Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, diperkirakan bakal dipadati sekitar 130 ribu pengunjung pada Sabtu (24/10). Penumpukan massa dalam jumlah masif ini terjadi akibat digelarnya sejumlah agenda besar secara bersamaan, mulai dari konser musisi dunia Kanye West (Ye) hingga ajang olahraga maraton internasional. Situasi ini memicu potensi kemacetan parah di sekitar jalan protokol ibu kota, sehingga opsi rekayasa lalu lintas dan optimalisasi transportasi publik menjadi krusial.
Kepadatan diproyeksikan mulai terjadi sejak dini hari pukul 03.00 WIB hingga menjelang tengah malam. Selain konser bertajuk Ye Live in Jakarta yang menjadi magnet utama, kompleks olahraga terbesar di Indonesia ini juga menjadi tuan rumah bagi rentetan acara berskala besar lainnya, seperti Jakarta Running Festival 2026, Upacara Wisuda Universitas Nasional, BSI Expo, Agrinex Expo, serta festival kuliner Bango Food Festival 2026 yang berlokasi di Hutan Kota GBK.
Akses Pintu Masuk dan Area Parkir Khusus Per Acara
Untuk mengantisipasi penumpukan alur masuk dan kendaraan, pengelola kawasan GBK telah menerapkan skema pembagian pintu akses (gate) serta kantong parkir secara spesifik berdasarkan jadwal masing-masing kegiatan:
- Konser Ye (Kanye West): Penonton konser dapat mengakses kawasan melalui Pintu 2, 5, 6, 7, dan 10 mulai pukul 12.00 hingga 22.00 WIB. Area parkir yang disiapkan meliputi Lapangan Tenis Center Court, Basket Hall, Indonesia Arena, serta Lapangan A, B, dan C.
- Jakarta Running Festival: Para peserta maraton dijadwalkan masuk lebih awal melalui Pintu 5 dan 6 mulai pukul 00.00 hingga 05.00 WIB.
- Wisuda Universitas Nasional, BSI Expo, & Agrinex Expo: Peserta wisuda dan pengunjung pameran pada hari Sabtu dapat menggunakan Pintu 2 dan 6 pada pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Fasilitas parkir diarahkan ke Blok 15 dan area eks-Hotel Sultan. Khusus hari Minggu, pameran dapat diakses lewat Pintu 2, 5, 6, 7, dan 10 dengan kantong parkir di Parkir Selatan, Parkir Timur Laut, Parkir Tenggara, serta Gedung Parkir Bertingkat A dan B.
Penggunaan Transportasi Publik dan Layanan Shuttle Bus
Guna mengurai potensi kelumpuhan lalu lintas di sekitar Senayan, masyarakat diimbau keras untuk meminimalkan penggunaan kendaraan pribadi. Warga disarankan memanfaatkan fasilitas park-and-ride di stasiun atau kantong parkir terluar, kemudian melanjutkan perjalanan menuju GBK menggunakan moda transportasi terintegrasi seperti MRT Jakarta, armada Transjakarta, maupun KRL Commuter Line.
Pihak manajemen GBK juga menyiagakan armada shuttle bus gratis di dalam kawasan untuk memfasilitasi mobilisasi pengunjung antar-venue. Kendati demikian, waktu tunggu bus fleksibel dan sangat bergantung pada kondisi kepadatan arus lalu lintas serta kerumunan massa di lapangan. Seluruh pengunjung diminta merencanakan alur perjalanan secara matang dan mematuhi arahan petugas keamanan demi kelancaran bersama sepanjang akhir pekan.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post