Drama di GBK: 10 Pemain Indonesia Tahan Imbang Malaysia, Tiket Final Ditentukan Laga Terakhir
Tim nasional Indonesia harus puas berbagi angka dengan Malaysia setelah bermain imbang 0-0 dalam laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin malam. Hasil ini membuat persaingan menuju partai final semakin sengit dan harus ditentukan pada laga pamungkas fase grup.
Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi, terutama setelah Indonesia harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-37. Gelandang andalan, Thom Haye, diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR) menunjukkan pelanggaran keras terhadap penyerang Malaysia, Arif Aiman.
Ketangguhan Lini Pertahanan dan Aksi Maarten Paes
Unggul jumlah pemain membuat Malaysia mendominasi penguasaan bola di sisa babak kedua. Skuad asuhan John Herdman terpaksa mengubah strategi dengan bermain lebih dalam dan mengandalkan serangan balik cepat. Perubahan taktis dilakukan dengan memasukkan Ivar Jenner menggantikan Ragnar Oratmangoen untuk memperkokoh stabilitas lini tengah.
Di bawah mistar gawang, Maarten Paes tampil gemilang dengan melakukan serangkaian penyelamatan krusial yang menggagalkan upaya tim tamu. Puncak ketegangan terjadi pada masa injury time, ketika Dion Cools melepaskan tembakan berbahaya ke arah gawang Indonesia. Beruntung, Justin Hubner berada di posisi yang tepat untuk melakukan sapuan di garis gawang, memastikan skor kacamata bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Skenario Menuju Final
Hasil imbang ini menempatkan Malaysia dan Indonesia sama-sama mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Malaysia tetap memuncaki klasemen Grup A berkat keunggulan selisih gol. Sementara itu, Singapura berada di posisi ketiga dengan tiga poin setelah menundukkan Bangladesh 1-0, yang sekaligus memastikan Bangladesh tersingkir dari turnamen.
Sesuai regulasi, hanya juara grup yang berhak melaju ke partai final. Nasib Indonesia kini berada di ujung tanduk dan sangat bergantung pada laga terakhir melawan Bangladesh pada 1 Oktober mendatang, serta hasil pertandingan antara Malaysia kontra Singapura.
- Skenario Indonesia: Jika Indonesia menang atas Bangladesh dan Malaysia gagal meraih poin penuh melawan Singapura, maka Indonesia akan keluar sebagai juara grup.
- Skenario Ketat: Jika Indonesia dan Malaysia sama-sama memenangkan laga terakhir, penentuan juara grup akan ditentukan melalui kriteria tie-breaker, dimulai dari selisih gol.
- Risiko: Jika Indonesia hanya bermain imbang dan Singapura berhasil mengalahkan Malaysia, maka Singapura akan menggeser posisi Indonesia di klasemen dengan koleksi enam poin.
Catatan Pertandingan
Sebelum drama kartu merah, Indonesia sebenarnya sempat mencetak gol cepat melalui Justin Hubner memanfaatkan lemparan jauh Kevin Diks. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit karena dianggap terjadi pelanggaran dalam proses pembangunan serangan.
Susunan Pemain:
Indonesia: Maarten Paes; Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner; Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, Dean James (Nathan Tjoe-A-On 82′), Thom Haye, Ole Romeny (Rizky Ridho 82′), Luke Vickery (Mitchell Baker 69′), Ragnar Oratmangoen (Ivar Jenner 42′). Pelatih: John Herdman.
Malaysia: Syihan Hazmi; Brad Tapp, Quentin Cheng, Dion Cools, La’Vere Corbin-Ong; Manuel Hidalgo (Fergus Tierney 73′), Stuart Wilkin, Nooa Laine; Faisal Halim (Paulo Josue 54′), Bergson (Syahmi Safari 88′), Arif Aiman. Pelatih: Tan Cheng Hoe.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post