Skip to main content

Malang Today

Malang Today
Beauty Fashion Music Malang
SEP 9, 2026
-- : --
⛅ 27°C
Ribuan Warga Padati Puncak Dies Natalis ke-65 UIN Malang/Strategi Founder Summit Membangun Jaringan Bisnis yang Tepat Sasaran untuk Mengakselerasi Skala Usaha/BEI Pacu Penjaringan Emiten Baru Demi Target IPO 2027/Puluhan Anak Praktik Ibu Pengganti Ditemukan di Rumah Horor California/Desainer Australia Gaungkan Zero Waste Fashion Demi Dorong Kesadaran Lingkungan Konsumen/Suara Serak Jelang Pemilu Sela, Donald Trump Alihkan Kampanye Terapkan Format Virtual/Usut Dugaan Pelanggaran Transaksi, BEI Bakal Buka-Bukaan Identitas Broker Bermasalah ke Publik/Dorong Ekonomi Hijau Kaltim, Pelibatan Anak Muda dan Pembukaan Lapangan Kerja Jadi Kunci/Lewat Pesona Rahasia Teddy Adhitya Buktikan Tuah Wejangan sang Ayah dalam Karya/Borong Tiga Penghargaan Jawa Pos, Kinerja Impresif Bupati Rusdi Harumkan Nama Kabupaten Pasuruan/Bos Apple Tegaskan Enggan Ikut-Ikutan Rilis Teknologi AI Tanpa Manfaat Nyata/Target Harga Saham GOTO Direvisi, Prospek Kinerja dan Arah Pergerakan Emiten Saham Tekno Jadi Sorotan/Pasar Asia Selatan Disapu Bersih, Motor Listrik China Meraup Untung Besar/Ukraina dan Turkiye Sepakat Amankan Koridor Biji-bijian Laut Hitam/Sensasi Salju dan Wisata Halal Kazakhstan Makin Diminati Pelancong Indonesia/
Ribuan Warga Padati Puncak Dies Natalis ke-65 UIN Malang/Strategi Founder Summit Membangun Jaringan Bisnis yang Tepat Sasaran untuk Mengakselerasi Skala Usaha/BEI Pacu Penjaringan Emiten Baru Demi Target IPO 2027/Puluhan Anak Praktik Ibu Pengganti Ditemukan di Rumah Horor California/Desainer Australia Gaungkan Zero Waste Fashion Demi Dorong Kesadaran Lingkungan Konsumen/Suara Serak Jelang Pemilu Sela, Donald Trump Alihkan Kampanye Terapkan Format Virtual/Usut Dugaan Pelanggaran Transaksi, BEI Bakal Buka-Bukaan Identitas Broker Bermasalah ke Publik/Dorong Ekonomi Hijau Kaltim, Pelibatan Anak Muda dan Pembukaan Lapangan Kerja Jadi Kunci/Lewat Pesona Rahasia Teddy Adhitya Buktikan Tuah Wejangan sang Ayah dalam Karya/Borong Tiga Penghargaan Jawa Pos, Kinerja Impresif Bupati Rusdi Harumkan Nama Kabupaten Pasuruan/Bos Apple Tegaskan Enggan Ikut-Ikutan Rilis Teknologi AI Tanpa Manfaat Nyata/Target Harga Saham GOTO Direvisi, Prospek Kinerja dan Arah Pergerakan Emiten Saham Tekno Jadi Sorotan/Pasar Asia Selatan Disapu Bersih, Motor Listrik China Meraup Untung Besar/Ukraina dan Turkiye Sepakat Amankan Koridor Biji-bijian Laut Hitam/Sensasi Salju dan Wisata Halal Kazakhstan Makin Diminati Pelancong Indonesia/

All Categories / Semua Kategori

Malang Beauty Fashion Music Technology Politic Celebrity Entertain Place to Go Astrology

Mengapa Polemik Beda Data Kemiskinan BPS dan Bank Dunia Terus Berulang?

by BBC Indonesia
September 8, 2026
Mengapa Polemik Beda Data Kemiskinan Bps Dan Bank Dunia Terus Berulang?

Mengapa Polemik Beda Data Kemiskinan Bps Dan Bank Dunia Terus Berulang?

MALANG TODAY — Perbedaan mencolok antara data kemiskinan versi Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Dunia kembali memicu perdebatan publik. Sementara BPS mencatat tingkat kemiskinan Indonesia berada di angka 8,07 persen atau sebanyak 22,93 juta jiwa pada Maret 2026, Bank Dunia justru memproyeksikan sekitar 64,2 persen penduduk hidup di bawah garis kemiskinan internasional. Perbedaan drastis ini menyoroti standar perhitungan BPS yang dinilai sejumlah pengamat sudah usang dan kurang mencerminkan realita kerentanan ekonomi masyarakat di lapangan.

