MALANG TODAY – Masyarakat Tiongkok kembali menyambut kemeriahan Festival Pertengahan Musim Gugur. Perayaan tahunan yang jatuh pada hari ke-15 bulan kedelapan dalam kalender tradisional China ini dirayakan dengan penuh sukacita melalui beragam tradisi unik di berbagai wilayah.
Festival Pertengahan Musim Gugur sendiri merupakan salah satu perayaan terpenting dalam kebudayaan Tionghoa, yang melambangkan berkumpulnya keluarga, rasa syukur atas hasil panen, serta doa untuk kebahagiaan dan kemakmuran.
Kue Beras Huizhou Berbentuk Kelinci
Di Kota Huangshan, Provinsi Anhui, Tiongkok timur, warga menyambut perayaan ini dengan melestarikan kuliner tradisional khas daerah setempat. Salah satu kebiasaan yang terus dijaga adalah pembuatan kue beras Huizhou.
Para pembuat kue di Desa Shuanglong, Wilayah Xiuning, tampak sibuk menyiapkan hidangan khas tersebut. Uniknya, kue beras ini dibentuk menyerupai kelinci yang lucu dan menggemaskan, simbol yang sangat erat kaitannya dengan legenda Bulan dalam tradisi Festival Pertengahan Musim Gugur.
Tradisi Kuliner yang Tetap Lestari
Proses pembuatan kue beras Huizhou dilakukan secara teliti oleh para pengrajin lokal. Keahlian mengolah adonan hingga membentuk karakter khas secara turun-temurun ini menjadi daya tarik tersendiri menjelang puncak perayaan.
Melalui sajian kuliner tradisional ini, warga tidak hanya menikmati kelezatan hidangan khas musim gugur, tetapi juga menjaga warisan budaya lokal agar tetap hidup di tengah era modern.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post