Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Analisis Greenpeace: Lonjakan harga energi di tengah agresi terhadap Iran memicu tingkat inflasi di seluruh Eropa/COP 17 CBD: Indonesia Masih Belum Berpihak Pada Pengakuan Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal/Rek, Ojo Sampe Lolos! Eiger Mega Bazaar Gebrak Malang dengan Diskon Gila-gilaan Sampai 60%/Ancaman Bencana hingga Siber, Warga Inggris Diimbau Timbun Kebutuhan Pokok/Investor Tiongkok Incar Proyek PLTS, Tekstil, dan Hilirisasi Mineral Danantara/Jennifer Bachdim dan 7 Miracle Models Gaungkan Kampanye Kepercayaan Diri Perempuan di JFW 2027/Lewat La Noche de las Embajadas, Dubes RI Sulaiman Syarif Bawa Budaya Indonesia Memikat Publik Argentina/Lenzing Terbitkan Saham Baru Rp5,2 Triliun demi Biayai Restrukturisasi Industri Tekstil Sustainable/Rupiah Terancam Tembus Rp18.200 per Dolar AS, Sektor Bisnis Bersiap Hadapi Lonjakan Biaya Operational/Wamen BUMN Dony Oskaria Konsolidasikan Seluruh Petinggi BUMN Bahas Arah Strategis Perusahaan Negara/Musember Rilis Singel Esok Hari sebagai Antitesis Rasa Lelah Menunggu Kesetiaan/Ahli Medis Malang Imbau Warga Tak Sepelekan Nyeri Rasa Sakit Sinyal Bahaya Kesehatan Tubuh/Transformasi Alat Coding OpenAI Jadi Asisten Pribadi yang Selalu Siap Membantu/Harry Kane Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris dan Dobrak Tren Ballon d’Or/Sapi Kabur Masuk Tol Pandaan-Malang Sempat Macetkan Lalu Lintas/
Analisis Greenpeace: Lonjakan harga energi di tengah agresi terhadap Iran memicu tingkat inflasi di seluruh Eropa/COP 17 CBD: Indonesia Masih Belum Berpihak Pada Pengakuan Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal/Rek, Ojo Sampe Lolos! Eiger Mega Bazaar Gebrak Malang dengan Diskon Gila-gilaan Sampai 60%/Ancaman Bencana hingga Siber, Warga Inggris Diimbau Timbun Kebutuhan Pokok/Investor Tiongkok Incar Proyek PLTS, Tekstil, dan Hilirisasi Mineral Danantara/Jennifer Bachdim dan 7 Miracle Models Gaungkan Kampanye Kepercayaan Diri Perempuan di JFW 2027/Lewat La Noche de las Embajadas, Dubes RI Sulaiman Syarif Bawa Budaya Indonesia Memikat Publik Argentina/Lenzing Terbitkan Saham Baru Rp5,2 Triliun demi Biayai Restrukturisasi Industri Tekstil Sustainable/Rupiah Terancam Tembus Rp18.200 per Dolar AS, Sektor Bisnis Bersiap Hadapi Lonjakan Biaya Operational/Wamen BUMN Dony Oskaria Konsolidasikan Seluruh Petinggi BUMN Bahas Arah Strategis Perusahaan Negara/Musember Rilis Singel Esok Hari sebagai Antitesis Rasa Lelah Menunggu Kesetiaan/Ahli Medis Malang Imbau Warga Tak Sepelekan Nyeri Rasa Sakit Sinyal Bahaya Kesehatan Tubuh/Transformasi Alat Coding OpenAI Jadi Asisten Pribadi yang Selalu Siap Membantu/Harry Kane Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris dan Dobrak Tren Ballon d’Or/Sapi Kabur Masuk Tol Pandaan-Malang Sempat Macetkan Lalu Lintas/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Buya Anwar Sebut Maraknya Kasus Korupsi Berpotensi Picu Krisis Kepercayaan Publik

by Malang Today
October 21, 2026
Buya Anwar Sebut Maraknya Kasus Korupsi Berpotensi Picu Krisis Kepercayaan

