NAGOYA — Atlet panjat tebing andalan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses menyumbang medali emas berharga bagi kontingen Merah Putih dalam ajang Asian Games 2026. Bertanding di sektor women’s speed climbing di Nagoya, Jepang, Rabu (24/9), Desak Made memastikan podium tertinggi usai memenangi duel dramatis yang sangat menegangkan di partai final.
Kemenangan atlet asal Bali ini ditentukan oleh selisih waktu yang sangat tipis, yakni hanya 0,002 detik, dari wakil tuan rumah Tiongkok, Li Juan Deng. Desak Made mencatatkan waktu spektakuler 6,062 detik untuk mengamankan emas, sementara Deng harus puas dengan medali perak setelah membukukan catatan waktu 6,064 detik. Adapun medali perunggu berhasil diraih oleh pemanjat tebing asal Korea Selatan, Jeong Jimin, dengan torehan waktu 6,18 detik.
Dominasi Gemilang Sejak Babak Gugur
Langkah Desak Made menuju tangga juara sudah menunjukkan tren positif sejak babak perempat final. Mengawali persaingan di Heat 4, ia tampil dominan dengan mengukir waktu 6,39 detik, mengungguli pesaing ketatnya seperti Tamara Ulzhabayena (Kazakhstan), Hanareum Sung (Korea Selatan), dan Jeanette Frances Koh (Singapura).
Pebanjat tebing yang sebelumnya menempati peringkat ketiga pada babak kualifikasi dengan catatan waktu terbaik 6,29 detik ini semakin tak terbendung di babak semifinal. Desak Made kembali mencatatkan waktu tercepat, yakni 6,36 detik, untuk mengunci satu tempat di partai puncak.
Puncaknya terjadi pada babak final. Menghadapi tekanan tinggi dari Li Juan Deng, Desak Made justru mampu mengerahkan performa terbaiknya sepanjang kompetisi. Ledakan kecepatannya di detik-detik akhir berhasil mengantarkannya menyentuh pad finish lebih awal, sekaligus menyegel gelar juara secara dramatis.
Perjuangan Kontingen Merah Putih di Asia
Indonesia sebenarnya mengirimkan dua wakil di perempat final sektor putri. Selain Desak Made, atlet muda Berthdigna Devi Surya Kusuma juga tampil menjanjikan di Heat 2 dengan catatan waktu 6,73 detik. Namun, langkah Berthdigna harus terhenti di babak semifinal dan belum berhasil melaju ke perebutan medali.
Tambahan medali emas dari cabang olahraga panjat tebing ini secara signifikan memperkuat posisi Indonesia di tabel klasemen sementara Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga Rabu malam pukul 21.00 WIB, kontingen Indonesia tertahan di peringkat ke-13 klasemen perolehan medali.
Puncak klasemen perolehan medali masih didominasi kuat oleh Tiongkok yang mengumpulkan 150 medali emas, disusul tuan rumah Jepang di posisi kedua dengan 50 emas, dan Korea Selatan di urutan ketiga dengan 24 emas. Sementara itu, sesama negara Asia Tenggara, Malaysia, berada di peringkat ke-11 dengan koleksi enam medali emas.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post