Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
AS Klaim Ingin Negosiasi, Iran Sebut Sikap Washington Mulai Melunak/Usut Kegaduhan Penggeledahan Pesantren, Polri Terjunkan Divisi Propam/BMKG Catat 659 Gempa Mengguncang Jawa Timur Selama Oktober 2026/Gugatan NAACP Terkait Polusi Pusat Data xAI Resmi Dilanjutkan di Pengadilan/Denda Rp 2,1 Triliun Dinilai Belum Cukup Pulihkan Kepercayaan Investor Pasar Modal/Kabut Asap Karhutla: Pemicu Ketegangan Diplomatik RI-Singapura/Film Peraih Palme d’Or Resmi Buka Gelaran Jakarta World Cinema 2026/Harga BBM November Batal Naik, Pertamina dan SPBU Swasta Kompak Pertahankan Tarif/Fenomena Cancel Culture RANS dan Willie Salim Cermin Nyata Kemarahan Publik/Ribuan Warga Padati Puncak Dies Natalis ke-65 UIN Malang/Strategi Founder Summit Membangun Jaringan Bisnis yang Tepat Sasaran untuk Mengakselerasi Skala Usaha/BEI Pacu Penjaringan Emiten Baru Demi Target IPO 2027/Puluhan Anak Praktik Ibu Pengganti Ditemukan di Rumah Horor California/Desainer Australia Gaungkan Zero Waste Fashion Demi Dorong Kesadaran Lingkungan Konsumen/Suara Serak Jelang Pemilu Sela, Donald Trump Alihkan Kampanye Terapkan Format Virtual/
AS Klaim Ingin Negosiasi, Iran Sebut Sikap Washington Mulai Melunak/Usut Kegaduhan Penggeledahan Pesantren, Polri Terjunkan Divisi Propam/BMKG Catat 659 Gempa Mengguncang Jawa Timur Selama Oktober 2026/Gugatan NAACP Terkait Polusi Pusat Data xAI Resmi Dilanjutkan di Pengadilan/Denda Rp 2,1 Triliun Dinilai Belum Cukup Pulihkan Kepercayaan Investor Pasar Modal/Kabut Asap Karhutla: Pemicu Ketegangan Diplomatik RI-Singapura/Film Peraih Palme d’Or Resmi Buka Gelaran Jakarta World Cinema 2026/Harga BBM November Batal Naik, Pertamina dan SPBU Swasta Kompak Pertahankan Tarif/Fenomena Cancel Culture RANS dan Willie Salim Cermin Nyata Kemarahan Publik/Ribuan Warga Padati Puncak Dies Natalis ke-65 UIN Malang/Strategi Founder Summit Membangun Jaringan Bisnis yang Tepat Sasaran untuk Mengakselerasi Skala Usaha/BEI Pacu Penjaringan Emiten Baru Demi Target IPO 2027/Puluhan Anak Praktik Ibu Pengganti Ditemukan di Rumah Horor California/Desainer Australia Gaungkan Zero Waste Fashion Demi Dorong Kesadaran Lingkungan Konsumen/Suara Serak Jelang Pemilu Sela, Donald Trump Alihkan Kampanye Terapkan Format Virtual/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

OJK Denda Pelaku Pasar Rp2,1 Triliun di Tengah Ancaman Downgrade Saham Indonesia

by BBC Indonesia
October 17, 2026
Ojk Denda Pelaku Pasar Rp21 Triliun Di Tengah Ancaman Downgrade

Ojk Denda Pelaku Pasar Rp21 Triliun Di Tengah Ancaman Downgrade

MALANG TODAY – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi denda senilai total Rp2,1 triliun terhadap sejumlah pihak yang terbukti melakukan manipulasi perdagangan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) periode 2024–2026. Selain itu, regulator juga membongkar pelanggaran alokasi penjatahan saham pada penawaran umum perdana (IPO) PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Langkah penegakan hukum berskala besar ini diumumkan tepat sehari setelah penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), membuka konsultasi publik mengenai wacana penurunan status pasar modal Indonesia. MSCI mempertimbangkan untuk menurunkan peringkat Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market—kategori terendah yang dihuni negara-negara seperti Zimbabwe, Nigeria, Lebanon, dan Ukraina.