Perbedaan Mendasar Standar Perhitungan

BPS menegaskan bahwa data milik mereka dan Bank Dunia tidak dapat dibandingkan secara langsung karena menggunakan indikator serta tujuan yang berbeda. BPS menerapkan pendekatan kebutuhan dasar atau Cost of Basic Needs (CBN) yang dipertahankan sejak tahun 1998. Melalui metode ini, garis kemiskinan ditetapkan berdasarkan pengeluaran minimum untuk makanan dan nonmakanan, dengan nilai terakhir sebesar Rp22.308 per orang per hari.

Sebaliknya, Bank Dunia memakai acuan garis kemiskinan internasional sebesar US$8,30 per orang per hari berbasis Paritas Daya Beli (Purchasing Power Parity/PPP) tahun 2021. Angka ini dirancang khusus untuk mengukur kesejahteraan negara-negara berpendapatan menengah ke atas, termasuk Indonesia. Nilai US$8,30 PPP tersebut setara dengan pengeluaran sekitar Rp42.036 per hari, bukan dihitung dari kurs pasar valuta asing biasa.

Standar Usang yang Mengabaikan Kerentanan

Sejumlah peneliti dan pengamat kebijakan sosial menilai standar yang digunakan BPS terlalu rendah. Standar pengeluaran makanan BPS dikalkulasikan dari pemenuhan 2.100 kalori per hari, yang setara dengan konsumsi dasar tanpa menjamin kecukupan gizi. Kondisi ini dinilai berisiko mengabaikan ancaman masalah kesehatan jangka panjang seperti tengkes (stunting).

Direktur Lembaga Kajian Next Policy, Yusuf Wibisono, menyebutkan bahwa Garis Kemiskinan BPS sebenarnya hanya setara dengan US$3,2 PPP per orang per hari. Angka ini berada sangat tipis di atas ambang kemiskinan ekstrem internasional (US$3,00 PPP). Akibatnya, banyak warga yang secara riil hidup rentan dan miskin, namun tergolong “tidak miskin” secara statistik.

Selain itu, sistem pendataan BPS kerap terkecoh oleh variabel kepemilikan aset. Sebagai contoh, pekerja informal atau pengemudi ojek daring yang menggunakan kendaraan sewaan atau pinjaman sering kali secara otomatis dimasukkan ke dalam kategori ekonomi menengah ke atas.

Realita Lapangan dan Sengkarut Data Bansos

Kondisi di lapangan menunjukkan banyak masyarakat berada di batas tipis ketidakamanan ekonomi. Meski memiliki pendapatan mingguan atau bulanan yang secara statistik melebihi batas BPS, mereka hidup sangat hemat, tidak memiliki jaminan finansial, serta amat rentan terjerat utang atau pinjaman daring saat dilanda krisis keuangan.

Masalah lain yang muncul adalah klasifikasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dinilai belum akurat. Pemeringkatan kesejahteraan berbasis desil kerap memicu salah sasaran bantuan sosial (bansos). Kasus seperti pekerja informal lansia atau pengayuh becak yang mendadak kehilangan hak bansos dan jaminan kesehatan gratis karena namanya bergeser ke desil kesejahteraan tinggi menjadi bukti nyata ketidaksesuaian data lapangan.

Usulan Solusi dan Barikade Politik

Guna mengatasi persoalan ini, sejumlah lembaga kajian menawarkan formulasi baru. Next Policy mengusulkan agar BPS menaikkan garis kemiskinan nasional menjadi sekitar US$6,25 PPP atau setara Rp1,2 juta per orang per bulan. Angka ini dinilai lebih moderat untuk mencerminkan kondisi negara berpendapatan menengah.

Sementara itu, lembaga riset The Prakarsa mendorong penerapan Indeks Kemiskinan Multidimensi (IKM). Pendekatan IKM tidak hanya mengukur kemiskinan dari aspek pengeluaran uang, tetapi juga menilai tingkat deprivasi warga pada tiga dimensi utama: kesehatan, pendidikan, dan standar kualitas hidup seperti akses air bersih, sanitasi, serta kelayakan hunian.

Kendati demikian, pergeseran indikator kemiskinan menghadapi tembok besar berupa komitmen politik. Mengubah batas garis kemiskinan secara otomatis akan melonjakkan angka warga miskin secara statistik. Hal ini kerap dihindari oleh pemegang kekuasaan karena berisiko menggerus citra keberhasilan pembangunan dan elektabilitas pemerintah.

logo BBC Indonesia
BBC Indonesia

BBC Indonesia (atau BBC News Indonesia) adalah layanan berita berbahasa Indonesia dari lembaga penyiaran publik Britania Raya, British Broadcasting Corporation (BBC)

Related Posts

Bei Pacu Penjaringan Emiten Baru Demi Target Ipo 2027

BEI Pacu Penjaringan Emiten Baru Demi Target IPO 2027

by Malang Today
November 1, 2026

Simak strategi Bursa Efek Indonesia dalam menjaring emiten baru untuk IPO 2027 demi mendorong pertumbuhan pasar modal nasional secara berkelanjutan.

