
Manfaat riil dari integrasi pendidikan dan praktik kerja dirasakan oleh Dyandra Nadine Zahira, lulusan Program Studi Sistem Informasi UI sekaligus putri dari seorang mitra pengemudi GrabCar. Selain mengukir prestasi akademik, Nadine mendapat kesempatan mengikuti Grab Indonesia Internship Program (GIP) selama tiga bulan.
Selama periode magang, Nadine terlibat langsung dalam divisi Strategy & Planning serta Project Management/Operations. Pengalaman lapangan ini makin mengasah keterampilannya di bidang pengelolaan produk (product management), analisis data, dan manajemen hubungan pelanggan.
“GrabScholar memberikan ruang bagi saya untuk fokus penuh pada pendidikan dan menyelesaikan studi tepat waktu. Kesempatan magang melalui program GIP menjadi sebuah hak istimewa (privilege) yang membuka jalan untuk memahami dinamika lingkungan kerja secara langsung,” ungkap Nadine.
Komitmen Investasi Sosial Rp25,8 Miliar
Sejak diluncurkan pada 2022, program GrabScholar telah menjadi pilar utama komitmen keberlanjutan perusahaan. Sepanjang periode 2022–2025, program ini tercatat telah menyalurkan total dana bantuan pendidikan sebesar Rp25,8 miliar dan menjangkau lebih dari 5.700 penerima manfaat di seluruh Indonesia dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
Secara regional di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menempati porsi terbesar dengan menyumbang hampir 70% dari total keseluruhan penerima manfaat program GrabScholar.
Pendiri sekaligus CEO BenihBaik.com, Andy F. Noya, mengapresiasi keberlanjutan dampak dari program penyaluran beasiswa ini. Menurutnya, akses pendidikan tinggi yang inklusif merupakan instrumen jangka panjang paling ampuh untuk meningkatkan kelas ekonomi masyarakat.
“Pencapaian ini membuktikan bahwa dukungan modal sosial dan finansial yang tepat dapat menciptakan perubahan nyata dalam taraf hidup seseorang. Penguatan kualitas SDM seperti ini adalah investasi jangka panjang yang sangat dibutuhkan bangsa,” tutur Andy.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post