Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Polres Probolinggo Rangkul Kades Jaga Kondusivitas Kamtibmas Menjelang Pilkades 2027/Ekspansi Cepat Waymo: Mengupas Lonjakan Armada Mobil Tanpa Sopir Lewat Data Utama/Krisis Gas Paksa Eropa Kembali Buru Batu Bara Hingga Harga Melonjak/Aksi Syuting Bawa Tank Bikin Geger, Warga Langsung Keluar Rumah Sambil Menenteng Senapan/IHSG Anjlok 1,2 Persen Tertekan Tundukan Rupiah dan Lonjakan Yield Obligasi AS/Laporan Ijazah Gibran Berbuntut Panjang, Akademisi Minta 7 Komisioner KPU Tak Dipilih Lagi/Langkah Awal satchi! Menembus Industri Musik Lewat Singel Debut Sayang/Ribuan Siswa SMK Turen Sambut Meriah Gelaran Arema FC Goes To School/Promo Beli 1 Gratis Setengah Harga Tiket TechCrunch Disrupt Resmi Dibuka/Hukuman Nadiem Dipangkas Jadi 9 Tahun, Pengadilan Perintahkan Google Ganti Rugi 50 Persen Kerugian/TNI AL Resmi Luncurkan KRI Sriwijaya-100 untuk Perkuat Alutsista Pertahanan Laut Indonesia/Lanjutkan Suar Cipta Akbar Chalay dan Mingse Bawa Nostalgia Asmara dalam Single Kok Masih Rindu?/Tekan Populasi Anabul, Pemkot Malang Gelar Sterilisasi Massal Puluhan Kucing Jantan/Nexterity Kembangkan Otomasi Robotik untuk Pekerjaan Instalasi Pipa Berisiko Tinggi/Dilema Transisi Hijau: Poin Penting Aksi Iklim Tanpa Mengorbankan Laju Ekonomi/
Polres Probolinggo Rangkul Kades Jaga Kondusivitas Kamtibmas Menjelang Pilkades 2027/Ekspansi Cepat Waymo: Mengupas Lonjakan Armada Mobil Tanpa Sopir Lewat Data Utama/Krisis Gas Paksa Eropa Kembali Buru Batu Bara Hingga Harga Melonjak/Aksi Syuting Bawa Tank Bikin Geger, Warga Langsung Keluar Rumah Sambil Menenteng Senapan/IHSG Anjlok 1,2 Persen Tertekan Tundukan Rupiah dan Lonjakan Yield Obligasi AS/Laporan Ijazah Gibran Berbuntut Panjang, Akademisi Minta 7 Komisioner KPU Tak Dipilih Lagi/Langkah Awal satchi! Menembus Industri Musik Lewat Singel Debut Sayang/Ribuan Siswa SMK Turen Sambut Meriah Gelaran Arema FC Goes To School/Promo Beli 1 Gratis Setengah Harga Tiket TechCrunch Disrupt Resmi Dibuka/Hukuman Nadiem Dipangkas Jadi 9 Tahun, Pengadilan Perintahkan Google Ganti Rugi 50 Persen Kerugian/TNI AL Resmi Luncurkan KRI Sriwijaya-100 untuk Perkuat Alutsista Pertahanan Laut Indonesia/Lanjutkan Suar Cipta Akbar Chalay dan Mingse Bawa Nostalgia Asmara dalam Single Kok Masih Rindu?/Tekan Populasi Anabul, Pemkot Malang Gelar Sterilisasi Massal Puluhan Kucing Jantan/Nexterity Kembangkan Otomasi Robotik untuk Pekerjaan Instalasi Pipa Berisiko Tinggi/Dilema Transisi Hijau: Poin Penting Aksi Iklim Tanpa Mengorbankan Laju Ekonomi/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

IHSG Anjlok 1,2 Persen Tertekan Tundukan Rupiah dan Lonjakan Yield Obligasi AS

by Malang Today
September 25, 2026
Ihsg Anjlok 12 Persen Tertekan Tundukan Rupiah Dan Lonjakan Yield

Ihsg Anjlok 12 Persen Tertekan Tundukan Rupiah Dan Lonjakan Yield

Pasar keuangan Indonesia kembali dihantam gelombang tekanan eksternal. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meluncur deras ke zona merah pada penutupan perdagangan Kamis, terimbas oleh lonjakan imbal hasil (yield) obligasi AS (US Treasury), penguatan mata uang dolar AS, serta maraknya aksi jual bersih oleh investor asing di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.

