SANTIAGO — Indonesia berhasil mengamankan potensi transaksi bisnis senilai USD 344,08 juta (sekitar Rp5,4 triliun) dalam forum bisnis bersama kawasan Amerika Latin dan Karibia yang berlangsung di Santiago, Cili, awal bulan ini. Capaian strategis ini menegaskan komitmen Jakarta dalam memperluas penetrasi pasar non-tradisional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Misi dagang bertajuk INA-LAC Business Forum 2024 tersebut memboyong delegasi yang terdiri dari 26 perusahaan Indonesia lintas sektor. Hasil konkret dari pertemuan diplomasi ekonomi ini mencatatkan realisasi transaksi secara langsung mencapai USD 328,98 juta, membuktikan tingginya minat pasar Amerika Latin terhadap produk-produk unggulan Nusantara.
Lompatan Signifikan Dibanding Tahun Sebelumnya
Kinerja diplomasi perdagangan tahun ini menunjukkan tren positif yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan gelaran serupa di São Paulo pada 2023 lalu. Berdasarkan data resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, angka potensi transaksi mengalami kenaikan sebesar 21,2 persen dari posisi tahun lalu yang mencatatkan angka USD 284 juta.
Sementara itu, angka realisasi transaksi juga merangkak naik 10.8 persen dibandingkan capaian edisi sebelumnya yang berada di angka USD 297 juta. Selain capaian kuantitatif dalam bentuk nilai transaksi, forum ini turut memfasilitasi penandatanganan empat kesepakatan bisnis strategis antar pelaku usaha kedua kawasan, yang diharapkan dapat menjadi pendorong utama kerja sama ekonomi jangka panjang.
Melawan Fragmentasi Melalui Konektivitas Ekonomi
Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arif Havas Oegroseno, menegaskan bahwa langkah agresif Indonesia di Amerika Latin merupakan bagian dari strategi besar untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional melalui diversifikasi pasar tujuan ekspor.
“Di tengah dinamika geopolitik dunia, Indonesia memilih untuk memperkuat konektivitas alih-alih keterbelahan. Kami terus mendorong penguatan ikatan perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia,” ujar Havas.
Ia menambahkan, pemerintah secara konsisten membuka ruang kerja sama lintas sektor yang lebih luas guna membangun kemitraan ekonomi yang tidak hanya beragam, tetapi juga memiliki daya tahan tinggi terhadap gejolak eksternal.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post