Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Unik dan Penuh Makna, Pria Ini Tekuni Hobi Merawat Serta Membersihkan Batu Nisan Tua/Pemerintah Kucurkan Insentif Pajak Rp722 Miliar Demi Pangkas Harga Tiket Pesawat Akhir Tahun/Mobil Listrik BYD Atto 3 Tabrak Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol hingga Luka Berat/Lewat Singel Berlayar Adinda Musisi Vanri Resmi Membuka Lembar Baru Perjalanan Musiknya/Siap-siap, Kemenkes Bakal Renovasi Ribuan Puskesmas Secara Bertahap Mulai 2027/Nvidia Pamerkan Robot Canggih Microduck yang Laris Manis Terjual 20 Ribu Unit/Prospek Saham Gudang Garam GGRM Kembali Bergairah Terkatung Sinyal Positif Industri Rokok/Nenek 96 Tahun Ini Gaet 15 Juta Pengikut di TikTok lewat Konten Menginspirasi/Harga Minyak Global Melonjak Tajam, Nilai Tukar Rupiah Terperosok/Dampak Serangan Houthi, Ribuan Jemaah Umrah Terjebak dan Telantar di Arab Saudi/IHSG Melonjak 4,9 Persen di Tengah Derasnya Aksi Jual Investor Asing/Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Laksono Soal Kontroversi Film Pesta Babi/Lewat Program Kosabangsa, Petani Podokoyo Pasuruan Sulah Kentang Jadi Biskuit Bernilai Tinggi/OpenAI Hentikan Pelatihan AI dari Internet Langsung Demi Hindari Risiko Besar/Gaet Peraih Nobel, DTIIF 2026 Incar Suntikan Investasi Teknologi Global/
Unik dan Penuh Makna, Pria Ini Tekuni Hobi Merawat Serta Membersihkan Batu Nisan Tua/Pemerintah Kucurkan Insentif Pajak Rp722 Miliar Demi Pangkas Harga Tiket Pesawat Akhir Tahun/Mobil Listrik BYD Atto 3 Tabrak Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol hingga Luka Berat/Lewat Singel Berlayar Adinda Musisi Vanri Resmi Membuka Lembar Baru Perjalanan Musiknya/Siap-siap, Kemenkes Bakal Renovasi Ribuan Puskesmas Secara Bertahap Mulai 2027/Nvidia Pamerkan Robot Canggih Microduck yang Laris Manis Terjual 20 Ribu Unit/Prospek Saham Gudang Garam GGRM Kembali Bergairah Terkatung Sinyal Positif Industri Rokok/Nenek 96 Tahun Ini Gaet 15 Juta Pengikut di TikTok lewat Konten Menginspirasi/Harga Minyak Global Melonjak Tajam, Nilai Tukar Rupiah Terperosok/Dampak Serangan Houthi, Ribuan Jemaah Umrah Terjebak dan Telantar di Arab Saudi/IHSG Melonjak 4,9 Persen di Tengah Derasnya Aksi Jual Investor Asing/Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Laksono Soal Kontroversi Film Pesta Babi/Lewat Program Kosabangsa, Petani Podokoyo Pasuruan Sulah Kentang Jadi Biskuit Bernilai Tinggi/OpenAI Hentikan Pelatihan AI dari Internet Langsung Demi Hindari Risiko Besar/Gaet Peraih Nobel, DTIIF 2026 Incar Suntikan Investasi Teknologi Global/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Pemerintah Kucurkan Insentif Pajak Rp722 Miliar Demi Pangkas Harga Tiket Pesawat Akhir Tahun

by Malang Today
October 24, 2026
Pemerintah Kucurkan Insentif Pajak Rp722 Miliar Demi Pangkas Harga Tiket

Pemerintah Kucurkan Insentif Pajak Rp722 Miliar Demi Pangkas Harga Tiket

Pemerintah Indonesia mengambil langkah progresif untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru 2026/2027. Melalui paket stimulus ekonomi akhir tahun, pemerintah resmi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 722 miliar untuk menanggung Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada tiket pesawat penerbangan domestik kelas ekonomi.