Berdasarkan data resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG anjlok 76 poin atau setara 1,2 persen ke level 6.298. Sepanjang jam perdagangan, indeks saham domestik bergerak loyo tanpa perlawanan berarti di rentang level terendah 6.287 hingga titik tertinggi harian di 6.368.

Aktivitas transaksi mencatatkan volume sebesar 29,3 miliar lembar saham dengan nilai transaksi (turnover) mencapai Rp 11,23 triliun dari 1,6 juta kali transaksi. Tekanan pasar terlihat dari dominasi saham yang melemah, di mana sebanyak 462 saham berguguran, 188 saham menguat, dan 144 saham stagnan.

Eskalasi Geopolitik dan Risiko Inflasi Global

Tim riset analis Pilarmas mengonfirmasi bahwa sentimen negatif dari pasar global menjadi faktor utama yang merontokkan IHSG. Para pelaku pasar cenderung mengambil langkah antisipatif dan berhati-hati merespons prospek suku bunga AS yang masih penuh teka-teki, melonjaknya imbal hasil obligasi, dan penguatan keperkasaan dolar AS.

Kondisi pasar kian diperparah oleh memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah. Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi sorotan tajam pasar modal dunia karena berpotensi mengganggu pasokan energi global dan memicu kenaikan harga minyak mentah.

Lonjakan harga minyak diproyeksikan bakal melambungkan kembali angka inflasi global. Jika inflasi bertahan di tingkat tinggi, ruang bagi bank-bank sentral dunia untuk melonggarkan kebijakan moneter atau memangkas suku bunga akan makin sempit. Risiko ini memicu para investor melepas aset-aset berisiko tinggi (risk-off) seperti saham, lalu mengalihkan dana mereka ke instrumen pasar uang yang lebih aman.

Arah Hubungan dagang AS-Tiongkok

Selain geopolitik Timur Tengah, perhatian investor global kini tertuju pada rencana pertemuan tingkat tinggi antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Washington.

Pertemuan kedua pemimpin negara berdaya ekonomi terbesar di dunia tersebut dijadwalkan membahas kelanjutan hubungan perdagangan bilateral, khususnya perpanjangan masa jeda perang dagang (trade truce). Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat memperpanjang kesepakatan gencatan senjata dagang selama dua bulan hingga 10 Januari mendatang, meski pemerintah Tiongkok secara resmi belum mengonfirmasi tanggal pasti berakhirnya kesepakatan tersebut.

Agenda diplomasi ekonomi Trump dan Xi Jinping diprediksi juga akan menyentuh isu-isu strategis kawasan serta sektor krusial, meliputi pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), dinamika isu Iran, status Taiwan, hingga stabilitas hubungan ekonomi kedua negara.

Rupiah Tertekan dan Perlambatan Ekonomi Domestik

Dari dalam negeri, kombinasi pelemahan nilai tukar rupiah dan hengkangnya modal asing (capital outflow) makin memberatkan langkah IHSG. Penguatan dolar AS yang dibarengi lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS kian menghimpit nilai tukar mata uang negara-negara berkembang (emerging markets), tidak terkecuali rupiah.

Meskipun Bank Indonesia (BI) telah mengambil langkah menahan suku bunga acuan pada level tetap untuk menjaga stabilitas rupiah dan mengawal pertumbuhan ekonomi, tingginya volatilitas pasar eksternal membuat aset-aset berbasis pasar keuangan domestik sangat rentan terhadap perubahan sentimen global.

Faktor lain yang turut memicu kehati-hatian investor adalah indikasi awal perlambatan pertumbuhan ekonomi dan konsumsi rumah tangga di dalam negeri. Akumulasi dari deretan sentimen negatif ini memaksa investor bersikap lebih selektif dan mengencangkan aksi jual pada sejumlah saham unggulan.

Dinamika Bursa Saham Kawasan Asia

Pergerakan bursa saham di kawasan Asia Pasifik bergerak bervariasi (mixed) merespons volatilitas global ini:

  • Jepang: Indeks Nikkei 225 justru mampu membukukan kenaikan 0,8 persen, didorong oleh aksi beli saham-saham produsen semi konduktor seiring bangkitnya minat investor terhadap ekosistem kecerdasan buatan (AI).
  • Hong Kong: Indeks Hang Seng tergerus 0,3 persen.
  • Tiongkok: Indeks Shanghai Composite ikut melemah sebesar 1,2 persen.
  • Korea Selatan: Pasar keuangan di negara ini tutup karena memperingati libur nasional festival panen Chuseok.
Logo Malang Today
Malang Today

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.

