SURAKARTA — Menandai usianya yang genap 70 tahun, studio rekaman bersejarah Lokananta bersama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (PPA) resmi meluncurkan program inkubasi musik Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 3. Langkah strategis ini diambil guna melahirkan generasi baru dalam panggung musik nasional sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis sumber daya manusia berkualitas.
Peluncuran BML Vol. 3 bertepatan dengan momentum peringatan tujuh dekade Lokananta. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PPA di bidang pendidikan ini, Lokananta tak hanya difungsikan sebagai museum atau cagar budaya rekaman masa lalu, melainkan dikembalikan pada fungsi historisnya: menemukan, menggembleng, dan melejitkan talenta musik masa depan.
Program Inkubasi Komprehensif dan Pembinaan Profesional
BML Vol. 3 menawarkan program pembinaan yang terintegrasi bagi para musisi muda tanah air. Para peserta tidak sekadar dilatih dalam aspek teknik bermusik, tetapi juga dibekali pengetahuan komprehensif terkait manajemen industri musik modern, mencakup proses produksi rekaman, tata kelola karier, strategi distribusi karya, hingga ekosistem bisnis musik secara global.
Rangkaian kegiatan BML Vol. 3 dirancang berjalan secara sistematis, dimulai dari tahapan kurasi nasional, penampilan di panggung Lokananta Studio Gigs, mentoring intensif bersama praktisi industri, proses rekaman profesional di studio Lokananta, peluncuran karya secara resmi, hingga agenda tur promosi.
Inkubasi ini melibatkan sederet juri dan mentor bereputasi di industri musik nasional, di antaranya Iga Massardi, Lafa Pratomo, Kukuh Rizal, Endah Widiastuti, Ferry Dermawan, dan Satria Ramadhan. Kehadiran para profesional ini diproyeksikan dapat menjembatani musisi pendatang baru dengan dinamika pasar musik yang kian kompetitif.
Dampak Sosial Positif dan Optimalisasi Aset Negara
Direktur Utama PPA, M. Teguh Wirahadikusumah, menegaskan bahwa pemugaran fisik saja tidak cukup untuk menghidupkan kembali roh Lokananta. Menurutnya, optimalisasi aset negara harus diukur dari sejauh mana nilai tambah sosial dan ekonomi yang mampu dihasilkan untuk masyarakat luas.
“Revitalisasi Lokananta tidak berhenti pada pemugaran gedung. Aset negara ini harus terus produktif dan menciptakan nilai. Lewat BML, Lokananta kembali melakukan hal yang dulu membuatnya besar: menemukan musisi, merekam karya baru, dan membawanya ke publik,” ujar Teguh.
Komitmen tersebut terbukti dari efektivitas program pada edisi-edisi sebelumnya. Indikator keberhasilan sosial dinilai melalui parameter Social Return on Investment (SROI), di mana BML Vol. 1 mengantongi skor 7,13, dan terus meningkat menjadi 7,46 pada penyelenggaraan BML Vol. 2. Angka ini mencerminkan tingginya nilai manfaat sosial dari investasi pelatihan yang diberikan kepada talenta muda.
Pusat Kreatif dan Transformasi Berkelanjutan
CEO Lokananta, Wendi Putranto, menyampaikan bahwa upaya melestarikan warisan sejarah musik Indonesia harus berjalan beriringan dengan penyediaan panggung bagi penciptaan karya-karya baru.
“Bagi kami, merawat warisan musik bukan sekadar menjaga apa yang telah dihasilkan pada masa lalu, melainkan juga membuka jalan bagi lahirnya karya-karya besar berikutnya,” tegas Wendi.
Sejak selesai direvitalisasi dan kembali dibuka untuk umum pada tahun 2023, kawasan bersejarah di Surakarta ini telah berkembang pesat menjadi pusat komersial dan kreatif (creative and commercial hub). Hingga kini, Lokananta mencatat total kunjungan mencapai 1.246.440 orang dan telah menjadi tuan rumah bagi 497 kegiatan seni serta budaya.
Dampak nyata program ini diakui oleh para alumni, salah satunya Dwiki, perwakilan dari grup musik Barmy Blokes yang merupakan finalis BML Vol. 2. Ia mengungkapkan bahwa lokakarya, fasilitas rekaman standar industri, dan jaringan promosi yang didapat selama inkubasi menjadi pijakan penting bagi band rintisan untuk menembus industri profesional.
Pendaftaran Resmi Dibuka Tanpa Biaya
Pendaftaran program Bintang Muda Lokananta Vol. 3 resmi dibuka bagi seluruh musisi independen maupun pendatang baru dari Solo dan seluruh wilayah Indonesia. Masa pendaftaran berlangsung mulai 29 Oktober hingga 31 Desember.
Seluruh proses seleksi dan pendaftaran dapat diakses secara gratis tanpa pemungutan biaya melalui situs resmi Lokananta di www.lokanantabloc.com. Pelaksanaan BML Vol. 3 diharapkan dapat mengukuhkan peran Lokananta sebagai barometer regenerasi musik tanah air yang siap menjawab tantangan industri kreatif masa depan.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post