MALANG TODAY – Deru mesin jet tempur yang membelah langit Malang Raya selama hampir enam minggu terakhir resmi berakhir. Armada pesawat tempur jenis Hawk milik Skadron Udara 1 Wing Udara 3.1 Grup 3 Tempur secara bertahap mulai terbang kembali ke pangkalan asalnya di Pontianak, Kalimantan Barat, usai menuntaskan seluruh rangkaian latihan operasional di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (23/10/2026).
Latihan di luar pangkalan asal ini digelar secara intensif guna menggembleng profesionalisme para penerbang, menguji kesiapan operasional alutsista TNI Angkatan Udara, serta melatih kemampuan adaptasi prajurit terhadap karakteristik wilayah udara yang dinamis dan bervariasi.
Pertajam Kualifikasi dan Keterampilan Tempur Penerbang
Selama membina kemampuan di pangkalan udara kebanggaan warga Malang Raya tersebut, para personel Skadron Udara 1 tidak hanya melakukan penerbangan rutin. Mereka melahap berbagai skenario latihan terukur, mulai dari latihan mapping, latihan profisiensi, hingga program peningkatan kualifikasi penerbang tingkat lanjut seperti IP Course (Instructor Pilot Course) dan Flight Lead Course.
Komandan Skadron Udara 1 Wing Udara 3.1 Grup 3 Tempur, Letkol Pnb Moch. Higha Afrianda, mengungkapkan bahwa kontur geografis Malang Raya memberikan tantangan tersendiri yang sangat berharga bagi para perwira penerbang. Perbedaan karakteristik wilayah, topografi, hingga pola angin di Malang jika dibandingkan dengan pangkalan asal mereka di Pontianak menjadi sarana uji mental dan keterampilan yang efektif.
“Semakin beragam wilayah yang digunakan untuk berlatih, semakin luas pula pengalaman dan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kondisi saat melaksanakan misi,” tegas Letkol Pnb Moch. Higha Afrianda.
Apresiasi Lanud Abdulrachman Saleh dan Ucapan Terima Kasih kepada Warga Malang Raya
Keberhasilan dan kelancaran seluruh tahapan latihan ini mendapat apresiasi tinggi dari Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara. Pihaknya menyatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan mencapai target kualifikasi yang telah ditetapkan.
Secara khusus, Danlanud Abdulrachman Saleh juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat Malang Raya—Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu—atas pengertian, toleransi, serta dukungan moral selama aktivitas penerbangan militer berlangsung di ruang udara lokal.
“Penerbangan pesawat Hawk selama hampir enam minggu terakhir merupakan bagian dari latihan rutin untuk menjaga kemampuan dan kesiapan penerbang TNI AU demi menjaga kedaulatan wilayah udara nasional,” tutur Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara.
Dengan kembalinya armada Hawk ke Pontianak, berakhir sudah rangkaian program gemblengan penerbang di Malang. Hasil dan pengalaman berharga dari ruang udara Malang Raya ini diharapkan menjadi modal krusial bagi Skadron Udara 1 dalam mempertahankan kesiapsiagaan operasional tertinggi kapan pun tugas negara memanggil.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post