Related Posts

Krisis Gas Paksa Eropa Kembali Buru Batu Bara Hingga Harga

Krisis Gas Paksa Eropa Kembali Buru Batu Bara Hingga Harga Melonjak

by Malang Today
September 25, 2026

Harga batu bara melambung akibat lonjakan harga gas di Eropa. Simak analisis lengkap penyebab dan dampaknya terhadap krisis energi global...

Aksi Syuting Bawa Tank Bikin Geger Warga Langsung Keluar Rumah

Aksi Syuting Bawa Tank Bikin Geger, Warga Langsung Keluar Rumah Sambil Menenteng Senapan

by Malang Today
September 25, 2026

Aksi syuting bawa tank hebohkan warga hingga keluar rumah sambil menenteng senapan, tonton momen menegangkan sekaligus unik yang viral ini.

Laporan Ijazah Gibran Berbuntut Panjang Akademisi Minta 7 Komisioner Kpu

Laporan Ijazah Gibran Berbuntut Panjang, Akademisi Minta 7 Komisioner KPU Tak Dipilih Lagi

by Malang Today
September 25, 2026

Tujuh komisioner KPU dinilai tak layak dipilih kembali usai dugaan pelanggaran etik terkait keabsahan berkas ijazah Gibran terungkap.

Hukuman Nadiem Dipangkas Jadi 9 Tahun Pengadilan Perintahkan Google Ganti

Hukuman Nadiem Dipangkas Jadi 9 Tahun, Pengadilan Perintahkan Google Ganti Rugi 50 Persen Kerugian

by Malang Today
September 25, 2026

Hukuman Nadiem dipangkas jadi 9 tahun penjara setelah pengadilan memerintahkan Google membayar setengah kerugian ganti rugi.

Tni Al Resmi Luncurkan Kri Sriwijaya 100 Untuk Perkuat Alutsista Pertahanan

TNI AL Resmi Luncurkan KRI Sriwijaya-100 untuk Perkuat Alutsista Pertahanan Laut Indonesia

by Malang Today
September 25, 2026

TNI AL resmi memperkenalkan KRI Sriwijaya-100 sebagai kapal perang modern terbaru untuk memperkuat pertahanan dan menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

Dilema Transisi Hijau Poin Penting Aksi Iklim Tanpa Mengorbankan Laju

Dilema Transisi Hijau: Poin Penting Aksi Iklim Tanpa Mengorbankan Laju Ekonomi

by Malang Today
September 25, 2026

Aksi iklim dan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seimbang guna mendorong pembangunan berkelanjutan tanpa mengorbankan kesejahteraan.

Trump Dan Xi Bertemu Langsung Di Tengah Sengitnya Persaingan Ai

Trump dan Xi Bertemu Langsung di Tengah Sengitnya Persaingan AI AS-China

by BBC Indonesia
September 25, 2026

Trump dan Xi bertemu langsung di tengah ketegangan persaingan teknologi, membahas masa depan perlombaan kecerdasan buatan antara Amerika Serikat dan...

Max Mara Leburkan Nostalgia Pionir 1930 An Dan Visi Futuristik Dalam

Max Mara Leburkan Nostalgia Pionir 1930-an dan Visi Futuristik dalam Koleksi Terbaru

by Malang Today
September 25, 2026

Jelajahi inspirasi Max Mara dari pionir kosmopolitan 1930-an yang membentuk tren gaya hidup dan fashion masa depan secara elegan.

Beban Krisis 1997 Resmi Berakhir Namun Bayang Bayang Skandal Blbi Belum

Beban Krisis 1997 Resmi Berakhir, Namun Bayang-Bayang Skandal BLBI Belum Usai

by Malang Today
September 25, 2026

Indonesia resmi melunasi utang krisis 1997 namun skandal BLBI terus membayangi ekonomi negara hingga kini akibat penagihan aset yang belum...

Kemendag Kejar Target Efektifkan Perjanjian Perdagangan Bebas I Eaeu Fta Akhir

Kemendag Kejar Target Efektifkan Perjanjian Perdagangan Bebas I-EAEU FTA Akhir Tahun Ini

by Malang Today
September 25, 2026

Kemendag menargetkan perjanjian I-EAEU FTA berlaku akhir tahun untuk memperluas akses pasar ekspor Indonesia ke kawasan Eurasia secara signifikan.

Discussion about this post

View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 4820
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.