Sinergi dengan UB, Pemkab Malang Matangkan Desain Alun-Alun Kepanjen Berbasis Kajian Akademis
Pemerintah Kabupaten Malang terus mematangkan langkah strategis untuk mewujudkan pembangunan Alun-Alun Kepanjen sebagai ikon sekaligus pusat pertumbuhan baru di ibu kota kabupaten. Demi memastikan proyek strategis ini memiliki landasan perencanaan yang matang dan berkelanjutan, Bupati Malang Sanusi menggandeng akademisi dari Universitas Brawijaya (UB) untuk melakukan kajian komprehensif dari berbagai aspek tata ruang hingga fungsi pelayanan publik.
Langkah krusial ini ditandai dengan menggelar audiensi khusus bersama jajaran pimpinan Universitas Brawijaya yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 5 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Kota Malang. Pertemuan ini difokuskan untuk menyerap masukan ilmiah terkait penataan kawasan, aksesibilitas lalu lintas, hingga proyeksi dampak sosial-ekonomi bagi warga Malang Raya, khususnya masyarakat Kabupaten Malang.
Dorong Kepanjen Jadi Pusat Pemerintahan dan Pelayanan Publik Modern
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Malang Sanusi menegaskan bahwa pembangunan Alun-Alun Kepanjen tidak sekadar ditujukan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) atau tempat rekreasi semata. Lebih dari itu, infrastruktur ini dirancang untuk memperkuat posisi Kepanjen yang telah ditetapkan sebagai pusat pemerintahan dan pelayanan publik Kabupaten Malang.
“Kami ingin pembangunan Alun-Alun Kepanjen nantinya tidak hanya menjadi ruang terbuka bagi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengembangan kawasan Kepanjen sebagai pusat pemerintahan dan pelayanan publik. Karena itu, masukan dan dukungan dari Universitas Brawijaya sangat penting untuk menyempurnakan perencanaannya,” ujar Sanusi.
Pemkab Malang menilai bahwa keterlibatan perguruan tinggi bereputasi seperti UB sangat dibutuhkan agar pembangunan fisik yang berjalan nantinya selaras dengan daya dukung lingkungan, nilai estetika kota, serta kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.
Universitas Brawijaya Siapkan Kajian Ilmiah Transdisiplin
Sinyal positif dan dukungan penuh disampaikan oleh pihak akademisi. Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., menyatakan kesiapan jajarannya untuk diterjunkan langsung mengawal proyek perencanaan strategis Pemkab Malang tersebut melalui pendekatan berbasis riset ilmiah.
“Universitas Brawijaya siap memberikan dukungan melalui kajian dan masukan akademik sesuai dengan bidang keilmuan yang kami miliki. Harapannya, rencana pembangunan Alun-Alun Kepanjen dapat disusun secara matang, berbasis kajian, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” tegas Prof. Widodo.
Keterlibatan pakar tata kota, arsitek lanskap, hingga ahli ekonomi publik dari UB diharapkan mampu melahirkan desain Alun-Alun Kepanjen yang tidak hanya megah secara visual, tetapi juga ramah lingkungan, responsif terhadap kebutuhan publik, serta mampu menggerakkan roda perekonomian lokal di wilayah Selatan Malang Raya.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post