Kombinasi antara sanksi denda fantastis dan ancaman downgrade MSCI langsung memicu kepanikan investor. Pada perdagangan Jumat (16/10), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok lebih dari 8% di awal sesi hingga memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt). IHSG akhirnya ditutup merosot 11,57% ke level 5.185,10, yang merupakan posisi terendah sejak 2020.

Modus Manipulasi Saham DSSA dan Pelanggaran IPO BREN-CUAN

Berdasarkan hasil pemeriksaan OJK, manipulasi perdagangan saham DSSA—perusahaan energi dan teknologi milik Grup Sinar Mas—dilakukan secara terencana dan terstruktur oleh nasabah perorangan maupun institusi. Praktik goreng saham ini melibatkan belasan perusahaan efek hingga menyebabkan harga saham DSSA melonjak tidak wajar. Atas pelanggaran tersebut, OJK menjatuhkan denda sebesar Rp1,5 triliun serta membekukan izin individu sejumlah direksi perusahaan efek yang terlibat.

Sementara dalam kasus IPO BREN dan CUAN (entitas bisnis Grup Prajogo Pangestu), OJK menemukan skema penyesatan penjatahan saham. Sejak awal, porsi saham yang seharusnya dilepas ke publik telah diskenariokan untuk jatuh ke tangan kelompok yang berafiliasi dengan pemegang saham pengendali. Pengaburan identitas pemesan membuat kepemilikan saham menjadi sangat terkonsentrasi dan pasokan di pasar terbatas.

Atas tindakan tersebut, OJK mengenakan denda Rp500 miliar kepada BREN dan Rp100 miliar kepada CUAN. Merespons sanksi ini, manajemen BREN dan CUAN menyatakan menghormati keputusan OJK dan memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional serta komitmen bisnis perusahaan tetap berjalan normal.

Komitmen Reformasi dan Peringatan Keras dari MSCI

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari reformasi struktural pasar modal Indonesia yang bergulir sejak awal 2026. Langkah pembenahan mencakup peningkatan transparansi, penguatan likuiditas, hingga penurunan ambang batas keterbukaan kepemilikan saham dari 5% menjadi 1%. Sepanjang tahun 2026, OJK mencatat telah menjatuhkan sanksi kepada sedikitnya 835 pihak.

Tekanan terhadap pasar modal Indonesia sebenarnya telah berhembus sejak awal tahun. Pada Januari 2026, MSCI sempat memberi peringatan awal terkait lemahnya transparansi kepemilikan saham dan penegakan hukum. Gelombang peringatan tersebut bahkan sempat memicu pengunduran diri sejumlah pimpinan puncak OJK, termasuk Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara.

Namun, karena perbaikan dinilai belum signifikan, MSCI meningkatkan ancamannya pada 15 Oktober 2026 dengan mengusulkan penurunan status ke Standalone Market. Periode konsultasi MSCI akan berlangsung hingga 30 April 2027, sebelum keputusan final diketok pada Juni 2027.

Sorotan Pengamat: Masalah Transparansi dan Kepastian Hukum

Para pengamat dan ekonom menilai langkah keras MSCI merupakan cerminan dari persoalan sistemik yang diabaikan selama bertahun-tahun. Peneliti LPEM FEB UI, Teuku Riefky Hasan, menyoroti masih maraknya keberadaan saham “gorengan” sebagai bukti lemahnya kepatuhan dan regulasi dalam pengawasan transaksi.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, menekankan pentingnya keterbukaan informasi mengenai pemilik manfaat akhir (beneficial ownership). Menurutnya, tanpa transparansi yang jelas, proses IPO berisiko hanya menjadi sarana formalitas bagi kelompok tertentu untuk mengontrol harga saham di pasar secondary.

