NAGOYA — Kontingen Indonesia mengakhiri perhelatan Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, dengan menduduki peringkat ke-16 klasemen akhir perolehan medali. Meski posisi Indonesia turun tiga peringkat dibandingkan edisi 2022 di Hangzhou, raihan medali Tim Garuda berhasil melampaui target yang ditetapkan pemerintah.
Sepanjang ajang multi-cabang terbesar di Asia yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober tersebut, Indonesia mengumpulkan total 39 medali yang terdiri dari 5 medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Hasil ini dicapai lewat perjuangan 430 atlet yang bertanding di 35 cabang olahraga.
Melampaui Target Pemerintah
Kementerian Pemuda dan Olahraga sebelumnya menargetkan empat medali emas untuk kontingen Merah Putih. Pencapaian lima medali emas ini pun mendapat apresiasi tinggi dari jajaran kepemimpinan kontingen.
Chef de Mission (CdM) Indonesia, Todotua Pasaribu, menyampaikan rasa terima kasih dan pujiannya kepada seluruh atlet, pimpinan kontingen, Kemenpora, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), serta masyarakat yang terus memberikan dukungan penuh.
“Berdasarkan target yang diberikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga yaitu empat medali emas, tim Indonesia di Asian Games kali ini berhasil meraih lima medali emas. Ini tentu menjadi pencapaian terbaik yang patut kita syukuri,” ujar Todotua.
Daftar Cabor Penyumbang Emas Indonesia
Dominasi dan efektivitas Indonesia terlihat di beberapa cabang olahraga unggulan yang sukses mengamankan podium tertinggi:
- Bulu Tangkis: Menyumbangkan dua medali emas. Emas pertama diraih oleh tim putra setelah menumbangkan tuan rumah sekaligus rival berat, Tiongkok, dengan skor tipis 3-2 di partai final. Langkah manis ini dilanjutkan oleh pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang menundukkan pasangan Tiongkok, Liang Weikeng/Wang Chang, melalui pertarungan sengit tiga gim.
- Angkat Besi: Lifter andalan Rahmat Erwin Abdullah tampil perkasa di kelas 75 kg putra. Ia menyabet emas usai mencatatkan total angkatan 366 kg (snatch 160 kg dan clean and jerk 206 kg).
- Panjat Tebing: Atlet speed putri Desak Made Rita Kusuma Dewi menyajikan drama mendebarkan dengan mengamankan emas usai membukukan catatan waktu 6,062 detik, unggul tipis dari wakil Tiongkok, Li Juan Deng (6,064 detik).
- Panahan: Medali emas kelima dipersembahkan oleh Nurisa Dian Ashrifah dari nomor individual compound putri setelah mengalahkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dengan skor 139-137.
Peta Persaingan Kawasan dan Asia
Di papan atas, Tiongkok kembali menegaskan dominasinya sebagai juara umum Asian Games 2026 setelah mengemas 169 emas, 89 perak, dan 83 perunggu. Tuan rumah Jepang mengekor di posisi kedua dengan 83 emas, 95 perak, dan 91 perunggu, disusul Korea Selatan di peringkat ketiga dengan 39 emas, 43 perak, dan 68 perunggu.
Di tingkat regional Asia Tenggara, Indonesia berada di bawah Thailand yang sukses menembus peringkat ke-7 (18 emas) dan Malaysia di posisi ke-11 (9 emas). Namun, Indonesia masih berada satu tingkat di atas Filipina yang berada di urutan ke-17 dengan koleksi 4 emas, 9 perak, dan 16 perunggu.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post