Buya Anwar Sebut Maraknya Kasus Korupsi Berpotensi Picu Krisis Kepercayaan

Ironi Komitmen Istana dan Deretan Kasus Pembantu Presiden

Maraknya kasus dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat dan pembantu di jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai berpotensi kuat menggerus tingkat kepercayaan publik terhadap Kepala Negara. Sorotan tajam ini mengemuka seiring munculnya ketimpangan antara narasi ketat pemberantasan korupsi yang digaungkan Istana dengan realitas hukum di berbagai instansi pemerintah.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Anwar Abbas, menyoroti fenomena tersebut sebagai situasi yang sangat dilematis. Di satu sisi, publik menyaksikan tekad politik yang kuat dari Presiden Prabowo untuk menumpas praktik rasuah hingga ke akar-akarnya. Namun, di sisi lain, tindakan oknum pejabat di tingkat kementerian dan lembaga justru bertolak belakang dengan komitmen tersebut.

“Di satu sisi Prabowo sebagai Presiden sangat bertekad memberantas korupsi, namun di sisi lain para pembantu dan anak buahnya justru melakukannya. Hal ini tentu membuat kepercayaan masyarakat kepada Prabowo menurun dan terganggu,” ujar Buya Anwar.

Rentetan Kasus Strategis yang Mencoreng Komitmen Pemerintah

Buya Anwar secara khusus mengapresiasi ketegangan visi Presiden Prabowo dalam menjaga integritas tata kelola negara. Kendati demikian, ia menyesalkan fakta di lapangan yang menunjukkan masih suburnya praktik tidak terpuji di lingkungan pemerintahan pusat. Sejumlah dugaan skandal korupsi besar dalam skala nasional belakangan ini menjadi bukti nyata belum efektifnya pengawasan internal di tubuh birokrasi.

Beberapa kasus menonjol yang menjadi perhatian publik di antaranya:

  • Dugaan penyimpangan anggaran di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).
  • Kasus dugaan pemerasan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
  • Dugaan penyelewengan dana siap pakai di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
  • Praktik pungutan liar (pungli) yang melibatkan oknum di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Menurutnya, rentetan kasus di lembaga-lembaga vital tersebut jelas menodai citra pemerintahan dan mencederai semangat reformasi birokrasi yang sedang dibangun oleh Istana.

Desakan Penegakan Hukum Transparan Tanpa Pandang Bulu

Guna memulihkan penegakan hukum dan menahan kebocoran keuangan negara yang semakin memprihatinkan, pimpinan MUI ini mendesak agar agenda pemberantasan korupsi dilakukan secara konsisten. Pemberantasan korupsi ditegaskan tidak boleh berhenti sebatas slogan politik atau dijadikan alat kepentingan pihak tertentu.

Ia menekankan pentingnya langkah konkret berupa penindakan hukum yang transparan, terukur, dan tidak tebang pilih terhadap siapapun elite yang terbukti terlibat dalam skandal keuangan negara.

“Siapa pun yang terlibat harus ditindak, diperiksa, dan diproses secara transparan sesuai hukum yang berlaku. Jika Prabowo ingin berhasil, hukum harus ditegakkan secara serius dan bersungguh-sungguh,” pungkas Buya Anwar.

Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Analisis Greenpeace Lonjakan Harga Energi Di Tengah Agresi Terhadap Iran

Analisis Greenpeace: Lonjakan harga energi di tengah agresi terhadap Iran memicu tingkat inflasi di seluruh Eropa

by Green Peace Indonesia
October 28, 2026

Amsterdam, Belanda — Antara Januari hingga Agustus 2026, harga energi jadi alasan utama kenaikan inflasi di Zona Euro (dari 1,7%...