Langkah ini merupakan bagian dari manuver stimulus yang lebih luas dengan total anggaran mencapai Rp 31,8 triliun. Selain insentif sektor transportasi, paket tersebut mencakup bantuan pangan hingga subsidi upah guna memacu roda perekonomian nasional di tengah dinamika ketidakpastian global.

Mekanisme Bebas PPN dan Syarat Pembelian Tiket

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi bahwa seluruh skema insentif dan diskon libur akhir tahun telah dimatangkan oleh kabinet. Kebijakan pembebasan PPN ini dirancang untuk memangkas beban biaya perjalanan udara bagi masyarakat secara langsung.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 77/2026, insentif penerbangan ini mencakup 100 persen PPN yang terutang atas tarif dasar (base fare) serta biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge). Fasilitas ini berlaku untuk tiket penerbangan domestik kelas ekonomi yang dibeli pada periode 20 Oktober 2026 hingga 10 Januari 2027, dengan jadwal penerbangan berlangsung antara 22 Desember 2026 sampai 10 Januari 2027.

Pemerintah memproyeksikan insentif perpajakan di sektor penerbangan ini bakal dinikmati oleh sekitar 3,7 juta penumpang di seluruh wilayah Indonesia.

Stimulus Lintas Moda: Kereta Api, Kapal Laut, dan Penyeberangan

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa intervensi pemerintah tidak hanya berfokus pada transportasi udara. Program diskon libur akhir tahun ini dirancang secara komprehensif untuk menstimulasi sektor pariwisata dan kegiatan ekonomi mobilitas warga secara lintas moda.

Pemerintah turut mengalokasikan dana tambahan sebesar Rp 161,4 miliar untuk moda transportasi lain yang menargetkan sekitar 2,8 juta penumpang. Rincian insentif tersebut meliputi:

  • Kereta Api: Potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk periode keberangkatan 22 Desember hingga 4 Januari.
  • Kapal Laut: Diskon 30 persen untuk tarif dasar kapal penumpang mulai 17 Desember hingga 10 Januari.
  • Penyebaran Pelabuhan: Pembebasan biaya jasa pelabuhan bagi penumpang kapal feri pada 22 Desember hingga 10 Januari.

Dari sisi maskapai, manajemen Indonesia AirAsia mengindikasikan bahwa kombinasi antara insentif PPN dan pemotongan Biaya Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U/PSC) sebesar 50 persen berpotensi menurunkan harga tiket penerbangan domestik sekurang-kurangnya 12 persen selama musim liburan.

Sorotan Pengamat: Dilema Operator Bandara dan Tarif Batas Atas

Meski disambut positif oleh konsumen, kebijakan pemotongan komponen biaya kebandarudaraan ini memicu kekhawatiran dari sisi industri. Pemangkasan PSC hingga separuh harga di tengah puncak musim liburan dinilai berisiko menggerus pendapatan pengelola bandara.

Pengamat penerbangan Gerry Soejatman mengingatkan bahwa penurunan pendapatan PSC di momen krusial dapat merembet pada kinerja keuangan operator bandara yang biasanya mengandalkan lonjakan volume penumpang untuk mendongkrak pendapatan.

“Dampaknya tidak hanya terbatas pada layanan penumpang, tetapi juga berpotensi menekan pendapatan non-aeronautika, seperti tarif parkir serta pendapatan sewa area komersial toko dan kantor di lingkungan bandara,” ujar Gerry.

Lebih lanjut, Gerry menilai langkah yang lebih berkelanjutan untuk menyehatkan industri penerbangan nasional adalah dengan merestrukturisasi regulasi Tarif Batas Atas (TBA). Regulasi TBA penerbangan domestik dinilai belum mengalami penyesuaian yang sepadan dengan laju inflasi dan kenaikan biaya operasional sejak pertama kali ditetapkan pada 2010.

Kondisi batas tarif yang terlampau ketat membuat maskapai kesulitan menutupi lonjakan biaya operasional. Akibatnya, maskapai kerap enggan menambah kapasitas armada baik saat puncak musim liburan maupun hari biasa, yang pada akhirnya memicu kelangkaan kursi saat masa libur panjang dan tingginya harga tiket pada periode normal.

