Penggunaan Perdana di Era Pemerintahan Baru
Para menteri koordinator dan sejumlah kepala lembaga pemerintah secara resmi mulai menggunakan mobil dinas buatan dalam negeri, Maung MV3 Garuda Limousine. Langkah ini menandai fase awal pendistribusian kendaraan lapis baja tersebut di lingkungan Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengonfirmasi bahwa sejauh ini baru 18 unit kendaraan yang diserahterimakan kepada pejabat tingkat tinggi. Para menteri koordinator dan pimpinan lembaga menjadi kelompok pertama yang menerima fasilitas operasional tersebut.
Airlangga menjelaskan bahwa proses pengadaan armada ini baru dimulai pada tahun anggaran berjalan, sehingga jumlah unit yang disalurkan masih terbatas. Meski memastikan bahwa skema pendanaan telah diselesaikan, ia belum membeberkan total anggaran maupun target akhir jumlah unit yang akan diproduksi untuk armada kementerian.
Spesifikasi Khusus Pertahanan Kendaraan Buatan Pindad
Maung MV3 Garuda Limousine dirancang dan diproduksi oleh BUMN industri pertahanan, PT Pindad, yang berpusat di Bandung, Jawa Barat. Kendaraan ini dikembangkan dari platform dasar Maung MV3 dengan bobot mencapai sekitar 2,95 ton.
Sebagai kendaraan dinas berstandar pengamanan tinggi, sedan limosin ini dilengkapi proteksi bodi komposit serta kaca tahan peluru dengan tingkat perlindungan B5/B6. Di sektor dapur pacu, kendaraan ini dibekali mesin berdaya 199 tenaga kuda yang mampu melaju hingga kecepatan maksimal 100 kilometer per jam, serta ditopang teknologi ban run-flat yang memungkinkan mobil tetap bergerak meski mengalami kebocoran.
Ekspansi Penggunaan dari Ranah Kepresidenan hingga Operasional Militer
Penggunaan armada Maung oleh jajaran menteri melengkapi rekam jejak operasional kendaraan ini di tingkat tertinggi pemerintahan. Presiden Prabowo Subianto tercatat sebagai figur utama yang mempopulerkan Maung sejak dilantik sebagai Kepala Negara pada Oktober 2024.
Selain digunakan untuk mobilitas domestik, kendaraan ini juga telah menembus panggung diplomasi internasional. Pada Mei lalu, satu unit Maung MV3 Garuda Limousine diangkut menggunakan pesawat angkut berat Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara menuju Cebu, Filipina, untuk mendukung kegiatan operasional Presiden selama berlangsungnya KTT ASEAN ke-48.
Selain varian limosin untuk pejabat sipil, keluarga besar platform Maung juga diproduksi secara massal untuk kebutuhan pertahanan dan keamanan nasional. Kementerian Pertahanan sebelumnya telah menyerahkan 700 unit Maung MV3 varian Tangguh/Spartan yang dialokasikan sebanyak 650 unit untuk tiga matra TNI dan 50 unit untuk Korps Brimob Polri. Penyerahan bertahap tersebut merupakan bagian dari realisasi kontrak pengadaan strategis yang telah diinisiasi sejak 2022.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post