Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor konstruksi, PT Brantas Abipraya (Persero), memperkuat portofolio infrastruktur sosialnya melalui penyelesaian proyek revitalisasi dan pembangunan fasilitas pendidikan di lima sekolah DKI Jakarta. Pemanfaatan teknologi modern seperti papan tulis digital hingga penyediaan sarana ramah disabilitas menjadi komitmen perseroan dalam menghadirkan sarana publik yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.
Langkah strategis ini mempertegas peran BUMN dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penyediaan sarana pembelajaran yang representatif. Adapun lima sekolah yang masuk dalam cakupan proyek revitalisasi ini adalah SDN Cakung Timur 02, SDN Pondok Bambu 01, SMKN 55 Jakarta (Pademangan), SDN Pekayon 05, serta SMPN 91 (Pasar Rebo, Jakarta Timur).
Modernisasi Fasilitas dan Penerapan Akses Inklusif
Pekerjaan konstruksi yang dilakukan Brantas Abipraya tidak sekadar berfokus pada pembaruan fisik bangunan, melainkan penyediaan ekosistem belajar yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Di dalam area kelas, perseroan memasang sarana penunjang digital seperti papan tulis digital guna mendukung efektivitas interaksi belajar-mengajar.
Selain itu, aspek aksesibilitas menjadi prioritas utama dengan melengkapi gedung sekolah menggunakan fasilitas ramah penyandang disabilitas serta sarana olahraga yang memadai. Penataan ini dirancang untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan mampu mengakomodasi pengembangan potensi peserta didik baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah meninjau secara langsung hasil revitalisasi di SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 pada 12 Oktober 2026. Peninjauan tersebut mengonfirmasi kesiapan infrastruktur baru dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di ibu kota.
“Revitalisasi sekolah merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Jakarta. Fasilitas yang memadai, lingkungan yang nyaman, dan aksesibilitas bagi seluruh peserta didik menjadi aspek penting untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih baik,” ujar Pramono.
Investasi Strategis dan Nilai Tambah bagi Masyarakat
Dari kacamata korporasi, keterlibatan BUMN konstruksi dalam proyek sarana publik merupakan bentuk optimalisasi kompetensi inti perusahaan untuk memberikan dampak sosial-ekonomi yang luas. Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan memiliki nilai investasi strategis yang melampaui fisik bangunan.
“Pembangunan infrastruktur pendidikan harus memberikan manfaat nyata bagi proses belajar mengajar. Kami memandang kualitas fasilitas sekolah sebagai salah satu faktor pendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mampu mendorong peserta didik untuk berkembang. Melalui pekerjaan di lima sekolah ini, Brantas Abipraya berupaya menghadirkan infrastruktur yang fungsional, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan penggunanya,” kata Dian.
Dian menambahkan, perseroan menerapkan standar kontrol kualitas yang ketat, ketepatan waktu eksekusi, serta penyesuaian spesifikasi bangunan sesuai kebutuhan operasional sekolah. “Bagi Brantas Abipraya, kualitas infrastruktur tidak hanya dinilai dari hasil pembangunan secara fisik, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Respons Positif Pemangku Kepentingan
Pembaruan sarana pendidikan ini mendapat respons positif dari pihak pengelola sekolah dan orang tua murid. Wakil Kepala Sekolah SDN Pekayon 05, Rianti, mengungkapkan bahwa kehadiran gedung baru dan peningkatan fasilitas secara signifikan menaikkan motivasi belajar para siswa.
“Adanya wajah baru sekolah ini menambah semangat belajar anak-anak. Mereka sangat menikmati gedung baru yang megah ini. Fasilitas yang sekarang juga jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya, terutama dari sisi kenyamanan,” ungkap Rianti. Ia optimistis kelengkapan sarana baru ini mampu mendorong siswa meraih prestasi unggul.
Dukungan senada disampaikan oleh Dewi, salah satu orang tua siswa di SDN Pekayon 05. Menurutnya, fasilitas sekolah yang komprehensif menjadi faktor krusial dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. “Saya merasa senang karena fasilitas sekolah saat ini jauh lebih baik, lebih memadai, dan sangat lengkap. Anak-anak jadi lebih semangat untuk belajar,” tuturnya.
Melalui penyelesaian pengerjaan di lima sekolah ini, PT Brantas Abipraya (Persero) kembali membuktikan kapabilitasnya dalam mengelola proyek infrastruktur publik yang profesional, efisien, serta berorientasi pada keberlanjutan manfaat sosial bagi masyarakat luas.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post