Puluhan Anak Praktik Ibu Pengganti Ditemukan Di Rumah Horor California

Puluhan Anak Praktik Ibu Pengganti Ditemukan di Rumah Horor California

by BBC Indonesia
November 1, 2026

Penggerebekan rumah horor di California mengungkap puluhan anak korban praktik ibu pengganti ilegal. Simak fakta lengkapnya di sini!

Suara Serak Jelang Pemilu Sela Donald Trump Alihkan Kampanye Terapkan

Suara Serak Jelang Pemilu Sela, Donald Trump Alihkan Kampanye Terapkan Format Virtual

by Malang Today
November 1, 2026

Suara serak jelang pemilu sela memaksa Donald Trump menghentikan kampanye keliling dan beralih ke format virtual demi sapa pendukungnya.

Usut Dugaan Pelanggaran Transaksi Bei Bakal Buka Bukaan Identitas Broker Bermasalah

Usut Dugaan Pelanggaran Transaksi, BEI Bakal Buka-Bukaan Identitas Broker Bermasalah ke Publik

by Malang Today
November 1, 2026

BEI akan mengumumkan nama broker yang diperiksa atas dugaan pelanggaran transaksi guna meningkatkan transparansi pasar saham Indonesia.

Dorong Ekonomi Hijau Kaltim Pelibatan Anak Muda Dan Pembukaan Lapangan

Dorong Ekonomi Hijau Kaltim, Pelibatan Anak Muda dan Pembukaan Lapangan Kerja Jadi Kunci

by Malang Today
November 1, 2026

Ekonomi hijau Kaltim harus mampu membuka lapangan kerja baru dan melibatkan peran aktif anak muda demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Target Harga Saham Goto Direvisi Prospek Kinerja Dan Arah Pergerakan

Target Harga Saham GOTO Direvisi, Prospek Kinerja dan Arah Pergerakan Emiten Saham Tekno Jadi Sorotan

by Malang Today
November 1, 2026

Analis paparkan target harga baru saham GOTO beserta proyeksi kinerjanya, temukan rekomendasi investasi dan strategi bisnis terbaru di sini.

Pasar Asia Selatan Disapu Bersih Motor Listrik China Meraup Untung

Pasar Asia Selatan Disapu Bersih, Motor Listrik China Meraup Untung Besar

by BBC Indonesia
November 1, 2026

Pasar motor listrik di India, Pakistan, dan Bangladesh kini sukses dikuasai produsen China yang meraih untung besar secara signifikan.

Ukraina Dan Turkiye Sepakat Amankan Koridor Biji Bijian Laut Hitam

Ukraina dan Turkiye Sepakat Amankan Koridor Biji-bijian Laut Hitam

by Xinhua News
November 1, 2026

Ukraina dan Turkiye sepakat bekerjasama tangani koridor biji-bijian Laut Hitam demi menjaga stabilitas pasokan pangan dunia dari konflik.

Sensasi Salju Dan Wisata Halal Kazakhstan Makin Diminati Pelancong Indonesia

Sensasi Salju dan Wisata Halal Kazakhstan Makin Diminati Pelancong Indonesia

by Malang Today
November 1, 2026

Nikmati pesona wisata halal dan keindahan salju Kazakhstan yang kini jadi destinasi impian wisatawan Indonesia. Cek daya tariknya di sini!

Direktur Utama Bei Indonesia Dan India Pemimpin Transparansi Pemegang Saham

Direktur Utama BEI: Indonesia dan India Pemimpin Transparansi Pemegang Saham

by Malang Today
November 1, 2026

Direktur Utama BEI menyatakan Indonesia dan India memimpin transparansi kepemilikan saham di kawasan Asia Pasifik berkat regulasi ketat.

Discussion about this post

Signaturee 2026 Badge
Signaturee Avatar
View this post on Instagram

A post shared by SIGNATUREÈ MUSIC FESTIVAL (@signaturee.festival)

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

ABOUT US

EDITORIAL

CYBER MEDIA GUIDELINES

DISCLAIMER

Logo Square MLGTDY 1

CONTACT US

CYBER MEDIA GUIDELINES

ABOUT US

DISCLAIMER

EDITORIAL

imunify-bot-check 2223
No Result
View All Result
  • Buy JNews
  • Place to gos

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.