Cop 17 Cbd Indonesia Masih Belum Berpihak Pada Pengakuan Masyarakat

COP 17 CBD: Indonesia Masih Belum Berpihak Pada Pengakuan Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal

by Green Peace Indonesia
October 28, 2026

Yerevan, Armenia, 28 Oktober 2026 – Menjelang berakhirnya Konferensi Para Pihak Konvensi Keanekaragaman Hayati PBB (COP 17 CBD), pemerintah Indonesia...

Ancaman Bencana Hingga Siber Warga Inggris Diimbau Timbun Kebutuhan Pokok

Ancaman Bencana hingga Siber, Warga Inggris Diimbau Timbun Kebutuhan Pokok

by BBC Indonesia
October 27, 2026

Pemerintah Inggris mengimbau warga menimbun kebutuhan pokok untuk mengantisipasi bencana cuaca ekstrem, serangan siber, dan ancaman terorisme.

Investor Tiongkok Incar Proyek Plts Tekstil Dan Hilirisasi Mineral Danantara

Investor Tiongkok Incar Proyek PLTS, Tekstil, dan Hilirisasi Mineral Danantara

by Xinhua News
October 27, 2026

Danantara beberkan besarnya minat investor Tiongkok mendanai proyek PLTS, industri tekstil, dan hilirisasi mineral potensial di Indonesia.

Lewat La Noche De Las Embajadas Dubes Ri Sulaiman Syarif

Lewat La Noche de las Embajadas, Dubes RI Sulaiman Syarif Bawa Budaya Indonesia Memikat Publik Argentina

by Malang Today
October 27, 2026

Saksikan upaya Dubes RI Sulaiman Syarif mempromosikan kebudayaan Indonesia yang memukau dalam ajang bergengsi La Noche de las Embajadas.

Lenzing Terbitkan Saham Baru Rp52 Triliun Demi Biayai Restrukturisasi Industri

Lenzing Terbitkan Saham Baru Rp5,2 Triliun demi Biayai Restrukturisasi Industri Tekstil Sustainable

by Malang Today
October 27, 2026

Lenzing terbitkan saham baru €301 juta demi retsrukturisasi industri. Simak strategi finansial raksasa serat tekstil ini di sini!

Rupiah Terancam Tembus Rp18200 Per Dolar As Sektor Bisnis Bersiap

Rupiah Terancam Tembus Rp18.200 per Dolar AS, Sektor Bisnis Bersiap Hadapi Lonjakan Biaya Operational

by Malang Today
October 27, 2026

Rupiah mendekati Rp18.200 per dolar AS, pelaku usaha di Indonesia bersiap hadapi lonjakan biaya operasional dan tekanan inflasi tinggi.

Wamen Bumn Dony Oskaria Konsolidasikan Seluruh Petinggi Bumn Bahas Arah

Wamen BUMN Dony Oskaria Konsolidasikan Seluruh Petinggi BUMN Bahas Arah Strategis Perusahaan Negara

by Malang Today
October 27, 2026

Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria mengumpulkan jajaran petinggi BUMN untuk melakukan konsolidasi strategis demi memperkuat kinerja perusahaan milik negara.

Harry Kane Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris Dan Dobrak Tren

Harry Kane Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris dan Dobrak Tren Ballon d’Or

by BBC Indonesia
October 27, 2026

Harry Kane mengukir sejarah sebagai pemain Inggris pertama yang meraih Ballon d'Or dalam 25 tahun setelah menentang tren di dunia...

Sapi Kabur Masuk Tol Pandaan Malang Sempat Macetkan Lalu Lintas

Sapi Kabur Masuk Tol Pandaan-Malang Sempat Macetkan Lalu Lintas

by Malang Today
October 27, 2026

Seekor sapi kabur menerobos dan memicu kemacetan parah di jalan tol, petugas mengimbau para pengendara untuk selalu waspada saat melintas.

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 9366
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.