MALANG TODAY – Pemerintah Ukraina dan Turkiye resmi menyepakati kerja sama strategis untuk memastikan koridor biji-bijian di wilayah Laut Hitam tetap beroperasi secara efektif. Kesepakatan ini dicapai guna menjaga kelancaran rantai pasok ketahanan pangan global yang sempat terganggu akibat konflik di kawasan tersebut.
Kepastian kerja sama ini disampaikan langsung oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, seusai menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan, di Istanbul.
Fokus pada Ketahanan Pangan Global
Pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung substantif tersebut menempatkan isu keamanan Laut Hitam dan ketahanan pangan sebagai agenda utama pembahasan. Kedua kepala negara menggarisbawahi pentingnya keberlanjutan jalur distribusi komoditas pangan dari pelabuhan-pelabuhan kunci.
Zelensky menegaskan bahwa komitmen bersama Erdogan menjadi krusial agar koridor ekspor biji-bijian tidak hanya sekadar bertahan, tetapi juga mampu berfungsi secara optimal dalam jangka panjang.
Perluasan Kerja Sama Sektor Ekonomi dan Energi
Selain fokus pada koridor pangan Laut Hitam, pertemuan tersebut juga menghasilkan kesepakatan penguatan hubungan ekonomi bilateral. Ukraina dan Turkiye saat ini tengah merancang sejumlah proyek industri bersama yang baru.
Pemerintah kedua negara melihat adanya potensi kerja sama yang sangat signifikan, khususnya pada pengembangan sektor energi serta pembangunan infrastruktur strategis di masa mendatang.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post