PT Pertamina Patra Niaga memperkuat rantai pasok dan efisiensi distribusi energi bersubsidi hingga level tapak dengan memperluas kemitraan strategis bersama jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga akhir September 2026, entitas hilir migas milik Pertamina ini tercatat telah menggandeng sedikitnya 958 KDKMP di berbagai daerah untuk menyalurkan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram.
Langkah korporasi ini dirancang untuk mengoptimalkan keandalan pasokan energi di tingkat perdesaan sekaligus mendorong roda perekonomian berbasis kelembagaan lokal. Melalui penyaluran terintegrasi ini, KDKMP diproyeksikan dapat bertransformasi menjadi salah satu pilar ekosistem rantai pasok energi mendasar bagi masyarakat bawah.
Mendorong Ekosistem Ekonomi Lokal dan Ketahanan Energi
Keterlibatan entitas bisnis lokal seperti koperasi dinilai efektif untuk memperpendek alur distribusi LPG bersubsidi agar lebih tepat sasaran. Sinergi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya restrukturisasi pola distribusi energi nasional yang transparan dan akuntabel.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam program ini merupakan komitmen jangka panjang untuk menyelaraskan agenda bisnis korporasi dengan kebijakan penguatan ekonomi akar rumput oleh pemerintah.
“Melalui dukungan terhadap akses dan distribusi energi, kami berharap KDKMP dapat turut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayahnya,” ujar Kitty dalam keterangan resminya.
Kitty menambahkan, pasokan LPG 3 kg yang dialokasikan melalui KDKMP tetap mengacu secara ketat pada regulasi dan tata kelola distribusi barang bersubsidi yang berlaku. Hal ini dilakukan guna meminimalkan risiko potensi penyimpangan harga dan pasokan di lapangan.
Evaluasi Berkelanjutan dan Sinergi Lintas Sektor
Guna memastikan keberlanjutan program, Pertamina Patra Niaga secara intensif berkoordinasi dengan lintas pemangku kepentingan, termasuk jajaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Koordinasi berkesinambungan ini difokuskan pada perbaikan keandalan infrastruktur dan keakuratan data penerima manfaat.
Perusahaan juga terus melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja distribusi hulu ke hilir untuk tingkat KDKMP. Langkah perbaikan tata kelola layanan distribusi energi ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas pasokan LPG 3 kg di pasar perdesaan secara konsisten.
“Sinergi antara pemerintah, KDKMP, dan Pertamina Patra Niaga merupakan bagian penting dalam memastikan program ini dapat berjalan dengan baik. Pertamina Patra Niaga akan terus berevaluasi dan memperbaiki serta meningkatkan layanan distribusi energi kepada KDKMP,” tutup Kitty.

Malang Today, lifestyle news and magazine platform that covers mix of Malang Society and Culture style with fresh and Update.











Discussion about this post