BEIJING — Linyi Trade City, pusat perdagangan komoditas ternama di Provinsi Shandong, Tiongkok bagian timur, resmi meluncurkan pusat pengadaan internasional baru. Fasilitas ini dirancang khusus untuk mempermudah para pembeli dari luar negeri dalam mencari dan bertransaksi berbagai produk komoditas unggulan hanya dalam satu lokasi terpadu.
Saat ini, pusat pengadaan tersebut telah menaungi sekitar 324 perusahaan. Setiap perusahaan terhubung langsung dengan lebih dari 10 produsen di sektor hulu rantai pasok. Kehadiran fasilitas ini membuka akses yang jauh lebih luas dan efisien bagi para importir global untuk mendapatkan ribuan ragam produk berkualitas.
Integrasi Produk Komprehensif dan Layanan Dwibahasa
Pusat pengadaan internasional ini menghimpun berbagai produk lokal yang sangat kompetitif. Kebutuhan yang dipamerkan meliputi bahan bangunan, mesin industri, perangkat keras, alat pelindung diri, hingga perlengkapan rumah tangga dan barang konsumsi sehari-hari. Seluruh area pameran juga didukung oleh tenaga profesional dengan layanan dwibahasa untuk menunjang kenyamanan para pembeli internasional.
Sejak hari pertama beroperasi, fasilitas ini langsung diserbu oleh lebih dari 100 pembeli asing. Tingginya antusiasme terlihat dari padatnya aktivitas transaksi di berbagai gerai, termasuk sektor perdagangan bahan kimia yang melayani banyak rombongan pengusaha dari luar negeri.
Pendampingan Transaksi Ekspor Terpadu
Guna memaksimalkan potensi bisnis antara pedagang lokal dan mitra global, Linyi Trade City membentuk tim khusus layanan perdagangan luar negeri. Keberadaan tim pendukung ini menjadi nilai tambah utama yang membedakan kawasan ini dari pusat pengadaan sejenis di wilayah lain.
Tim khusus ini bertugas membantu pedagang mengamankan pesanan melalui platform perdagangan elektronik (e-commerce). Selain itu, mereka juga menangani seluruh proses birokrasi, mulai dari deklarasi kepabeanan, pemesanan kargo kapal, pengurusan bea cukai di negara tujuan, hingga pengiriman barang sampai ke gudang luar negeri. Sistem ini memungkinkan staf penjualan lokal fokus pada pelayanan pembeli tanpa terbebani urusan logistik yang rumit.
Efisiensi Waktu dan Pemangkasan Biaya Logistik
Kehadiran gedung pengadaan terpadu ini berhasil memangkas waktu belanja para investor asing secara signifikan. Jika sebelumnya pembeli harus menghabiskan waktu hingga tujuh hari untuk berkeliling di kawasan pasar grosir Linyi Trade City yang luas, kini seluruh proses pencarian barang dapat diselesaikan dalam hitungan jam di satu lokasi.
Di lantai teratas gedung, tersedia area khusus bagi pelaku usaha konsolidasi barang berpengalaman yang memiliki jalur ekspor mandiri. Di samping itu, integrasi antara kawasan industri e-commerce lintas negara dan kawasan logistik internasional berhasil menekan biaya transportasi lintas negara hingga 20 persen. Langkah ini melengkapi terbentuknya ekosistem perdagangan luar negeri yang solid, mulai dari tahap pemilihan produk, pameran, transaksi, hingga pembayaran.
Fasilitas Pendukung Ramah Wisatawan Bisnis
Tidak hanya berfokus pada infrastruktur perdagangan, Linyi Trade City juga melengkapi kawasannya dengan berbagai sarana pendukung kenyamanan bagi para pelaku bisnis dari berbagai belahan dunia.
Fasilitas pendukung tersebut mencakup ketersediaan akomodasi hotel berstandar internasional, penyediaan kuliner berlabel halal, serta pusat layanan bantuan multibahasa. Dengan kesiapan infrastruktur dan pelayanan yang inklusif ini, Linyi Trade City optimistis dapat terus mendorong pemasaran lebih dari enam juta jenis produk lokal ke pasar internasional secara berkelanjutan.

Xinhuanet is a comprehensive service-oriented news information portal and the most influential online media in China











Discussion about this post