Ambisi Daya Terbentur Realita: Crusoe Batalkan Kesepakatan Turbin Gas $1,25 Miliar dengan Boom Supersonic
Laju ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang masif menuntut pasokan energi tanpa kompromi. Namun, di tengah perburuan daya listrik skala besar, kemitraan bernilai fantastis justru harus kandas di tengah jalan. Crusoe, startup pengembang pusat data AI raksasa yang baru saja mengamankan pendanaan jumbo senilai $3,9 miliar, resmi membatalkan rencana penggunaan turbin pembangkit listrik stasioner besutan Boom Supersonic.
Langkah mengejutkan ini sekaligus membatalkan kesepakatan bernilai $1,25 miliar (sekitar Rp20 triliun) yang sebelumnya dirancang untuk memasok 29 unit turbin gas “Superpower” berkapasitas 42 megawatt. Pembatalan ini menandai pergeseran taktis Crusoe dalam mengamankan pasokan energi untuk fasilitas komputasi tingkat tinggi yang mereka bangun.
Dari Penambang Bitcoin Hingga Penopang Utama OpenAI dan Microsoft
Didirikan pada 2018, Crusoe mengawali kiprahnya dengan memanfaatkan gas alam berlebih dari ladang minyak untuk menambang Bitcoin. Kini, metamorfosis perusahaan tersebut telah menempatkannya di posisi krusial sebagai salah satu penyedia infrastruktur AI terbesar di dunia. Salah satu proyek monumental mereka adalah kampus pusat data raksasa di Abilene, Texas, yang menjadi tulang punggung kekuatan komputasi bagi OpenAI.
Fasilitas tahap awal di Abilene berkapasitas 1,2 gigawatt yang dibangun untuk Oracle dan OpenAI sejauh ini mengandalkan jaringan listrik utama (grid), dengan pembangkit turbin gas yang hanya difungsikan sebagai daya cadangan. Di lokasi yang sama, Crusoe juga tengah menggarap pusat data 900 megawatt untuk Microsoft yang dirancang menggunakan pasokan listrik independen berbasis turbin gas di lokasi (on-site).
Juru bicara Crusoe, Andrew Schmitt, menegaskan bahwa fleksibilitas menjadi kunci utama strategi energi perusahaan. “Kami membangun pabrik AI mulai dari penyediaan daya, dan kami mengoperasikan kampus-kampus baru di seluruh negeri yang ditenagai oleh sumber energi inovatif,” ungkap Schmitt. Ia menambahkan bahwa Crusoe harus tetap adaptif memilih solusi energi yang paling tepat untuk setiap situs—mulai dari turbin, energi surya, angin, baterai, hingga jaringan listrik nasional.
Dampak Efek Domino Bagi Ambisi Pesawat Supersonik Boom
Di sisi lain, pembatalan ini menjadi pukulan telak bagi Boom Supersonic. Perusahaan manufaktur yang populer dengan proyek pesawat penumpang supersonik “Overture” ini sebelumnya mengepakkan sayap ke industri energi. Mereka mengadaptasi mesin jet “Symphony” menjadi turbin pembangkit listrik darat yang dinamai “Superpower”, di mana kedua produk tersebut berbagi sekitar 80% komponen yang sama.
Crusoe merupakan pelanggan perdana sekaligus komitmen terbesar bagi lini bisnis baru Boom tersebut. CEO Boom Supersonic, Blake Scholl, mengakui pembatalan kemitraan ini secara terbuka. “Intinya, turbin bukan lagi bagian dari bauran energi utama jangka pendek Crusoe di Abilene dan lokasi lainnya, sehingga kemitraan peluncuran ini tidak lagi relevan,” tulis Scholl.
Padahal, strategi diversifikasi ke sektor energi ini awalnya dirancang untuk menghasilkan arus kas cepat. Keuntungan dari penjualan turbin gas rencananya akan dialokasikan langsung untuk mendanai pengembangan proyek pesawat supersonik Overture yang memakan biaya sangat besar. Tahun lalu, Boom bahkan telah menggalang dana segar sebesar $300 juta yang sebagian besar dialokasikan untuk komersialisasi bisnis pembangkit listrik ini.
Arah Baru Peta Energi Pusat Data AI
Meski kehilangan klien utamanya, Scholl mengklaim bahwa Boom masih mengantongi potensi kerja sama dengan pelanggan lain. Boom menargetkan pengiriman turbin Superpower berkapasitas total 250 megawatt ke beberapa lokasi lain pada tahun depan, serta membidik target daya hingga 1 gigawatt pada 2028.
Dinamika yang terjadi antara Crusoe dan Boom Supersonic mencerminkan tingginya kompleksitas dalam penyediaan infrastruktur energi untuk AI. Pembatalan ini menunjukkan bahwa pengembang pusat data skala besar kini lebih memilih variasi bauran energi yang lebih stabil dan siap pakai ketimbang bergantung pada satu teknologi pembangkit listrik yang masih dalam tahap komersialisasi awal.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post