Kini, tantangan besar berada di tangan pemerintah untuk memastikan bahwa paket stimulus ekonomi ini sukses menjaga daya beli publik tanpa mengorbankan keberlanjutan finansial para pelaku industri transportasi nasional.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Unik Dan Penuh Makna Pria Ini Tekuni Hobi Merawat Serta

Unik dan Penuh Makna, Pria Ini Tekuni Hobi Merawat Serta Membersihkan Batu Nisan Tua

by Malang Today
October 24, 2026

Temukan kisah unik hobi membersihkan batu nisan berlumut yang membawa ketenangan jiwa sekaligus melestarikan sejarah makam tua di Indonesia.

Mobil Listrik Byd Atto 3 Tabrak Mobil Dan Lindas Pengemudi

Mobil Listrik BYD Atto 3 Tabrak Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol hingga Luka Berat

by Malang Today
October 24, 2026

BYD Atto 1 seruduk mobil dan lindas pengemudi ojol tanpa suara di Jakarta, ketahui kronologi insiden tragis serta kondisi korban...

Prospek Saham Gudang Garam Ggrm Kembali Bergairah Terkatung Sinyal Positif

Prospek Saham Gudang Garam GGRM Kembali Bergairah Terkatung Sinyal Positif Industri Rokok

by Malang Today
October 24, 2026

Saham Gudang Garam GGRM berpotensi terdorong angin buritan dari sentimen positif pasar dan strategi bisnis baru yang memperkuat prospek kinerja.

Nenek 96 Tahun Ini Gaet 15 Juta Pengikut Di Tiktok

Nenek 96 Tahun Ini Gaet 15 Juta Pengikut di TikTok lewat Konten Menginspirasi

by BBC Indonesia
October 24, 2026

Ketahui kisah menginspirasi Grandma Droniak, nenek 96 tahun yang sukses gaet 15 juta pengikut di TikTok lewat konten uniknya yang...

Harga Minyak Global Melonjak Tajam Nilai Tukar Rupiah Terperosok

Harga Minyak Global Melonjak Tajam, Nilai Tukar Rupiah Terperosok

by Xinhua News
October 24, 2026

Nilai tukar rupiah melemah akibat tekanan lonjakan harga minyak global. Simak analisis dampak serta prospek ekonomi Indonesia selengkapnya di sini.

Dampak Serangan Houthi Ribuan Jemaah Umrah Terjebak Dan Telantar Di

Dampak Serangan Houthi, Ribuan Jemaah Umrah Terjebak dan Telantar di Arab Saudi

by Malang Today
October 24, 2026

Sebanyak 4 ribu jemaah umrah telantar di Arab Saudi akibat gangguan penerbangan buntut serangan kelompok Houthi yang memicu krisis laut.

Ihsg Melonjak 49 Persen Di Tengah Derasnya Aksi Jual Investor

IHSG Melonjak 4,9 Persen di Tengah Derasnya Aksi Jual Investor Asing

by Malang Today
October 24, 2026

IHSG melonjak 4,9 persen saat saham Indonesia rally, namun investor asing justru terus melakukan aksi jual bersih bernilai triliunan rupiah.

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Laksono Soal Kontroversi Film Pesta

Polda Metro Jaya Panggil Dandhy Laksono Soal Kontroversi Film Pesta Babi

by Malang Today
October 24, 2026

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sutradara Dandhy Laksono terkait usutan kasus film Pesta Babi. Simak informasi selengkapnya di sini.

Gaet Peraih Nobel Dtiif 2026 Incar Suntikan Investasi Teknologi Global

Gaet Peraih Nobel, DTIIF 2026 Incar Suntikan Investasi Teknologi Global

by Malang Today
October 24, 2026

DTIIF 2026 menghadirkan peraih Nobel untuk menarik investasi teknologi global dan mendorong inovasi digital serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Usul Luhut Ubah Definisi Korupsi Tuai Gelombang Polemik

Usul Luhut Ubah Definisi Korupsi Tuai Gelombang Polemik

by BBC Indonesia
October 24, 2026

Usul Luhut mengenai perubahan definisi korupsi menuai polemik tajam karena dinilai publik berpotensi melemahkan penegakan hukum di Indonesia.

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 10132
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.