Kini, keberhasilan reformasi yang digaungkan OJK dan Bursa Efek Indonesia akan sangat bergantung pada konsistensi penegakan hukum demi mengembalikan kepercayaan investor domestik maupun global.

logo BBC Indonesia
BBC Indonesia

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)

Related Posts

As Klaim Ingin Negosiasi Iran Sebut Sikap Washington Mulai Melunak

AS Klaim Ingin Negosiasi, Iran Sebut Sikap Washington Mulai Melunak

by Malang Today
November 1, 2026

Iran sebut nada bicara AS kini berubah saat Washington berupaya buka jalur negosiasi diplomatik baru di tengah ketegangan kedua negara.

Usut Kegaduhan Penggeledahan Pesantren Polri Terjunkan Divisi Propam

Usut Kegaduhan Penggeledahan Pesantren, Polri Terjunkan Divisi Propam

by Malang Today
November 1, 2026

Polri menerjunkan Propam untuk mengusut dugaan pelanggaran prosedur dalam penggeledahan pesantren yang memicu kegaduhan publik.

Denda Rp 21 Triliun Dinilai Belum Cukup Pulihkan Kepercayaan Investor

Denda Rp 2,1 Triliun Dinilai Belum Cukup Pulihkan Kepercayaan Investor Pasar Modal

by Malang Today
November 1, 2026

Denda Rp 2,1 triliun belum cukup pulihkan kepercayaan investor pasar modal yang meredup akibat maraknya skandal manipulasi saham.

Kabut Asap Karhutla Pemicu Ketegangan Diplomatik Ri Singapura

Kabut Asap Karhutla: Pemicu Ketegangan Diplomatik RI-Singapura

by BBC Indonesia
November 1, 2026

Pelajari sejarah karhutla di Indonesia yang memicu ketegangan diplomatik dengan Singapura serta dampaknya bagi hubungan kedua negara di sini.

Harga Bbm November Batal Naik Pertamina Dan Spbu Swasta Kompak

Harga BBM November Batal Naik, Pertamina dan SPBU Swasta Kompak Pertahankan Tarif

by Malang Today
November 1, 2026

Pertamina dan pengecer BBM swasta mempertahankan harga bahan bakar untuk November 2024 guna menjaga stabilitas pasar di Indonesia.

Fenomena Cancel Culture Rans Dan Willie Salim Cermin Nyata Kemarahan

Fenomena Cancel Culture RANS dan Willie Salim Cermin Nyata Kemarahan Publik

by Malang Today
November 1, 2026

Fenomena cancel culture RANS dan Willie Salim menjadi bukti nyata kemarahan publik. Simak analisis lengkap dan dampaknya di sini.

Bei Pacu Penjaringan Emiten Baru Demi Target Ipo 2027

BEI Pacu Penjaringan Emiten Baru Demi Target IPO 2027

by Malang Today
November 1, 2026

Simak strategi Bursa Efek Indonesia dalam menjaring emiten baru untuk IPO 2027 demi mendorong pertumbuhan pasar modal nasional secara berkelanjutan.

Puluhan Anak Praktik Ibu Pengganti Ditemukan Di Rumah Horor California

Puluhan Anak Praktik Ibu Pengganti Ditemukan di Rumah Horor California

by BBC Indonesia
November 1, 2026

Penggerebekan rumah horor di California mengungkap puluhan anak korban praktik ibu pengganti ilegal. Simak fakta lengkapnya di sini!

Suara Serak Jelang Pemilu Sela Donald Trump Alihkan Kampanye Terapkan

Suara Serak Jelang Pemilu Sela, Donald Trump Alihkan Kampanye Terapkan Format Virtual

by Malang Today
November 1, 2026

Suara serak jelang pemilu sela memaksa Donald Trump menghentikan kampanye keliling dan beralih ke format virtual demi sapa pendukungnya.

Usut Dugaan Pelanggaran Transaksi Bei Bakal Buka Bukaan Identitas Broker Bermasalah

Usut Dugaan Pelanggaran Transaksi, BEI Bakal Buka-Bukaan Identitas Broker Bermasalah ke Publik

by Malang Today
November 1, 2026

BEI akan mengumumkan nama broker yang diperiksa atas dugaan pelanggaran transaksi guna meningkatkan transparansi pasar saham Indonesia.

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

8713
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.