WASHINGTON D.C. — Menjelang pelaksanaan pemilu sela (midterm election) Amerika Serikat yang kian dekat, Presiden Donald Trump mendadak mengubah strategi kampanyenya. Mantan Presiden AS tersebut memutuskan untuk menghentikan agenda safari politik secara langsung di beberapa wilayah dan beralih ke format kampanye virtual demi menjaga efisiensi serta kondisi fisiknya.
Keputusan tersebut diambil usai maraton kampanye intensif yang dilakoni Trump di berbagai belur wilayah Negeri Paman Sam selama empat pekan terakhir. Langkah ini dilakukan guna menyokong perolehan suara para kandidat dari Partai Republik sebelum hari pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November mendatang.
Pembatalan Agenda di Basis Pertempuran Utama
Semula, Trump dijadwalkan menghadiri reli kampanye tatap muka di Salina, Kansas, serta Dubuque, Iowa. Namun, agenda di kedua negara bagian tersebut dipastikan batal setelah pihak Komite Nasional Partai Republik (RNC) melakukan penyesuaian strategi di lapangan.
Saat memberikan keterangan kepada awak media, Trump menegaskan optimisme politiknya meski tidak hadir secara fisik di Kansas—wilayah Midwest tempat Senator Roger Marshall dari Partai Republik sedang terlibat persaingan ketat melawan kandidat Partai Demokrat, Adam Hamilton.
“Dia (Roger Marshall) tampil sangat baik. Kami optimistis akan meraih hasil yang kuat pada Selasa malam nanti,” ujar Trump.
Strategi Virtual dan Kondisi Fisik Jadi Pertimbangan
Sebagai gantinya, kelompok penggalangan dana yang berafiliasi dengan Trump, MAGA, mengonfirmasi akan menggelar serangkaian kampanye virtual yang mencakup 19 negara bagian, termasuk Kansas dan Iowa, hingga menjelang hari pencoblosan.
Perubahan format ini juga tidak lepas dari kondisi fisik Trump. Intensitas pidato yang berdurasi lebih dari satu jam setiap harinya diakui cukup menguras stamina. Saat menyampaikan orasi politik di Mississippi baru-baru ini, suara Trump terdengar parau dan serak akibat kelelahan.
“Tuhan tidak menciptakan pita suara Anda untuk digunakan dalam pidato kampanye setiap hari,” seloroh Trump mengomentari kondisi suaranya.
Penentu Peta Politik di Kongres AS
Sejak awal Oktober, Trump tercatat telah menggelar sedikitnya 25 kali kampanye terbuka di 19 negara bagian, terutama menyasar basis pengikut setia Partai Republik di kawasan pedesaan. Meski membatalkan acara di Kansas dan Iowa, Trump dipastikan masih akan melanjutkan perjalanan ke beberapa titik kunci lain, termasuk Florida.
Pemilihan umum paruh waktu kali ini menjadi krusial karena akan menentukan peta kekuatan politik di Washington D.C., khususnya terkait siapa yang bakal memegang kendali mayoritas di Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS untuk sisa masa jabatan mendatang.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post